Bagi ‘work-at-home mom’ yang super sibuk, yuk terapkan 5 dasar manajemen waktu mengurus anak ini

Dengan 24 jam yang sama, Anda dapat memaksimalkan seluruh menit dalam hari Anda dan menyelesaikan semua tanggung jawab serta peran Anda.

140 views   |   1 shares
  • Menjalani peran ganda, sebagai ibu rumah tangga sekaligus ibu bekerja dari rumah (work-at-home mom), memerlukan kemampuan manajerial yang tak kalah dengan karyawati kantoran. Berjibaku dengan waktu seolah menjadi menu keseharian yang penuh suka dan duka. Tambahkan anak-anak ke dalamnya, niscaya mencari waktu luang sama sulitnya seperti mengais berlian di dalam tanah berlumpur.

  • Namun, kabar baiknya, Anda tak perlu terus memohon supaya satu hari diperpanjang menjadi 30 jam atau lebih. Dengan 24 jam yang sama, Anda dapat memaksimalkan seluruh menit dalam hari Anda dan menyelesaikan semua tanggung jawab serta peran Anda.

  • Pengasuhan anak ala work-at-home mom pada dasarnya menitikberatkan pada optimalisasi waktu, mencari celah, dan membangun sistem yang fleksibel terhadap segala ketidakpastian. Menyambut tenggat waktu yang terus mengejar, inilah 5 tips manajemen waktu pengasuhan anak untuk work-at-home mom yang patut Anda coba.

  • 1. Membangun rutinitas

  • Poin utama pengaturan waktu, apalagi di tengah tumpukan tugas adalah membangun rutinitas dan jadwal teratur. Kenali semua tugas, sumber daya, dan kemampuan Anda melakukan tugas-tugas. Dari sini, Anda dapat membuat alokasi waktu pengerjaan dan menuangkannya dalam jadwal. Buatlah jadwal dari jangka waktu, bulanan, mingguan, harian, hingga alokasi per jam. Sebisa mungkin jalani rutinitas ini, supaya anak-anak dan Anda terbiasa. Menemukan waktu luang pun akan menjadi lebih mudah dan energi pun dapat diatur pengeluarannya sesuai rencana. Namun, sesekali waktu, tak ada salahnya, Anda keluar sejenak dari rutinitas. Tujuannya, menghindari kejenuhan yang rentan menjadi sumber stres.

  • 2. Melatih anak bermain mandiri

  • Suatu saat, Anda butuh slot waktu sejenak untuk membalas surel, membuat posting media sosial, atau mungkin merapikan administrasi kerja. Namun, bagaimana caranya jika anak-anak menuntut Anda untuk mendampingi mereka bermain? Jawabannya, latihlah anak untuk bermain dan beraktivitas mandiri. Berikan mereka proyek istimewa untuk diselesaikan. Sediakan buku-buku dan mainan yang dapat mereka eksplorasi sendiri, termasuk role playing yang mengasah imajinasi mereka. Tetapkan kesepakatan, bahwa Anda memerlukan waktu (sebutkan jelas waktunya) untuk menyelesaikan pekerjaan. Anda dapat menggunakan fitur alarm pada ponsel sebagai penanda waktu, apabila anak-anak Anda belum memahami konsep membaca waktu atau jam.

  • Advertisement
  • 3. Kelas pencipta waktu luang

  • Ketika Anda perlu untuk bekerja sendiri, namun di satu sisi, Anda tak ingin anak-anak 'terlantar' tanpa kegiatan jelas. Anda dapat memasukkan mereka ke dalam kelas-kelas belajar sambil bermain, apabila memang anak belum masuk usia sekolah atau sudah menyelesaikan waktu sekolahnya hari itu. Setidaknya, Anda memiliki waktu satu jam untuk bekerja kilat, sementara anak-anak tetap mendapatkan ilmu dan melakukan kegiatan bermanfaat. Datanglah ke perpustakaan atau carilah informasi kelas-kelas pengembangan anak di media sosial. Bisa juga, memasukkan anak ke dalam klub sesuai minatnya, misalnya balet, futsal, menyanyi, melukis, dan kegiatan yang digemari lainnya.

  • 4. Libatkan dalam urusan rumah tangga

  • Pusing dengan pekerjaan rumah tangga yang tak kunjung habis? Bagilah beban di pundak Anda. Libatkan seluruh anggota keluarga untuk menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga, termasuk anak-anak. Pilihlah tugas yang sesuai dengan usia mereka. Dengan melibatkan anak-anak dalam tugas rumah tangga, mereka turut belajar untuk menunaikan tanggung jawab, menjadi pribadi yang mandiri, dan tentu saja lebih menghargai peran Anda sebagai seorang mama. Anda pun memiliki waktu luang lebih untuk bercengkrama dengan mereka atau sekadar rileks dan beristirahat.

  • 5. Sistem pendukung mumpuni

  • It takes a village to raise a child. Anda punya pilihan untuk memiliki sistem pendukung (support system) yang membantu anak menjalankan peran pengasuhan. Hubungi kerabat yang bisa dititipi anak-anak, sementara Anda menghadiri rapat penting dengan klien. Perlu me time sejenak? Aturlah playdate bersama orangtua teman-teman anak Anda. Tempat penitipan anak (daycare) juga bisa dijadikan rencana cadangan ketika balita Anda memerlukan pengawasan, sementara Anda harus bekerja. Pilihlah daycare terpercaya dengan fasilitas yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan Anda.

  • Adakalanya Mama tak dapat serta merta memilih antara tanggung jawab profesional dan rumah tangga dengan seenak hati. Di setiap perjuangan Mama menjadi wanita super, selalu ada cara untuk menjalankan peran dengan efektif dan efisien. Jalani pilihanmu, Mama. Percayalah bahwa waktumu selalu cukup untuk memenuhi kewajibanmu.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Bagi ‘work-at-home mom’ yang super sibuk, yuk terapkan 5 dasar manajemen waktu mengurus anak ini

Dengan 24 jam yang sama, Anda dapat memaksimalkan seluruh menit dalam hari Anda dan menyelesaikan semua tanggung jawab serta peran Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr