Ingin menjadi seorang ayah yang hebat untuk anak-anak remaja Anda? Ini triknya!

Banyak penelitian membuktikan bahwa ayah yang terlibat langsung dalam kehidupan para remaja, dapat membantu mereka menjauhi hal-hal berisiko yang dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

485 views   |   3 shares
  • Keberadaan seorang ayah benar-benar penting bagi para remaja, sebab hubungan baik yang terjalin dapat meningkatkan kesejahteraan, kepercayaan diri dan harga diri mereka. Cukup dengan meluangkan sebanyak mungkin waktu adalah awal yang baik.

  • Fungsi seorang ayah!

  • Mengutip raisingchildren.net.au, ibu dan ayah memiliki peran serta tanggung jawab yang berbeda. Mereka juga memiliki dan membawa 'kekuatan' peran mereka masing-masing. Namun dalam hubungan antara ayah dan anak remaja, seringkali tantangannya adalah bagaimana sosok seorang ayah mampu terlibat aktif berperan dalam kehidupan anak remajanya.

  • Ayah yang penuh cinta dan perhatian juga dihubungkan dengan rendahnya tingkat depresi yang dialami oleh remaja. Banyak penelitian membuktikan bahwa ayah yang terlibat langsung dalam kehidupan para remaja, dapat membantu mereka menjauhi hal-hal berisiko yang dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

  • Anak-anak -khususnya anak laki-laki-, belajar banyak dari sosok ayah tentang bagaimana membangun sebuah hubungan yang baik. Misalnya, bagaimana cara seorang ayah berinteraksi dengan ibu mereka, cenderung memengaruhi sikap sang anak dalam menjalani hubungannya di kemudian hari.

  • Buruknya, sikap ayah yang kadang keras dalam mendidik dapat dikaitkan dengan banyaknya gejala depresi yang dialami oleh para remaja. Bahkan, para ayah sendiri juga dapat terpengaruh hingga mengalami tekanan psikologis akibat perilaku remaja, terutama yang terjadi pada anak-anak perempuan mereka.

  • Bagaimana mengubah hubungan yang kurang harmonis menjadi sebuah kekuatan?

  • Karena pada masa remaja anak-anak cenderung memperoleh lebih banyak kebebasan, akhirnya baik ibu dan ayah hanya memiliki sedikit waktu yang bisa dihabiskan bersama mereka. Perubahan hubungan yang terjadi antara ayah dengan anak remajanya tersebut justru dapat menimbulkan persoalan baru.

  • Para ayah dikaruniai dengan banyak kelebihan. Oleh karena itu, seorang ayah lebih mudah menemukan cara-cara baru untuk tetap terikat dengan anak-anak remaja mereka. Misalnya, ayah bisa membuat acara-acara santai yang bisa dinikmati bersama seperti menonton film, makan malam dan olahraga bersama. Para remaja mungkin juga akan meminta pertolongan kepada ayah mereka untuk memperoleh dukungan serta saran yang berkaitan dengan karier dan bagaimana mengelola keuangan dengan baik dan benar.

  • Advertisement
  • Membangun hubungan yang kuat dengan anak-anak

  • Selama anak-anak masih tinggal bersama Anda, peran Anda sebagai seorang ayah tidak akan mengalami banyak perubahan. Sebagai orangtua Anda memiliki banyak tugas serta tanggungjawab dalam membimbing anak-anak menuju masa kedewasaan. Berikut adalah beberapa cara untuk tetap bisa terlibat langsung dalam kehidupan anak-anak remaja Anda:

  • 1. Selalu ada di sekitar mereka

  • Sebagai orangtua Anda tidak harus berada di sekitar anak-anak sepanjang waktu. Mungkin Anda bisa berada di kamarnya ketika ia sedang belajar. Anak dan orangtua yang senantiasa membangun interaksi satu sama lain akan memperoleh banyak keuntungan dan mengetahui bahwa masing-masing dari Anda sama-sama saling membutuhkan.

  • 2. Jangan terlalu ketat menerapkan peraturan

  • Kadang-kadang cobalah untuk sedikit lebih santai pada peraturan yang telah disepakati bersama. Ketika anak-anak menghadapi masalah, cobalah mencari tahu apa yang bisa Anda berikan untuk membantu mengurangi beban yang saat ini sedang mereka hadapi. Jika Anda dan anak-anak bersitegang, lihat apakah Anda bisa menemukan sesuatu yang positif untuk membantu Anda berdua merasa lebih baik.

  • 3. Negosiasi dan kompromi

  • Bila memungkinkan gunakan keterampilan negosiasi dan kompromi supaya membantu Anda memiliki hubungan yang positif dengan anak-anak. Ini juga merupakan salah satu cara terbaik untuk meneladankan cara berkomunikasi yang lebih dewasa.

  • 4. Luangkan waktu sebanyak mungkin bersama anak-anak

  • Waktu bersama dengan anak-anak tidaklah lama. Maka dari itu, sebelum Anda menyadari bahwa anak-anak telah tumbuh makin dewasa, manfaatkanlah kesempatan berharga yang ada untuk meluangkan sebanyak mungkin waktu bersama mereka. Jangan pernah sia-siakan kesempatan berharga ini.

  • 5. Ceritakan kisah-kisah keteladanan kepada mereka

  • Seorang remaja tidak pernah terlalu tua untuk mendengarkan sebuah kisah keteladanan. Anda bisa mencari dan menemukan kisah-kisah yang tepat sesuai dengan usia anak-anak. Akan tetapi, kisah paling baik untuk menumbuhkan semangat dalam diri anak-anak adalah kisah dari pengalaman hidup Anda sendiri. Ceritakan bagaimana awal mula perjalanan karier Anda, bagaimana Anda bertemu dengan ibu mereka atau hal-hal yang dapat menarik minat anak-anak.

  • 6. Tunjukkan kepada anak-anak betapa Anda sangat mencintainya

  • Seorang remaja tidak pernah terlalu tua untuk mendapatkan pelukan hangat. Jika menunjukkan kasih sayang secara fisik bukanlah kebiasaan Anda, masih banyak cara lain untuk mengungkapkannya. Melakukan sesuatu seperti mengantar anak ke acara pesta atau menemaninya berolahraga di akhir pekan bisa menjadi cara terbaik yang bisa Anda berikan.

  • Advertisement
  • 7. Jadilah pribadi yang aktif

  • Banyak-banyaklah melakukan aktivitas fisik bersama seperti bersepeda, bermain bola basket atau sekedar jalan-jalan di taman kota. Jika anak Anda tidak terlalu suka melakukan aktivitas fisik, cobalah memainkan permainan 'papan' seperti catur, teka-teki silang, monopoli, halma, congklak dan sebagainya.

  • 8. Bagikan hobi Anda

  • Anda perlu mencoba beberapa hal menarik agar bisa memotivasi putra putri Anda menemukan sesuatu yang mereka sukai. Sebagai permulaan Anda bisa membagikan hobi yang selama ini sangat Anda minati seperti berkebun, melukis, menyanyi, bermain musik dan sebagainya.

  • 9. Biarkan anak Anda menjadi ahli

  • Dalam hal-hal tertentu seorang remaja bisa sangat terampil daripada kedua orangtuanya. Untuk itu, mintalah kepada anak-anak untuk menunjukkan kepada Anda bagaimana melakukan sesuatu yang selama ini belum Anda kuasai. Biarkan anak-anak mengajarkan hal tersebut kepada Anda, ini adalah cara yang bagus bagi para remaja untuk membangun keterampilan, rasa percaya diri serta mentoring.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Saya seorang guide paruh waktu di Bali, anak kedua dari 5 bersaudara. Saya sangat menyukai alam dan bertemu dengan banyak orang dari berbagai negara.

Ingin menjadi seorang ayah yang hebat untuk anak-anak remaja Anda? Ini triknya!

Banyak penelitian membuktikan bahwa ayah yang terlibat langsung dalam kehidupan para remaja, dapat membantu mereka menjauhi hal-hal berisiko yang dapat menimbulkan permasalahan di kemudian hari.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr