Ternyata, kurang tidur akan mengundang dan memperparah 7 gangguan kesehatan ini

Hidup yang sehat berawal dari tidur yang cukup dan berkualitas. Kenali 7 bahaya kurang tidur yang mengancam kesehatan Anda

5,266 views   |   13 shares
  • Keluhan yang kini sedang saya hadapi adalah waktu tidur yang banyak terpangkas. Kesibukan yang semakin menyita dan waktu luang yang semakin sempit, membuat saya tak jarang mengorbankan sebagian waktu tidur demi terselesaikannya pekerjaan. Imbasnya, saya merasakan tubuh saya tak sesehat dan sebugar biasanya. Tidur adalah cara tubuh memberikan kesempatan untuk memperbaiki fungsinya. Ketika waktu istirahat ini tidak terpenuhi sesuai kebutuhannya, gangguan kesehatan pun rentan terjadi atau malah menjadi semakin buruk, seperti halnya 7 kondisi kesehatan berikut ini:

  • 1. Diabetes

  • Berkurangnya waktu tidur membuat tubuh melepaskan semakin sedikit insulin. Hormon insulin ini merupakan hormon pengatur gula darah. Ditambah lagi, kurangnya istirahat akan memicu pengeluaran hormon stres, seperti kortisol yang membuat Anda semakin terjaga sekaligus menghambat efektivitas kerja hormon insulin. Akibatnya, gula darah makin banyak bertumpuk dalam tubuh Anda. Kondisi ini adalah pemicu terjadinya diabetes tipe 2.

  • 2. Penyakit kardiovaskular

  • Menjalani istirahat dan tidur yang berkualitas akan meringankan kerja jantung Anda. Di malam hari, normalnya denyut jantung dan tekanan darah akan menurun, tidak setinggi saat Anda beraktivitas keras. Namun, ketika Anda terjaga di waktu yang seharusnya menjadi masa istirahat, jantung Anda pun seperti "dipaksa" bekerja. Ditambah, tubuh juga akan mengeluarkan protein reaktif C yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan mempermudah terjadinya infeksi pada tubuh.

  • 3. Masalah kulit

  • Kurang tidur dapat terlihat dampak negatifnya secara langsung pada kulit Anda. Semakin sedikit waktu tidur, semakin banyak hormon kortisol penyebab stres yang dikeluarkan tubuh. Kortisol akan merusak kolagen. Kulit pun berkurang elastisitas dan kehalusannya. Struktur kulit dan fungsinya pun berubah. Jerawat bisa tiba-tiba muncul, ataupun memperparah jerawat yang sudah terlanjur timbul.

  • Advertisement
  • 4. Memburuknya kekebalan tubuh

  • Mengapa penyakit seperti batuk dan pilek mudah hinggap ketika Anda dalam kondisi kurang tidur? Jawabannya terletak pada memburuknya sistem kekebalan tubuh Anda. Saat kita tidur, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan sitokin, sejenis protein pelindung kesehatan. Sitokin inilah yang diharapkan meningkat untuk membantu memulihkan kesehatan Anda ketika terinfeksi bakteri atau virus. Antibodi dan kemampuan sel-sel tubuh untuk memperbaiki diri pun ikut berkurang ketika waktu kecukupan tidur tidak tercapai.

  • 5. Epilepsi

  • Penderita epilepsi rentan mengalami kejang, yaitu kondisi terjadinya gangguan elektrikal pada sistem saraf otak. Kurang tidur sebenarnya bak pedang bermata dua bagi penderita epilepsi. Kondisi dan pengobatan epilepsi akan berefek samping timbulnya gangguan tidur. Di sisi lain, terpangkasnya waktu tidur dan badan yang lelah juga meningkatkan risiko terjadinya kejang epilepsi.

  • 6. Depresi dan kecemasan

  • Gangguan tidur menyebabkan hambatan kelancaran kerja sistem saraf pusat Anda. Seluruh tubuh ikut terganggu karena penghantaran sinyal pada sistem kendali utama tubuh bekerja tidak sesuai kondisi normalnya. Tak hanya fungsi fisiologis tubuh, secara kejiwaan Anda pun menjadi lebih labil. Anda mudah merasa emosional, dan hadirlah mood swings. Pada jangka panjang, kurang tidur bisa menimbulkan halusinasi dan paranoia. Anda mengalami kegelisahan, kecemasan, depresi, hingga ketakutan yang amat sangat, menjurus kepada mania. Tak jarang Anda melakukan tindakan impulsif di luar akal sehat dan pada tingkatan yang lebih ekstrem, hingga memiliki niatan untuk bunuh diri.

  • 7. Obesitas

  • Semakin lama Anda terjaga, semakin besar kemungkinan untuk makan berlebihan dan menyantap hidangan yang tak sehat. Terpotongnya waktu tidur, akan memicu pengeluaran hormon ghrelin yang dijuluki sebagai "hormon lapar". Anda mendadak mengalami peningkatan nafsu makan. Anda pun menginginkan hidangan "mengenyangkan". Imbasnya, Anda memilih makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, junk food, kudapan manis, dan aneka hidangan tinggi kalori. Tanpa disadari, tahu-tahu berat badan Anda melonjak hingga melewati batas Indeks Massa Tubuh (IMT) ideal.

  • Advertisement
  • Cukupi waktu istirahat malam Anda, setidaknya 6-8 jam setiap hari. Raihlah istirahat berkualitas yang diikuti dengan rangkaian gaya hidup sehat lainnya, seperti asupan nutrisi seimbang, olahraga teratur, dan pemeriksaan kesehatan berkala. A good life starts from a good sleep.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Ternyata, kurang tidur akan mengundang dan memperparah 7 gangguan kesehatan ini

Hidup yang sehat berawal dari tidur yang cukup dan berkualitas. Kenali 7 bahaya kurang tidur yang mengancam kesehatan Anda
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr