7 hal yang terjadi pada tubuh ketika Anda berhenti melakukan hubungan intim dalam pernikahan

Kesibukan, kesehatan hingga persalinan, dapat menjadi alasan Anda berhenti melakukan hubungan seks dalam pernikahan. Namun ada akibatnya loh!

12,130 views   |   30 shares
  • Ketika Anda menikah, maka seks bukan lagi merupakan hal tabu untuk dilakukan bersama pasangan. Meskipun bukanlah hal yang utama, seks merupakan hal yang penting dan perlu Anda usahakan dalam kehidupan pernikahan Anda.

  • Seiring waktu, terkadang suami-istri tidak lagi mengusahakan hubungan seks dalam kehidupan mereka. Kesibukan, kehamilan, hadirnya anak hingga pekerjaan terkadang membuat Anda akhirnya tidak lagi melakukan hubungan intim bersama suami atau istri Anda.

  • Namun tahukah Anda bahwa selain memberikan kenikmatan dan menghangatkan terus hubungan pernikahan, hubungan seks ternyata juga memiliki manfaat sehat bagi tubuh. Berhenti melakukan hubungan seks tidak hanya berdampak pada kehidupan seksual Anda tetapi juga berdampak pada kesehatan Anda. Seperti beberapa hal berikut ini:

  • 1. Mudah gelisah atau stres

  • Saat melakukan hubungan intim, otak akan melepaskan zat-zat kimia seperti oksitosin dan endorphin untuk bekerja memberikan rasa senang atau bahagia dan tenang. Itulah mengapa ketika sehabis berhubungan seks Anda akan merasa lebih bahagia dan tenang, beban pikiran dan stres pun dapat mereda. Ketika Anda berhenti melakukan hubungan seks, hormon ini tidak bekerja dengan baik sehingga Anda akan lebih mudah gelisah.

  • 2. Pria lebih rentan terkena kanker prostat

  • Asosiasi Urologi Amerika menemukan bahwa pria yang rutin berhubungan intim memiliki risiko terkena kanker prostat 20 persen lebih rendah ketimbang mereka yang absen melakukan hubungan seks. Ejakulasi rutin dapat mengeluarkan zat-zat berbahaya dari prostat.

  • 3. Lebih rentan terkena flu atau demam

  • Bila akhir-akhir ini Anda mudah terserang flu hingga demam, mungkin saja salah satu penyebabnya adalah Anda mulai jarang melakukan hubungan seks. Peneliti dari Wilkes-Bares University di Pennsylvania menyebutkan bahwa dengan rutin melakukan hubungan seks, satu hingga dua kali dalam seminggu, akan membuat Anda mendapatkan tambahan sebanyak 30 persen immunoglobulin A (IgA) yang dapat membantu tubuh melawan penyakit.

  • 4. Menurunnya risiko terkena infeksi saluran kemih

  • Ketika seorang wanita melakukan hubungan seks, ia memiliki risiko terkena infeksi saluran kemih. Bahkan sekitar 80 persen kasus infeksi saluran kemih pada wanita, terjadi dalam kurun waktu 24 jam setelah ia berhubungan seks. Ini disebabkan karena saat berhubungan seks, bakteri yang terdapat pada liang vagina dapat terdorong naik dan masuk ke dalam lubang kencing atau uretra. Sehingga bagi para wanita dengan jarang atau tidak melakukan hubungan intim, mengurangi risiko terkena infeksi saluran kemih.

  • Advertisement
  • 5. Sering merasa depresi

  • Para ahli berpendapat bahwa terdapat berbagai senyawa yang terkandung di dalam cairan sperma seperti melatonin, serotonin serta okstitosin, dapat membuat wanita merasa lebih baik atau dicintai. Jarang melakukan hubungan seks dengan pasangan dapat membuat wanita kekurangan senyawa tersebut sehingga Ia mudah terserang depresi. Ini juga berlaku bagi mereka yang rutin melakukan hubungan seks namun menggunakan kondom.

  • 6. Meningkatnya risiko terjadinya disfungsi ereksi

  • Menurut para ahli, penis merupakan otot. Sama saja dengan otot di tubuh Anda, penis juga perlu dilatih dengan rutin berhubungan intim agar tetap kuat. Namun, ingat, selalu lakukan seks yang aman hanya dengan pasangan Anda.

  • 7. Merasa insecure

  • Ketika Anda berhenti melakukan hubungan seks dengan pasangan, maka salah satu dari Anda akan insecure atau merasa tidak aman terhadap pasangan. Salah satu dari Anda mungkin akan mulai berpikir atau mencurigai bahwa pasangannya mencari kepuasan atau bersama dengan orang lain. Selain itu, Anda akan merasa tidak percaya diri terhadap diri sendiri untuk dapat memuaskan pasangan Anda. Pikiran seperti ini pada akhirnya dapat membuat Anda menjadi depresi sendiri.

  • Meski demikian, bukan berarti Anda dan suami tidak dapat hidup bahagia meski tanpa kehidupan seks. Ada banyak cara untuk tetap menjaga keintiman Anda berdua, seperti bergandengan tangan, berpelukan, ciuman, memberikan pujian juga kejutan yang dapat memperat hubungan.

  • Ambillah waktu untuk kencan berdua dan usahakanlah keintiman tersebut sesibuk apapun Anda. Bila mengasuh sendiri anak Anda, jangan jadikan alasan untuk tidak dapat berdua saja dengan suami atau istri Anda. Curilah waktu ketika anak sedang tertidur dan gunakan kebersamaan tersebut untuk menghangatkan dan menghidupkan kembali api cinta di antara Anda berdua.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

7 hal yang terjadi pada tubuh ketika Anda berhenti melakukan hubungan intim dalam pernikahan

Kesibukan, kesehatan hingga persalinan, dapat menjadi alasan Anda berhenti melakukan hubungan seks dalam pernikahan. Namun ada akibatnya loh!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr