Mudah tersinggung, mungkin ini masalah Anda

Meski tersinggung bukan hal yang salah, namun bisa menjadi masalah jika Anda sulit mengatur emosi dan tidak dapat menempatkan diri.
Nov 19, 2017

389 views   |   shares
  • "Baper" adalah kata yang dewasa ini sering kali kita dengar. Berasal dari kata 'bawa perasaan' yang berarti sensitif, kata ini sering kali diasosiasikan dengan perasaan mudah tersinggung. Sebetulnya sebagai manusia, wajar sekali kita merasa mudah tersinggung karena justru hal ini yang membedakan manusia dengan mesin, kan? Kita punya perasaan.

  • Namun zaman modern menuntut segalanya serba cepat, serba instan dan cerdas secara kognitif. Karena itu juga, rentang konsentrasi orang dewasa yang semakin memendek membuat banyak orang lebih suka berbicara 'ceplas ceplos' pada intinya dan tak lagi memperhitungkan perasaan lawan bicara.

  • Maka mereka yang punya perasaan halus dan sensitif menjadi sosok yang terlihat aneh di antara deru manusia semi mesin yang harus menyesuaikan dengan zaman. Sebab kini, bukan waktunya lagi untuk mudah tersinggung.

  • Memang, tidak ada salahnya menjadi orang yang banyak menggunakan perasaan. Namun hal ini terkadang bisa menjadi jebakan jika Anda tidak bisa memanfaatkan kelebihan tersebut untuk hidup di era masa kini. Karenanya, jika Anda mungkin sedikit lebih sensitif dan sering merasa tersinggung, coba terapkan beberapa cara di bawah ini:

  • Kurang menerima perbedaan

  • Ketimbang memanjakan perasaan baper dan lebih sering menangis di pojokan, lebih baik menerima perbedaan tersebut. Terima saja kenyataan bahwa kini zaman telah berubah, dan Anda tidak bisa terus menerus mengambil hati hanya karena orang-orang di sekitar Anda berbicara seenaknya.

  • Coba 'kabur' sejenak

  • Ketika merasa bahwa lingkungan sekitar sudah mulai membuat Anda merasa tertekan, tidak ada salahnya untuk kabur sejenak dan menenangkan diri. Luangkan saja satu jam sehari untuk pergi ke spa, atau duduk menikmati udara sore sambil membaca buku. Hal ini bisa membantu Anda berpikir lebih jernih.

  • Tidak melihatnya sebagai kelebihan

  • Menjadi orang yang sensitif sebetulnya bukanlah kekurangan, justru kelebihan. Sebab Anda bisa menjadi orang yang paling memahami perasaan orang lain, dan justru paling mampu bekerja dalam tim. Perasaan halus menjadikan Anda orang yang tepat untuk mengerti karakter setiap orang dalam tim kerja, dan memperhitungkan apa yang dibutuhkan setiap individu sesuai keinginan mereka. Anda akan menjadi orang yang paling disukai karena paling pengertian dan bisa bekerjasama.

  • Kurang berani

  • Karena perasaan yang sangat sensitif, seringkali Anda merasa amat sulit mengambil keputusan dan tidak berani mengambil risiko untuk masuk ke dalam lingkaran baru. Karena Anda takut akan merasa tersinggung. Sesekali beranikan diri untuk ikut serta dalam kelas atau workshop yang benar-benar baru, berkenalan dengan orang baru, lingkungan baru, serta materi baru. Hal ini akan memperkaya wawasan Anda dan membuat Anda justru dapat menonjolkan kelebihan sebagai si sensitif yang selalu mampu menjaga sikap baik.

  • Advertisement
  • Perlu mengenali diri lebih dalam

  • Satu-satunya cara yang paling efektif untuk bisa menerima kritik setajam apapun adalah dengan mengenali diri sendiri dan percaya pada kemampuan diri. Jika Anda memiliki perasaan sensitif, sebetulnya tidak terlalu sulit untuk berusaha lebih dalam menggali mengenai kelebihan dan kekurangan Anda. Hal ini akan sangat membantu mengatur emosi ketika orang lain mengatakan hal-hal tentang Anda yang dapat membuat Anda merasa tersinggung.

  • Coba berolahraga

  • Anda yang sensitif seringkali meledak-ledak dan sulit menahan sikap reaktif secara emosional. Salah satu cara terbaik adalah menghabiskan energi tersebut dengan mengalihkannya pada hal-hal positif, misalnya olahraga. Dengan banyak berolahraga, selain menjaga kesehatan dan melatih kemampuan bernapas dengan baik, Anda pun tidak terus-menerus menghabiskan energi untuk marah.

Bantu kami menyebarkan

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

Mudah tersinggung, mungkin ini masalah Anda

Meski tersinggung bukan hal yang salah, namun bisa menjadi masalah jika Anda sulit mengatur emosi dan tidak dapat menempatkan diri.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr