4 cara tingkatkan kepercayaan diri si balita

Ketimbang memaksanya cemerlang di segala bidang, kenali kemampuan anak dan dorong dia mengembangkan bakatnya.

153 views   |   2 shares
  • Sebagai orangtua tentu menginginkan yang terbaik dan akan mengupayakan yang terbaik untuk anak Anda. Tidak hanya dari segi materi, tetapi juga dengan pendidikan dan pembentukan karakternya. Nah, selain mendidiknya menjadi anak yang jujur, taat, dan pintar, jangan lupa untuk membentuknya menjadi anak yang percaya diri.

  • Rasa percaya diri seorang anak, perlu dipupuk sedari dini. Ini dibutuhkan anak untuk mendorongnya lebih maju dan mencapai hal yang lebih besar. Ada sebagian anak yang terlahir dengan karakter pasif, membutuhkan dorongan lebih untuk dapat bangkit percaya diri. Dan sebagian lagi, tidak perlu dorongan sama sekali atau bahkan percaya diri berlebih.

  • Beberapa orangtua tidak ingin memaksakan saat anak tidak ingin mengikuti kontes di sekolahnya, atau melakukan hal-hal di luar kenyamanannya. Namun yang sering terjadi adalah, sang anak menjadi Si Jagoan Kandang. Namun ada pula orangtua yang terlalu memaksakan mimpinya sendiri kepada anaknya, sehingga akhirnya anak tidak dapat memutuskan keinginannya sendiri. Ini juga, akan merepotkan Anda dan anak kelak.

  • Nah, bagaimana caranya untuk memupuk rasa percaya diri (tanpa paksaan) kepada balita Anda? Lakukan hal ini:

  • _Asah social skillnya_

  • Ajak dia menyapa orang lain ketika bertemu dengan orang baru atau disapa oleh seseorang. Sesekali ajari dia untuk belajar memesan makanannya sendiri dengan didampingi Anda. Ini semua bertujuan untuk memupuk rasa keberaniannya dan kepercayaan dirinya saat menghadapi orang baru, dan dalam mengambil keputusan sendiri.

  • Berikan kata-kata positif ketika dia berhasil maupun gagal

  • Pujilah -dengan wajar- ketika dia berhasil melakukan sesuatu, dan berikan kata-kata motivasi kepadanya ketika ia gagal. Katakan, tidak apa-apa untuk salah atau gagal atau tidak juara asalkan dia telah mencoba yang terbaik atau dengan dia berani untuk tampil saja sudah sangat bagus. Selalu ada kesempatan untuk mencoba lagi. Kata-kata motivasi akan mendorongnya untuk mencoba lagi dan tidak berkecil hati. Bila Anda justru menjatuhkannya dengan kata-kata seperti, "Ah, kamu memang gak bisa apa-apa." Kata-kata dan semua perbuatan Anda terekam di otak alam bawah sadarnya hingga dia akan percaya memang tidak bisa apa-apa dan akan hidup seperti apa yang dia percayai.

  • Latih si kecil untuk mandiri

  • Hindari untuk terlalu memanjakan anak sekalipun Anda sangat menyayanginya. Biasakan dia mandiri sedari dini, misalnya dengan membiasakannya merapikan mainannya sendiri, meletakkan piring kotornya di bak cuci piring atau membawa sendiri botol minumannya, merapikan sepatunya di rak sepatu dan lain sebagainya. Bila Anda terus menerus memanjakannya dengan mengerjakan semua untuknya, dia akan tumbuh menjadi anak yang terus menerus bergantung pada orang lain. Dengan Anda melatihnya untuk mandiri, dia akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri.

  • Advertisement
  • _Mundurlah satu langkah untuk kemudian maju terus_

  • Anda perlu mengenali kemampuan anak dan menerima apa adanya. Bila memang si kecil kurang berbakat dalam beberapa hal, maka terima hal tersebut dan carilah apa yang menjadi kekuatannya kemudian kembangkan. Ketimbang Anda memaksakannya harus hebat di semua bidang, atau menjalani mimpi Anda. Ketika kesusahan dan terus menerus gagal, dia hanya akan stres dan tidak percaya diri karena hal tersebut. Seperti kisah sahabat saya. Dia memang kurang secara akademis dan akhirnya tidak naik kelas ketika duduk di bangku SD. Orangtuanya akhirnya memindahkan sang anak ke sekolah yang tidak sesulit sekolah sekolahnya yang lama. Akibatnya, sang anak yang telah terbiasa dengan pelajaran lebih sulit merasa pelajaran di sekolah barunya mudah dan ia menjadi percaya diri dan tidak pernah lagi tinggal kelas.

  • Setiap anak unik dan memiliki kepintarannya tersendiri. Pupuklah rasa percaya dirinya agar dapat menjadi pribadi yang berani.

Baca, hidupkan, bagikan!

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

4 cara tingkatkan kepercayaan diri si balita

Ketimbang memaksanya cemerlang di segala bidang, kenali kemampuan anak dan dorong dia mengembangkan bakatnya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr