Permohonan Maaf yang Luar Biasa dari Anak-Anak

Ketika kita mengajar anak-anak kita agar tulus mengucapkan kata maaf, mereka akan menjadi pembawa damai yang lebih baik di rumah dan di masyarakat.

31,556 views   |   30 shares
  • "Maafkan saya." Ini adalah salah satu ungkapan paling sulit untuk diucapkan. Anda benar-benar harus merasakan penyesalan yang mendalam untuk kesalahan apa yang telah Anda perbuat untuk akhirnya meminta maaf. Yang berarti Anda mengakui bahwa Anda telah membuat kesalahan. Di internet, ada banyak gambar dan video tentang bagaimana anak-anak berusaha untuk meminta maaf.

  • Kadang-kadang ketika anak-anak Anda sedang belajar untuk meminta maaf, mereka mungkin hanya setengah-setengah melakukannya. The Huffington Post akhir-akhir ini menerbitkan sebuah catatan dari seorang anak kecil Tyler untuk saudaranya. Setelah menyampaikan permohonan maaf karena telah menendangnya, dia berkata, "Juga jangan lupa saat kamu masih bayi, monster kecil yang menangis, tapi aku menyukaimu dan sekarang kamu tetaplah seorang monster kecil yang lolos dengan segala sesuatu.

  • Dengan jelas Tyler memiliki beberapa motivasi di balik ulahnya menendang adik kecilnya. Meskipun menyenangkan, ketika dia menulis surat tersebut Tyler tidaklah benar-benar belajar nilai dari mengucapkan kata maaf. Jika Anda mengakhiri permintaan maaf Anda dengan membenarkan kesalahan Anda dengan bagaimana orang lain bersalah kepada Anda di masa lalu, maka itu tidak akan menjadi permohonan maaf yang tulus.

  • Sebuah foto yang berbeda di Raddit.com menunjukkan permintaan maaf yang sempurna dari seorang pencinta alam yang jujur. Evie, seorang penjaga taman Yosemite membawa pulang dua dahan dari Taman Nasional Yosemite dan dia merasa bersalah. Dia mengirim kembali dahan tersebut ke penjaga taman dengan pesan "mohon kembalikan dahan-dahan ini ke alam."

  • Penjaga taman membalas dengan sebuah surat memujinya sebagai penjaga taman yang luar biasa. Akhirnya, dalam sebuah video seorang balita asal Korea yang menggemaskan bersembunyi di bawah selimut meminta maaf karena tidak menyelesaikan makan malamnya dan kemudian meminta untuk memakannya kembali pada malam harinya. "Aku minta maaf ibu, aku akan menjadi anak yang baik." Katanya, sambil mengusap air matanya.

  • Tidak peduli bahasa apa yang Anda gunakan, mengucapkan kata maaf tidaklah mudah. Contoh yang lucu ini membuktikan bahwa bahkan anak kecil sekalipun berjuang dengan permohonan maaf. Namun, ketika kita mengajar anak-anak kita agar tulus mengucapkan kata maaf, mereka akan menjadi pembawa damai yang lebih baik di rumah dan di masyarakat. Berikut adalah beberapa hal untuk diingat ketika mengajar anak-anak Anda bagaimana untuk meminta maaf.

  • Bersabar

  • Advertisement
  • Jika anak Anda terdengar sedikit pahit dalam permohonan maafnya, bantu mereka menyadari pentingnya untuk bersikap tulus. Belajar meminta maaf bisa memerlukan waktu tahunan, jadi jangan kecewa jika anak-anak Anda membuat kesalahan selama masa proses itu.

  • Miliki sebuah malam keluarga yang membahas mengenai permohonan maaf dan mengampuni sesama

  • Berikan cerita yang menyenangkan untuk menolong keluarga Anda berlatih pada situasi yang berbeda.

  • Ingatlah ketika Anda masih kanak-kanak dan ini sangat membuat putus asa untuk merasa seperti orang tua Anda yang selalu benar. Buatlah contoh untuk keluarga Anda dengan sungguh-sungguh meminta maaf kepada anak-anak Anda, pasangan, tetangga, atau teman-teman ketika Anda membuat kesalahan.

  • Setelah anak Anda meminta maaf, berilah dia sebuah penghargaan karena telah jujur dan berani dan kemudian biarkan permasalahannya berlalu. Jika dia merasa sepertinya dia mendapat masalah lebih karena meminta maaf, maka dia akan menyerah.

  • "Maaf" adalah salah satu kata yang paling sulit untuk diucapkan, tapi ini membangun jembatan setelah perselisihan, membawa keluarga-keluarga dan teman-teman lama kembali bersama. Jangan takut untuk meminta maaf dan ajari orang-orang terkasih Anda untuk meminta maaf juga.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli “Hilarious apologies from kids” karya Alysa Kleinman.

Baca, hidupkan, bagikan!

Alysa Kleinman is a journalism student at Brigham Young University and an intern at Deseret Digital Media.

Permohonan Maaf yang Luar Biasa dari Anak-Anak

Ketika kita mengajar anak-anak kita agar tulus mengucapkan kata maaf, mereka akan menjadi pembawa damai yang lebih baik di rumah dan di masyarakat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr