Saatnya menjadi konsumen teladan. Yuk, pahami etika berbelanja ‘online’!

Menjadi seorang pembeli beretika, tentu akan mendatangkan banyak manfaat bagi Anda nantinya.

114 views   |   shares
  • Berada pada dua sisi mata uang, sebagai penjual sekaligus pembeli, bisa dibilang saya cukup 'kenyang' menjalani seluk beluk berbelanja daring (online). Menghadapi beraneka macam pembeli dan calon pembeli, saya sampai bisa mengkategorikan jenis-jenis pembeli, mulai dari paling menyenangkan hingga yang rasanya ingin sekali dihindari.

  • Melakukan transaksi jual-beli online memang membutuhkan kepercayaan besar dari kedua belah pihak. Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk mengikuti aturan dan rambu-rambu yang ada demi kelancaran transaksi tersebut.

  • Jujur saja, saya sampai terbelalak, menemukan akun di media sosial yang khusus dibuat untuk mengungkap pembeli-pembeli 'fenomenal'. Mereka yang 'dibongkar aibnya' adalah orang-orang yang membuat para sista dan agan pemilik lapak online merasa gemas, kesal, atau bahkan murka.

  • Sebelum Anda terlanjur masuk daftar hitam ini, sebaiknya mari cermati etika berbelanja online yang sepatutnya. Tentunya demi reputasi dan kenyamanan belanja Anda di dunia maya.

  • 1. Baca dengan cermat

  • Tidak sedikit pembeli yang lebih suka menuntut ketimbang mengikuti aturan. Salah satunya berawal dari keengganan mencermati informasi. Ketika semua keterangan produk dan jasa sudah dijabarkan rinci, mereka masih dengan santai bertanya. Padahal, belum tentu semua penjual memiliki waktu luang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan sepele. Atau, ketika barang tiba, Anda mempermasalahkan sesuatu hal yang padahal sudah dijelaskan pada caption. Baca, baca, baca, dan pahami betul, sebelum bertanya.

  • 2. Ikuti format dan alur order

  • Guna memudahkan rekapitulasi pesanan, para penjual yang menggunakan saluran chat biasanya memberlakukan format tertentu terhadap pesanan yang masuk. Patuhi format order ini, jika Anda ingin mendapatkan respons yang lebih cepat dan sesuai. Selanjutnya, ikuti alur pemesanan yang telah ditetapkan, misalnya cara dan konfirmasi pembayaran. Penjual akan mendahulukan para pembeli yang taat terhadap aturan yang mereka berlakukan. Ini adalah cerminan bahwa Anda adalah pembeli terpercaya, yang kecil kemungkinan akan melakukan hit and run (memesan lalu menghilang tanpa kabar).

  • Advertisement
  • 3. Perhatikan sopan santun berkomunikasi

  • Walaupun terlihat sepele, namun tata krama mengirimkan pesan ternyata masih kerap terlupakan. Coba ingat kembali, apakah Anda menyapa penjual dengan ramah? Mengutarakan maksud Anda dengan bahasa santun? Bisa jadi kesan penjual jutek atau tak ramah, justru berpangkal dari cara komunikasi Anda yang membuat mereka tak nyaman dan tersinggung.

  • 4. Berikan apresiasi

  • Sebuah ucapan 'terima kasih' memiliki makna mendalam bagi siapapun yang mendapatkannya. Penjual online pun akan sangat menghargai ketika Anda mengapresiasi kerja bagus yang mereka tunjukkan. Ungkapkan kepuasan Anda, berikan ulasan baik (yang jujur dan tulus), dan rekomendasi. Siapa tahu, menjadi pembeli super menyenangkan akan mendatangkan 'imbalan' bagi Anda, misalnya info program terkini, potongan harga, atau bonus menarik.

  • 5. Mengeluh tanpa emosi meledak-ledak

  • Adakalanya pengalaman belanja Anda tidak mengenakkan. Ada satu atau beberapa hal yang berjalan tidak sesuai ekspektasi dan membuat Anda kecewa. Meskipun Anda memiliki hak untuk marah, lebih baik tahan emosi. Ajukan keluhan dengan cara dan gaya komunikasi yang tetap sopan. Sampaikan kronologi pemesanan, jabarkan hal-hal yang menurut Anda menjadi inti keluhan, dan tanyakan kebijakan retur atau pengembalian dana atas masalah Anda. Apabila penjual memang beritikad baik, mereka akan memberikan respons yang baik pula atas permintaan Anda. Namun, apabila memang penjual melalaikan tanggung jawab dan lari begitu saja, Anda dapat melaporkan tindakan ini sebagai penipuan online melalui saluran resmi, seperti portal Lapor yang dapat diakses melalui situs, aplikasi ponsel, dan SMS.

  • Menjadi seorang pembeli beretika akan mendatangkan banyak manfaat bagi Anda. Reputasi pembeli online tak kalah penting sebagai bagian dari identitas publik Anda di dunia maya. Jika kelak menjajaki bisnis online sebagai ladang penghasilan, Anda tahu persis bagaimana bersikap dan menyikapi para pembeli yang mampir ke lapak Anda.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Saatnya menjadi konsumen teladan. Yuk, pahami etika berbelanja ‘online’!

Menjadi seorang pembeli beretika, tentu akan mendatangkan banyak manfaat bagi Anda nantinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr