6 hal yang (mungkin) belum Anda ketahui tentang tantangan membesarkan anak kembar

Sedang mengandung bayi kembar, atau penasaran ingin memiliki dan membesarkan 2 bayi menggemaskan sekaligus? Baca dulu di bawah ini!

1,190 views   |   4 shares
  • Belakangan ini fenomena mendapatkan bayi kembar, bahkan hingga kembar tiga, terjadi lebih sering akibat meningkatnya tren kehamilan bayi tabung. Melihat ada lebih dari satu bayi dengan wajah yang mirip, bahkan kadang sama persis, memang lucu dan menggemaskan. Tapi benarkah hal yang sama juga dirasakan oleh para orang tua dengan anak kembar?

  • Jika saat ini Anda ingin sekali memiliki dan merawat bayi kembar, atau Anda mungkin sedang mengandung bayi kembar, sebaiknya baca dulu di bawah ini:

  • 1. Wajib membuat jadwal teratur

  • Semua orang tua dari anak kembar pasti merasakan lelah yang tak terkira, terutama ketika harus menyusui tengah malam. Untuk memudahkan Anda, pastikan sejak lahir mereka memiliki jadwal tidur, bangun dan menyusu di waktu yang sama. Lama-lama mereka akan beradaptasi sendiri jika dibiasakan dan Anda pun memiliki waktu istirahat yang teratur.

  • 2. Tetap memberikan ASI? Bisa!

  • Jangan khawatir, cukup tidaknya ASI menganut prinsip supply dan demand sesuai kebutuhan anak. Jadi, semakin sering Anda menyusui dengan satu maupun dua anak sekaligus, maka produksi ASI akan memenuhi seberapa banyak yang dibutuhkan oleh para bayi tersebut. Anda bisa menyusui kedua bayi secara bersamaan dengan satu bayi di masing-masing payudara, meskipun ini membutuhkan koordinasi dan kesabaran yang besar.

  • Atau, Anda juga bisa menyusui satu bayi dengan payudara dan lainnnya dengan botol dot berisi ASI yang sudah dipompakan. Anda bisa duduk sambil menyusui yang satu, sedangkan saudaranya berbaring di atas bantal di depan atau di samping Anda sambil menyusu melalui botol. Jangan lupa untuk tetap menyusui langsung secara bergantian agar masing-masing bayi mendapatkan kontak dengan payudara Anda.

  • 3. Orang tua harus hemat dan cermat

  • Memiliki anak kembar tentunya harus merogoh kocek lebih banyak. Kebutuhan anak kembar serba dobel; misalnya seperti popok, stroller, tempat tidur, car seat, pakaian, sepatu, dan aksesoris lainnya. Seiring bertambahnya usia anak, Anda diharuskan untuk mengeluarkan dana lebih banyak demi pendidikan mereka. Karena itu, orang tua dari anak kembar sebaiknya bisa mengelola keuangan dengan berhati-hati mengeluarkan biaya yang tidak perlu.

  • 4. Bayi kembar berbagi segalanya, termasuk kuman

  • Seperti juga adik-kakak lainnya yang sering kali terpapar sakit di saat salah satu anak sakit, maka anak kembar pun demikian. Jika salah satu dari si kembar memiliki infeksi menular, kembarannya memiliki risiko yang sama. Termasuk jika infeksi tersebut diderita oleh orang lain di rumah, yang bisa menularkan mereka. Orangtua dapat mempertimbangkan untuk memisahkan si kembar jika salah satunya memiliki infeksi menular seperti cacar, untuk mengurangi risiko kembarannya tertular. Anda memang tidak bisa benar-benar mengurangi risiko menjadi nol, tetapi setidaknya Anda bisa mengontrolnya dengan lebih baik.

  • Advertisement
  • 5. Serupa tapi tak sama

  • Doronglah anak-anak kembar Anda untuk memiliki hobi, bakat, dan kesukaan yang tak selalu sama dengan kembarannya. Ketika mereka beranjak dewasa nanti, pribadi mereka bisa terbentuk secara berbeda dengan anak kembar lainnya, karena sudah bisa berhasil membedakan bakat bawaan (in-born talent), kecerdasan dominan (type of intelligence) dan kualitas mentalitas tertentu pada diri mereka (mental quality).

  • Jangan pernah membanding-bandingkan satu anak dengan anak lainnya, karena hal tersebut dapat membentuk kepribadian mereka secara tidak baik. Ada saat di mana mereka merasa saling membutuhkan satu sama lain dan itu adalah hal yang wajar karena mereka bertumbuh secara berdampingan. Ketika sudah mulai mengecap dunia pendidikan, mereka harus bisa menjadi diri sendiri.

  • Penting bagi anak kembar untuk memiliki teman-temannya sendiri dan kehidupannya sendiri sehingga ia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan tidak harus selalu bergantung pada saudaranya.

  • 6. Mengurus anak kembar lama-lama akan jauh lebih gampang dibanding anak lain

  • Memang merepotkan saat mereka baru lahir, bayangkan harus mengurus dua bayi sekaligus! Namun seiring si kembar beranjak dewasa, mereka biasanya lebih gampang dijaga karena sudah memiliki satu sama lain sebagai teman bermain. Anak kembar juga biasanya dapat tidur dengan lebih baik dibanding anak lain saat berusia 2 tahun, sehingga cenderung tidak terlalu rewel.

Baca, hidupkan, bagikan!

Yasmina Hasni adalah seorang ibu dari satu anak lelaki, mantan jurnalis, blogger, yang suka bikin kue. Ia lulus dari FISIP Universitas Padjadjaran, pada 2006, dan kini tinggal di Bekasi bersama suami, anak dan lima ekor kucing. Twit saya

Situs: http://yasminahasni.com

6 hal yang (mungkin) belum Anda ketahui tentang tantangan membesarkan anak kembar

Sedang mengandung bayi kembar, atau penasaran ingin memiliki dan membesarkan 2 bayi menggemaskan sekaligus? Baca dulu di bawah ini!
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr