Ruam kulit pada anak bisa menjadi gejala berbagai penyakit. Kenali perbedaannya

Dengan mengetahui karakteristik ruam dan gejala-gejala yang menyertainya, Anda dapat menentukan langkah penanganan pertama yang tepat untuk merawat buah hati tercinta.

517 views   |   1 shares
  • Sebagai orang tua, Anda adalah garda terdepan yang berhadapan dengan kesehatan anak. Nyatanya, banyak orang tua yang panik ketika anak mengalami gangguan kondisi kesehatan. Padahal setidaknya, dengan mengetahui gejala-gejala penyakit kita dapat memberikan penanganan dan pertolongan pertama yang tepat.

  • Salah satu kondisi yang kerap menimbulkan tanda tanya adalah munculnya ruam pada kulit anak. Ruam ini dapat terjadi bersamaan, setelah atau bahkan tanpa demam. Ternyata meskipun sekilas ruam ini mirip, yaitu kemerahan pada kulit, namun ruam dapat mengindikasikan aneka penyakit. Karakteristiknya pun berbeda-beda, sehingga setidaknya Anda perlu tahu di mana keunikannya untuk memudahkan pemilihan penanganan.

  • Berikut ini adalah 8 penyakit dengan ruam yang umum terjadi pada anak dan gejala-gejala yang menyertainya:

  • 1. Campak

  • Ruam pada campak akan tersebar ke seluruh badan. Gejala-gejala awal yang muncul sebelum ruam campak adalah demam, hidung beringus (seperti pilek), batuk, sakit tenggorokan, dan mata memerah. Ruam akan timbul sekitar 3-5 hari setelah gejala-gejala awal. Ruam campak berwarna merah hingga merah kecokelatan. Ruam ini muncul dari wajah sebelum menyebar ke seluruh tubuh. Ruam akan hilang setelah 5-6 hari. Ciri lain campak adalah munculnya bintik Koplik di dalam rongga mulut, berupa bintik kemerahan dengan bagian tengah berwarna putih kebiruan.

  • 2. Campak Jerman (rubella)

  • Penyakit yang kini begitu digalakkan untuk diberantas ini, sedikit mirip dengan campak. Seperti campak, penyebaran virus penyebabnya pun terjadi melalui udara. Perbedaannya, gejala yang ditunjukkan oleh campak Jerman adalah pembengkakan kelenjar limfa, biasanya di belakang leher atau di balik telinga. Demam yang mengiringi biasanya tidak terlampau tinggi. Penderita juga merasakan nyeri sendi. Ruam campak Jerman sangat mirip dengan campak dari segi penyebaran pada tubuh, namun intensitas kemerahannya sedikit lebih rendah dari campak.

  • 3. Roseola infantum

  • Penyakit ini umum menyerang batita (rentang usia 3-36 bulan). Terjadi akibat serangan virus (yang masih satu famili dengan virus herpes), ruam roseola akan muncul setelah demam tinggi terjadi selama 3-5 hari. Biasanya, ruam akan muncul pertama kali di leher dan badan, barulah menyebar hingga ke wajah, tangan, dan kaki. Roseola inilah yang sering disebut oleh orang Indonesia dengan nama "tampek". Ruam roseola tidak menyebabkan gatal, warnanya merah muda, dan akan menunjukkan warna putih jika kita menekannya.

  • Advertisement
  • 4. Cacar air

  • Ruam cacar lebih mudah dikenali karena menonjol pada kulit dan berisi cairan. Ruam ini muncul mulai dari punggung, dada hingga akhirnya menyebar hingga ke wajah dan kulit kepala. Masa inkubasi cacar berlangsung selama 11-21 hari. Nantinya ruam menonjol ini akan pecah, seiring pemulihan tubuh dari penyakit cacar air tersebut.

  • 5. Penyakit tangan, kaki, dan mulut (HFMD)

  • Penyakit yang disebabkan oleh virus jenis Coxsackie dan akrab dijuluki Flu Singapura ini, menunjukkan gejala sesuai namanya. Biasanya, Anda akan menemukan ruam dan bintik-bintik ini di tangan, kaki, dan dalam rongga mulut. Ruam dan kulit melepuh ditemukan pada penderita HFMD yang paling sering menyerang anak usia prasekolah. Penyakit ini terjadi selama 5-7 hari, dengan kondisi penderita mengalami nafsu makan yang jauh menurun akibat rasa ketidaknyamanan di rongga mulut akibat dipenuhi bintik melepuh mirip sariawan.

  • 6. Impetigo

  • Penyakit kulit ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenesdanStaphylococcus aureus. Ciri utama ruam impetigo adalah ruam berbentuk seperti benjolan, yang jika pecah, akan meninggalkan kerak kekuningan pada kulit. Impetigo terjadi selama 2-3 minggu, dengan letak ruam yang dapat menentukanjenis impetigo, yakni:

    • Impetigo contagiosa : ruam terjadi pada area hidung dan mulut

    • Bullous impetigo : ruam terjadi pada area lengan dan kaki

    • Echtyma : ruam terjadi pada lapisan kedua kulit

  • Ruam impetigo akan terasa gatal dan mengganggu. Selain itu, biasanya disertai pula dengan pembengkakan kelenjar limfa.

  • 7. Urtikaria

  • Ruam jenis ini muncul dan menyebar secara tiba-tiba, biasanya sebagai bagian dari reaksi alergi. Bentuknya mirip pulau-pulau besar diikuti rasa gatal, terkadang ada rasa terbakar pula menyertainya. Ruam ini dapat berlangsung dalam hitungan jam, hingga 1 hari, sebelum akhirnya memudar dan hilang.

  • Advertisement
  • 8. Biang keringat (miliaria)

  • Cuaca dan udara panas yang menyebabkan keringat berlebihan perlu ditangani dengan memastikan kulit tetap kering. Ketika kelenjar keringat terhambat dan keringat malah keluar dari bagian kulit yang mengelilinginya, ruam panas dapat terjadi. Ruam ini biasanya muncul di lipatan-lipatan kulit seperti ketiak, lipatan betis, dan leher. Daerah dahi pada wajah yang kerap mengeluarkan keringat juga menjadi sasaran empuk ruam miliaria ini. Ciri khas ruam ini adalah bentuknya yang kecil-kecil, disertai benjolan atau bintik-bintik yang dikelilingi kulit yang merah

  • Dengan mengetahui aneka jenis ruam, Anda juga bisa mengatur waktu perawatan dan mencegah penularan penyakit lebih lanjut, sebelum anak Anda menjangkiti orang-orang di sekitarnya. Jagalah kebersihan tubuh dan lingkungan, untuk membuat anak yang terserang ruam bisa merasa lebih nyaman dan cepat pulih dari penyakitnya.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Ruam kulit pada anak bisa menjadi gejala berbagai penyakit. Kenali perbedaannya

Dengan mengetahui karakteristik ruam dan gejala-gejala yang menyertainya, Anda dapat menentukan langkah penanganan pertama yang tepat untuk merawat buah hati tercinta.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr