Baru punya kartu kredit? Ini 10 cara bijak menggunakannya

'Kesaktian' kartu ini akan Anda rasakan sepenuhnya saat menggunakannya dengan bijak dan disiplin.

313 views   |   4 shares
  • Si 'kartu sakti' ini adalah sebuah fasilitas keuangan yang banyak didambakan orang. Kemampuan dan kemudahannya menjadi alat ganti bayar, membuat seseorang dapat menunda pengeluaran uang sampai waktu tertentu. Cukup berguna untuk berbagai keperluan mulai dari belanja di pasar swalayan, belanja daring, hingga membayar tagihan pengobatan di rumah sakit. Mengajukan aplikasi kartu kredit pun menjadi semacam 'ritual' yang dilakoni oleh banyak karyawan baru. Dengan penghasilan tetap yang mencukupi, keberanian untuk memiliki kartu sakti ini pun membuncah.

  • Namun hati-hati, kartu kredit dapat berbalik menjadi musuh dalam selimut jika Anda tidak disiplin dan bijak menggunakannya, kartu kredit justru dapat menenggelamkan Anda ke dalam lautan hutang dengan cekikan bunga konsumsi yang besar pada utang kartu kredit yang tak terbayar. Sungguh ujung-ujungnya bisa runyam dan berpotensi memporakporandakan keuangan, bahkan pernikahan dan hidup Anda.

  • Bagi Anda yang baru memiliki kartu kredit, ini 10 tips penting penggunaan kartu kredit yang wajib Anda ketahui:

  • 1. Batasi jumlah kartu

  • Ingat, tahan nafsu Anda. Tak perlu kalap mengajukan aplikasi ke berbagai bank demi koleksi kartu kredit. Takar diri, mampukah Anda mengelola lebih dari dua kartu? Sebenarnya, dua kartu kredit sudah bisa mencukupi. Satu kartu untuk berbelanja rutin, satu kartu untuk keperluan darurat.

  • 2. Batasi limit kartu kredit

  • Jalan lain untuk menekan nafsu belanja adalah memasang limit yang tidak tinggi untuk kartu kredit Anda. Jangan tergoda menerima limit yang besar atau mengiyakan ketika bank meminta persetujuan Anda menaikkan limit. Ingatlah selalu membatasi utang Anda tidak lebih dari 30 persen, ini termasuk utang cicilan lain, tidak hanya kartu kredit.

  • 3. Pisahkan rekening pembayaran

  • Cara lain untuk memastikan Anda memiliki cukup dana untuk melunasi kartu kredit adalah dengan memisahkan uang yang nantinya akan dipakai membayar kartu kredit. Dengan demikian, Anda dapat disiplin langsung menyisihkan uang untuk membayar tagihan kartu kredit di bulan berikutnya.

  • 4. Hindari membayar hanya tagihan minimum

  • Salah kaprah yang banyak terjadi adalah saat seseorang hanya melihat pada kolom pembayaran minimum di tagihan kartu kreditnya. Sebuah jebakan mematikan bagi mereka yang tidak memahami, betapa besarnya bunga kartu kredit yang dikenakan kepada sisa hutang tak terbayar. Usahakan untuk selalu membayar penuh hutang kartu kredit Anda dan batasi pemakaian kartu kredit tidak melebihi 30 persen dari total penghasilan.

  • Advertisement
  • 5. Manfaatkan reward program

  • Sebaiknya Anda selektif memilih kartu kredit yang akan digunakan. Salah satunya dengan mencari tawaran yang memiliki poin lebih seperti reward program sesuai dengan kegemaran Anda. Contohnya Anda yang gemar wisata kuliner, carilah kartu kredit yang banyak memberi diskon di tempat-tempat makan. Diskon lain yang sering bertebaran adalah poin untuk tiket perjalanan, cashback di pasar swalayan, potongan tiket nonton, dan aneka tawaran untuk kemudahan gaya hidup lainnya.

  • 6. Cermati isi tagihan

  • Seringkali kita hanya memandang jumlah akhir tagihan pada kartu kredit. Padahal sangat penting untuk mengulas kembali catatan penggunaan kartu kredit Anda. Adakah transaksi mencurigakan? Atau, adakah pengeluaran yang berada di luar anggaran? Dari sini, Anda dapat menganalisis pola pengeluaran dan mencari solusi masalah keuangan Anda.

  • 7. Mintalah bunga yang lebih rendah

  • Apabila memungkinkan, Anda dapat bernegosiasi dengan bank untuk meminta bunga yang lebih rendah. Caranya, Anda perlu menunjukkan bahwa Anda mampu menjadi nasabah yang disiplin dan kompeten untuk menanggung kredit tersebut. Biasanya, nasabah teladan seperti ini mendapatkan keistimewaan untuk negosiasi bunga khusus pula.

  • 8. Seleksi pengeluaran untuk kartu kredit Anda

  • Meskipun ada kartu kredit, tidak mesti semua belanja harus diselesaikan dengan 'gesek'. Utamakan penggunaan kartu kredit untuk pengeluaran rutin yang sifatnya sudah bisa diprediksi, misalnya tagihan air, listrik, telepon, internet, dan belanja bulanan. Transaksi kecil dan rutin seperti ini membangun kredibilitas baik bagi profil kredit Anda. Ingatlah untuk segera memasukkan uang pembayaran ke dalam rekening terpisah, supaya hutang ini dapat terlunasi saat jatuh tempo.

  • 9. Simpan untuk keperluan darurat

  • Adakalanya ada keperluan yang tidak terduga dan Anda membutuhkan dana tambahan untuk menyelesaikannya. Sebut saja, mendadak dirawat di rumah sakit, perbaikan kendaraan, dan kejadian lainnya. Ada baiknya Anda menyimpan satu kartu kredit khusus untuk dana darurat ini. Simpan di rumah dan tidak Anda gunakan untuk belanja konsumsi.

  • 10. Pahami biaya yang dibebankan

  • Dalam pembayaran kartu kredit, ada beberapa komponen biaya yang akan dibebankan kepada Anda. Kenali setiap komponen, misalnya biaya tahunan, biaya keterlambatan, finance charge, biaya pertukaran kurs (jika Anda bertransaksi luar negeri), dan sebagainya. Carilah cara untuk meminimalkan setiap biaya untuk mengurangi beban Anda.

  • Advertisement
  • Kartu kredit akan membangun kredibilitas baik untuk Anda seperti kemudahan mendapatkan pinjaman dana bank, asalkan Anda membangun profil yang baik melalui penggunaan bertanggung jawab dan pembayaran yang disiplin. Anda pun merasakan kesaktian sejatinya dari kartu ini bagi keuangan Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Baru punya kartu kredit? Ini 10 cara bijak menggunakannya

'Kesaktian' kartu ini akan Anda rasakan sepenuhnya saat menggunakannya dengan bijak dan disiplin.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr