Pentingnya memahami bahasa bayi untuk membangun kedekatan dengan buah hati

Senyuman mampu membantu bayi Anda merasa aman dan senang, bahkan mampu meningkatkan perkembangan otaknya.

324 views   |   1 shares
  • Gerak gerik bayi dapat membantu Anda untuk memahami kebutuhannya. Dengan demikian, sebagai orangtua Anda bisa merespons dengan cara yang tepat sesuai dengan apa yang sedang bayi Anda butuhkan. Berikut ini penjelasan dari beberapa sumber, mengenai 'bahasa bayi' yang perlu dipahami setiap orangtua.

  • Berhubung bayi belum memiliki kemampuan untuk menggunakan kata-kata, untuk mengungkapkan maksud dan keinginannya. Akan tetapi, bayi juga merupakan sosok cerdas yang punya caranya sendiri untuk berkomunikasi dan menyampaikan keinginannya terhadap orang di sekitarnya.

  • Bagi bayi yang baru lahir, mereka hanya bisa menangis untuk menyampaikan keinginannya. Beberapa bulan kemudian, ia mulai belajar tersenyum dan tertawa. Memasuki usia sekitar 5 bulan biasanya bayi mulai belajar berbicara sambil mengoceh. Setelah itu, berusaha "berbicara" melalui tubuh mereka misalnya menggeliat, menggeleng dan menunjuk-nunjuk. Semua ini normal dan bagian dari proses tumbuh kembang bayi. Setelah itu Anda akan segera mengenali berbagai macam jenis tangisan, rengekan dan memahami bahasa tubuh lainnya.

  • Memahami dan menanggapi bahasa tubuh bayi dan isyarat lainnya sangat penting. Kemampuan orangtua dalam memahami bahasa tubuh bayi dapat menghindarkan mereka dari kemungkinan terburuk seperti sakit atau ada gangguan lainnya.

  • Jika Anda mampu melihat semua bagian tubuh bayi, Anda akan melihat bahwa tendangan kakinya, genggaman tangannya dan ekspresi wajahnya, berubah sepanjang waktu. Bahasa tubuh bayi Anda memberi isyarat penting untuk memahami apa yang sedang dirasakan dan dibutuhkannya dari Anda.

  • Sebagai contoh, mengenali bagaimana gerak-gerik bayi saat dia merasa stres, akan membuat Anda mengenali apa saja yang membuatnya kesal dan merasa tidak nyaman. Mungkin saja ia menggeliat dan melakukan banyak gerakan ketika tidak nyaman terpapar sinar matahari, menyentakkan tangan dan kakinya ketika terkejut atau menangis karena kaget mendengar suara keras.

  • Setelah mengenali tanda-tanda tersebut, Anda juga dapat menilai respons bayi terhadap tanggapan Anda. Misalnya, bayi mungkin terlihat relaks ketika Anda tersenyum, saat dinyanyikan lagu, atau sekedar diajak ngobrol bersama.

  • Saat bayi mulai tersenyum kepada Anda, usahakan untuk selalu membalasnya sesering mungkin. Senyuman mampu membantu bayi merasa aman dan senang, bahkan hal tersebut mampu meningkatkan perkembangan otaknya. Ketika Anda mampu mengenali bahasa tubuh bayi dan segera meresponsnya, hal ini dapat membantu membangun hubungan yang kuat. Kehangatan dan kasih sayang yang terjalin di antara Anda berdua adalah salah satu pondasi penting bagi perkembangan si bayi.

  • Advertisement
  • Mengetahui perasaan dan isyarat bayi

  • Melalui bahasa tubuhnya bayi dapat memberitahu Anda apakah dia sudah bangun dan siap untuk bermain, apakah dia sedang merasa tidak nyaman, rewel, lapar atau kurang mendapat cukup tidur nyenyak. Pada akhirnya, Anda akan mengerti dengan sendirinya setiap perbedaan dari bahasa tubuh bayi dan apa yang coba ia sampaikan kepada Anda.

  • Selain itu, cara Anda menanggapi isyarat bayi - Contoh: Apakah Anda segera meletakkan si kecil untuk tidur ketika menunjukkan tanda-tanda mengantuk atau segera memberinya makan ketika dia merasa lapar- dapat membantu bayi untuk terbiasa dengan rutinitas yang Anda buat. Sebab akan lebih mudah membangun sebuah kebiasaan, jika hal tersebut dilakukan secara konsisten dengan cara yang sama setiap harinya.

  • strong,Berkomunikasi dengan bayi
  • Saat bayi Anda mulai menunjukkan tanda-tanda dia siap untuk berkomunikasi, Anda dapat membantunya berbicara dengan menggunakan banyak ekspresi wajah. Untuk mengetahui kapan seorang bayi mulai belajar berbicara biasanya akan diawali oleh berbagai eksperimen suara seperti berteriak, mengoceh, menyemburkan air liur dan memainkan bibir hingga menimbulkan bunyi-bunyian. Setelah itu olah vokal pertama kali akan dimulai seperti menyebut nama "mama", "papa", makanan dan sebagainya.

  • Namun, perlu diingat setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda dalam berkomunikasi. Anak-anak dengan kepribadian yang lebih ramah dan ceria cenderung lebih cepat menyerap kosakata ketimbang mereka yang tenang dan cenderung pasif. Oleh sebab itu, sepanjang bayi terus dimotivasi dan melihat apa yang Anda lakukan, maka hal tersebut akan meningkatkan kemampuan berbicaranya.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Pentingnya memahami bahasa bayi untuk membangun kedekatan dengan buah hati

Senyuman mampu membantu bayi Anda merasa aman dan senang, bahkan mampu meningkatkan perkembangan otaknya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr