Bekal makan siang anak sering seringkali tersisa? Mungkin ini penyebabnya

Eits, jangan terburu memarahinya, karena bisa jadi penyebabnya ada pada Anda.

213 views   |   1 shares
  • Memiliki anak yang hampir tidak pernah menolak makanan adalah berkah tersendiri bagi orangtua. Tidak perlu pusing memikirkan bagaimana cara menyembunyikan sayuran dalam makanannya sehingga ia mau memakannya. Bekal yang Anda bawakan untuknya pun selalu habis tak bersisa.

  • Lain halnya bila anak Anda termasuk picky eater alias si pemilih. Sebagai Ibu, jelas Anda akan khawatir ia dapat kekurangan nutrisi. Terlebih apabila sang anak sudah bersekolah dan hampir selalu menyisakan bekalnya atau bahkan hampir tidak menyentuhnya sama sekali. Khawatir, marah, kesal bercampur jadi satu. Apalagi jika Anda harus bangun lebih pagi untuk menyiapkannya sepenuh hati.

  • Sebelum memarahinya, ada baiknya Anda mengevaluasi penyebab ia sering menyisakan bekalnya di sekolah. Mungkin ini di antaranya:

  • 1. Makanan sudah dingin

  • Anda perlu mengenali tipe manakah anak Anda. Apakah ia lebih lahap makanan yang baru saja matang atau tidak masalah memakan makanan yang sudah agak dingin. Bila memang ia lebih suka makanan yang masih panas atau hangat, mungkin Anda dapat mengakalinya dengan menggunakan tempat bekal dengan insulator yang dapat menahan hangat makanan. Atau bila rumah terletak tidak jauh dari sekolah, Anda dapat mengantarkan bekal makan siang saat sudah mendekati waktunya.

  • 2. Tampilan bekal tidak menarik

  • Seringkali, 'judge book by its cover'juga berlaku pada makanan. Tampilan indah dan menarik, tentu akan menggugah selera untuk mencobanya. Karena itu, selalu perhatikan penataan agar anak tertarik untuk mencoba makan. Ada banyak tutorial bentoyang lucu dan menarik, dapat Anda contek dari Youtube, Instagram atau Pinterest. Bila Anda tidak memiliki waktu lebih untuk menghias makanannya, misalnya karena harus berangkat kantor lebih pagi, mungkin Anda dapat menyiasati dengan membelikan tempat makan menarik atau menghias dengan peralatan bento yang lucu-lucu, agar tetap dapat menggugah selera.

  • 3. Porsi terlalu banyak

  • Seringkali secara tidak sadar, para ibu menyamakan porsi si anak dengan dirinya sendiri. Harapannya mungkin supaya cepat besar, atau agar tidak kelaparan. Padahal bila porsi terlalu banyak, wajar saja mereka tidak dapat menghabiskannya. Lagipula bila terlalu lama makan karena porsi yang banyak, ia akan kehabisan waktu untuk bermain dengan teman-temannya. Tentu saja ia tidak menginginkannya.

  • 4. Bosan dengan menu yang tidak variatif

  • Bekal yang sama setiap hari pasti akan membuat si kecil bosan. Bandingkan saja dengan kita, orang dewasa. Berikan menu yang variatif agar si kecil tidak bosan serta mendapat gizi yang maksimal.

  • Advertisement
  • 5. Tidak lapar

  • Alasan sederhana anak tidak menghabiskan bekal adalah karena ia tidak lapar. Mungkin terlalu banyak makan di waktu sarapan? Sesuaikan porsi makanannya dengan waktu istirahat anak di sekolah.

  • Nah, di bawah ini ada beberapa ide menu makan siang yang praktis dan sehat untuk anak:

  • Finger food

  • Ternyata finger food tidak hanya berlaku untuk bayi saja. Berikan selingan menu makan siang dengan finger food yang praktis dan lezat. Anda dapat membuat sushi dengan berbagai variasi isi, seperti nasi, telur, timun, atau nasi, daging cincang tumis, sayur, dan lainnya.

  • Pancake sandwich

  • Buatlah sandwich pancake dengan menumpuk pancake lapis demi lapis seperti sandwich.Anda bisa memberikan isian daging asap, tomat atau telur. Bisa juga tambahkan buah sebagai topping.

  • Dimsum atau mi

  • Ingat, sumber karbohidrat tidak melulu harus dengan nasi. Anda dapat mengganti dengan alternatif mi, bihun atau kwetiau, serta diberikan pendamping dimsum ayam atau ikan yang lezat.

  • Nugget homemade

  • Hampir semua anak menyukai nugget. Bila Anda khawatir dengan kebersihan dan kesehatan nugget yang dibeli di pasaran, Anda bisa membuat sendiri di rumah loh!

  • Buah-buahan dan camilan sehat

  • Anda juga bisa sekali-sekali mengganti menu dengan camilan sehat seperti biskuit gandum, buah warna-warni dan yoghurt.

  • Bila ia masih juga menyisakan atau bahkan tidak menyentuh makan siangnya, cobalah tanyakan alasannya dengan baik-baik. Anda juga bisa mengajaknya memilih menu sendiri, atau melibatkannya dalam pembuatan bekal tersebut. Yang paling penting adalah, jangan memaksanya ataupun memarahinya, karena hal itu hanya akan membuatnya merasa makan siang sebagai kegiatan yang membebani.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Bekal makan siang anak sering seringkali tersisa? Mungkin ini penyebabnya

Eits, jangan terburu memarahinya, karena bisa jadi penyebabnya ada pada Anda.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr