Bagaimana Bertahan Selama Masa Sulit dalam Pernikahan

Masa-masa sulit akan terlewati, semuanya akan menjadi lebih baik. Hal yang perlu kita lakukan adalah tetap bertahan dan terus maju bersama.

13,555 views   |   12 shares
  • Kita hidup di saat banyak pasangan berjuang untuk mempertahankan pekerjaan, keluarga, dan pernikahan mereka. Inilah saat-saat di mana kita harus mendukung satu sama lain dengan kekuatan dan keteguhan hati. Masa-masa sulit akan terlewati, semuanya akan menjadi lebih baik. Hal yang perlu kita lakukan adalah tetap bertahan dan terus maju bersama.

  • Bertahun-tahun yang lalu saat kami sedang berbulan madu, kami membeli sebuah cenderamata yang kami pikir sangat lucu.

  • Sampai sekarang kami masih memilikinya, selama kami hidup bersama cenderamata itu beberapa kali menuangkan makna baru bagi kami. Seperti mengingatkan kami agar selalu mempunyai rasa humor ketika kami sedang mengalami masa-masa sulit dan kami berusaha sebaik mungkin mengatasinya.

  • Selalu akan ada masa-masa sulit di setiap kehidupan rumah tangga. Masa ini bisa mempersatukan Anda atau justru malah memisahkan Anda. Jika Anda dan istri memutuskan sejak awal untuk bertekad mempertahankan pernikahan, apapun yang terjadi, kesulitan tidak akan memiliki cara untuk memisahkan anda berdua. Salah satu kesedihan yang paling dalam adalah perceraian dan hancurnya keluarga.

  • Berikut adalah beberapa saran yang kami miliki untuk membantu pasangan Anda dalam melewati masa-masa sulit:

    1. Terimalah apa adanya, meski Anda tidak pernah mengharapkannya. Kadang-kadang ketika kesedihan atau kesulitan hadir dalam pernikahan, salah satu pasangan akan membangun tembok penghalang yang akan menghalangi keakraban yang sudah anda bangun. Stres dan kesedihan kadang terasa aneh, ketika Anda sangat membutuhkan pertolongan kadang Anda malah menolak usaha dari pasangan Anda yang menawarkan bantuan dan kenyamanan, bahkan Anda tidak dapat menjelaskan mengapa Anda menolaknya. Hal ini dapat membuat putus asa orang yang ingin membantu Anda.

    2. Secara fisik terimalah pelukan dan kasih sayang dari pasangan Anda. Bahkan ketika Anda merasa sama sekali tidak membutuhkannya, terimalah. Tindakan membuka diri untuk mau menerima pelukan kasih sayang dapat menghancurkan tembok penghalang dan perlahan tapi pasti akan menyembuhkan hati yang terluka. Salinglah mendukung dan biarkan pasangan Anda menangis. Jika Anda atau pasangan Anda tidak dapat menangis, jangan bersikap kritis, tetaplah memeluknya dan jangan pernah menuduh satu sama lain bahwa dia tidak peduli. Pelukan dapat membawa kesembuhan. Ini seperti sebuah cara untuk menyalurkan tenaga Anda kepadanya agar mau terus maju dan bangkit, bahkan meski Anda sendiri juga sedang menderita.

    3. Salinglah memelihara satu sama lain. Seorang profesor mencatat dan menceritakan kepada kami kisahnya ketika suatu hari dia tiba di rumah, dia merasa sangat sedih dan sakit hati akan apa yang baru saja dia alami di tempat kerja. Sewaktu dia duduk di ujung tempat tidur, istrinya bertanya apakah dia baik-baik saja. Dia mendapati dirinya tidak mampu untuk menjawabnya dan hanya mampu duduk dan menangis. Segera istrinya menghampirinya dan duduk disampingnya lalu memeluknya tanpa mengatakan sepatah kata. Dia tahu itu adalah cara yang terbaik yang dapat dia lakukan untuk membantu suaminya saat itu. Dia mengatakan, “aku sangat membutuhkannya.” Saling memelihara dengan pelukan kasih dan kata-kata yang memberikan pengharapan akan memberkati pernikahan Anda dan keluarga Anda. Ingatlah selalu, segala sesuatu akan menjadi indah pada waktunya.

  • Advertisement
  • Dengan meninggalkan pasangan Anda ketika hidup menjadi sangat sulit itu sama seperti membuang berlian berharga sebelum ia dipoles untuk mencapai kilauan yang paling sempurna. Bertahanlah satu dengan yang lain selama melewati badai kehidupan. Ketika langit telah kembali cerah, Anda akan melihat hubungan dengan pasangan Anda akan lebih terang dan indah dari apa yang pernah anda pikirkan sebelumnya – Sebuah hubungan tidak akan pernah bisa memiliki kedalaman yang sepenuhnya dan keindahan tanpa perjuangan. Sangatlah baik untuk diingat “sepanjang malam ada tangisan, menjelang pagi terdengar sorak-sorai.” (Mazmur 30:5)

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “Marriage - how to hold on through the hard times” karya Gary dan Joy Lundberg.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Gary adalah terapis keluarga dan pernikahan berlisensi sementara Joy adalah penulis dan penyair. Mereka sering mengadakan seminar dan menulis buku tentang hubungan, salah satunya "I Don't Have to Make Everything All Better".

Situs: http://garyjoylundberg.com

Bagaimana Bertahan Selama Masa Sulit dalam Pernikahan

Masa-masa sulit akan terlewati, semuanya akan menjadi lebih baik. Hal yang perlu kita lakukan adalah tetap bertahan dan terus maju bersama.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr