Pengusaha asal Pekalongan ini mengajak semua mantan gurunya semasa sekolah berwisata gratis ke luar negeri

Ia ingin membalas semua kebaikan para gurunya semasa sekolah dengan berwisata hingga ke luar negeri

781 views   |   2 shares
  • Profesi guru adalah profesi yang paling mulia karena tugasnya bukanlah menjejalkan pelajaran kepada siswa dan siswinya namun lebih dari itu—mereka menjalankan amanah untuk terus menghidupkan sebuah pengetahuan. Meneruskan ilmu dan pengetahuan yang terbaik, bukan saja lewat bilangan-bilangan dan angka-angka, tetapi juga lewat pengalaman yang berharga.

  • Ilmu yang telah mereka bagikan tentu tidak akan hanya semata-mata berakhir di lembar ijazah anak-anak yang ia didik, tetapi akan terus dibawa dan berkembang hingga mereka menapaki jalan hidupnya masing-masing.

  • Inilah yang dilakukan oleh salah satu pengusaha fiber optik sukses yang bernama Fredy Chandra (43 tahun). Ia bertekad untuk setidaknya bisa membalas budi atas kebaikan-kebaikan yang pernah dilakukan oleh mantan guru-gurunya saat ia masih belajar di SD, SMP, dan SMA di kota Pekalongan, Jawa Tengah. Ya, Fredy memang tumbuh besar dan mengenyam pendidikan di kota Batik itu. Putra dari Pjan Yauw Cwan ini menghabiskan bertahun-tahun di di sana hingga akhirnya ia pindah merantau ke ibukota Jakarta bersama sang ibunda, setelah ayahnya meninggal dunia.

  • Fredy Chandra(Keempat dari kanan) berfoto bersama dengan guru-guru
    Fredy Chandra(Keempat dari kanan) berfoto bersama dengan guru-guru
  • Fredy Chandra yang kini terbilang sukses dengan bisnisnya, masing ingat dengan tekadnya untuk kembali mendatangi guru-gurunya semasa sekolah dan membalas jasa mereka. Ia berinisiatif mengajak seluruh mantan gurunya yang hingga berjumlah 65 orang— termasuk gurunya semasa SD, SMP, dan SMA—berwisata jalan-jalan ke Singapura dan Malaysia, lengkap dengan fasilitas mewah, akomodasi dan tak lupa pula sejumlah uang saku.

  • Semua guru-guru tampak berfoto bersama
    Semua guru-guru tampak berfoto bersama
  • Advertisement
  • Awalnya, Fredy ingin mengajak mereka semua untuk berkeliling Eropa, namun karena harus pula mempertimbangkan faktor kesehatan dari semua guru-gurunya tersebut, akhirnya negara terdekatlah yang dipilih oleh Fredy. Dari total semua guru yang diundang olehnya, sebagian masih ia ingat betul bagaimana dulu saat ia masih bersekolah. Guru-gurunya mengajar Fredy dengan sangat baik dan tulus. Kenangan itu termasuk kenangan tidak terlupakan saat ia dimarahi oleh salah seorang gurunya.

  • Salah satu guru Fredy yang pernah memarahinya saat disekolah dulu
    Salah satu guru Fredy yang pernah memarahinya saat disekolah dulu
  • Sungguh cerita yang inspiratif, semua dilakukan oleh Fredy semata-mata hanya untuk membalas semua kebaikan para guru-guru tersebut kepadanya dan juga sebagai bentuk apresiasi atas profesi mulia yang telah mereka jalani hingga separuh hidupnya, dan semuanya bukan untuk ajang pamer diri maupun maksud tertentu. Semoga akan ada Fredy Chandra lain, yang akan selalu ingat dengan guru-gurunya.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Theresia adalah seorang guru taman kanak-kanak dan Sekolah Dasar yang sangat mencintai anak-anak didiknya. Saat ini ia aktif mengajar di sebuah sekolah swasta di pulau Bali dan menulis adalah sisi lain hidupnya yang juga sangat ia nikmati.

Pengusaha asal Pekalongan ini mengajak semua mantan gurunya semasa sekolah berwisata gratis ke luar negeri

Ia ingin membalas semua kebaikan para gurunya semasa sekolah dengan berwisata hingga ke luar negeri
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr