Ini manfaat tersembunyi di balik repotnya berpergian bersama balita

Berlibur tidak hanya memiliki manfaat yang dapat dirasakan oleh orang dewasa saja, balita pun juga akan merasakan hal yang serupa.

245 views   |   1 shares
  • Seringkali saat ingin merencanakan berlibur bersama balita, para orang tua tertumbuk pada pemikiran tentang 'keribetan' yang akan dihadapi sepanjang perjalanan hingga ke tempat tujuan. Padahal manfaat liburan tidak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa. Anak balita yang ikut serta dibawa oleh orang tuanya juga akan merasakan hal yang serupa. Refreshing!

  • Nah bagi Anda para orang tua, sebaiknya berhenti memikirkan kerepotan traveling bersama anak, dan mulailah berfokus pada manfaat yang dirasakan anak Anda saat melakukan perjalanan tersebut. Beberapa hal ini di antaranya:

  • 1. Merekatkan hubungan

  • Waktu yang dihabiskan anak bersama orang tuanya di rumah, sebenarnya tidak cukup bagi untuk dapat membuat hubungan orang tua-anak menjadi dekat. Melalui perjalanan wisata, anak akan lebih banyak berada di dalam dekapan atau pangkuan orang tuanya ketimbang saat di rumah. Hal ini sebenarnya bermanfaat bagi anak balita dan juga kedua orang tuanya, untuk lebih merekatkan hubungan secara emosional diantara orangtua dan anaknya.

  • 2. Kepekaan terhadap lingkungan

  • Para orangtua wajib mengenalkan lingkungan sekitarnya kepada setiap anak-anak, agar mereka dapat memiliki banyak pengetahuan tentang alam dan sekitarnya. Bukan tanpa sebab, anak yang banyak mendapatkan pengalaman seperti ini akan menjadi anak yang jauh lebih peka dan berkembang dengan baik ketimbang anak yang lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dan di sekolah saja.

  • 3. Merangsang minat anak pada hal baru

  • Melalui perjalanan wisata, anak-anak dapat melihat dan mengalami hal-hal yang baru dari yang biasa mereka alami sehari-hari. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama perjalanan bisa memberikan pengalaman yang lain sehingga dapat merangsang gairah anak untuk mengetahui, bertanya dan mengeksplor lebih. Bukan tidak mungkin hal tersebut justru dapat menjadi potensi yang besar yang dapat dikembangkan dalam diri mereka.

  • 4. Memperkuat mental anak

  • Kebiasaan yang dilakukan di luar rutinitas biasa setiap hari, seperti halnya perjalanan wisata, dapat menjadi fasilitas tambahan yang dapat dimanfaakan oleh orang tua untuk membangun mental anak ke arah yang positif. Pada saat bepergian ke tempat-tempat baru, bertemu dengan hal-hal baru, anak akan mengalami pembentukan mental yang memaksanya untuk dapat menerima berbagai kondisi dan perbedaan yang tidak biasa. Pada saat inilah anak diajarkan tentang adaptasi, dan menerima segala perubahan yang dialaminya sehingga saat kembali lagi ke rumah, ia akan merasakan bahwa rumahnya adalah yang terbaik.

  • Advertisement
  • 5. Menyegarkan kembali tubuh dan pikiran

  • Tidak hanya orang dewasa yang memerlukan refreshing, anak pun juga akan mendapatkan manfaat yang sama yang didapat ketika pergi berlibur. Rutinitas yang terjadi dan dilakukan setiap hari, memerlukan suatu hal yang lain dari biasanya agar kepenatan dapat pergi dari jiwa dan pikiran kita. Tidak terkecuali bagi anak balita.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Ini manfaat tersembunyi di balik repotnya berpergian bersama balita

Berlibur tidak hanya memiliki manfaat yang dapat dirasakan oleh orang dewasa saja, balita pun juga akan merasakan hal yang serupa.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr