Panik karena kembali berbadan dua di tengah kondisi yang tidak memungkinkan? Tenang dulu!

Rawatlah anak Anda dengan sepenuh hati dan berbahagialah menyambut kehadiran sang buah hati baru dalam rasa syukur serta sukacita.

1,763 views   |   4 shares
  • Ada kalanya seorang wanita tidak siap untuk menghadapi kehamilan sundulan, bukan lantaran tidak ingin diberi momongan, tetapi lebih kepada kurangnya kesiapan diri baik fisik, mental dan juga ekonomi.

  • Hamil lagi tanpa terencana dan ditengah kondisi yang tidak memungkinkan memang butuh kesabaran ekstra. Dalam situasi semacam ini seorang wanita sangat membutuhkan dukungan agar proses kehamilan hingga masa persalinan nantinya dapat berjalan dengan lancar.

  • Jika diantara Anda menghadapi peristiwa semacam ini, berikut beberapa motivasi yang dapat saya bagikan untuk membantu Anda tetap tenang dan kembali menemukan semangat hidup.

  • 1. Rencana manusia vs rencana Tuhan

  • Manusia boleh memiliki rencana tapi Tuhanlah yang menentukan. Hamil lagi tanpa direncanakan bukanlah sebuah kesialan, tapi Anda dipercaya olehNya untuk kembali mengemban tanggungjawab mulia ini.

  • 2. Syukuri rahmat Tuhan

  • Sebetulnya saya tidak ingin mengatakan sebagai kebobolan, karena kehamilan adalah sebuah karunia dan takdir dari Tuhan. Syukuri selalu rahmat Tuhan dalam kehidupan Anda, bayangkan masih banyak pasangan menikah di luar sana yang berjuang mati-matian ingin bisa segera memiliki keturunan tapi belum juga berhasil.

  • 3. Anak adalah sumber kebahagiaan dalam kehidupan Anda

  • Setiap anak yang lahir ke dalam dunia adalah sumber kebahagiaan orangtua. Berpikirlah jauh kemasa depan, berpikirlah jauh ketika anak-anak sudah tumbuh dewasa. Sebagai orangtua Anda akan sangat bersyukur karena telah berhasil membesarkan dan mendidik mereka.

  • 4. Setiap anak bisa menjadi orang yang hebat

  • Jangan pernah menyesal dengan kehamilan yang sedang Anda jalani saat ini, sebab anak yang ada di dalam kandungan Anda memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi orang-orang hebat ketika dengan penuh kasih Anda merawat dan mendidiknya.

  • 5. Anak di dalam kandungan Anda tidak bersalah, sayangi dia

  • Anak yang ada di dalam kandungan Anda saat ini sedang bertumbuh, ia sama sekali belum menyadari keberadaannya. Ia tidak sepatutnya disalahkan karena kehamilan Anda, ia sangat berharap Anda terus berjuang dan bertahan sampai akhir untuk membantunya datang ke bumi dalam kondisi sehat.

  • 6. Jangan khawatir, serahkan hidup Anda sepenuhnya kepada Tuhan

  • Ada banyak kekhawatiran pasti sedang Anda rasakan saat ini. Anda mungkin membayangkan bagaimana memenuhi kebutuhan hidupnya, sekolahnya, kesehatannya dan lain sebagainya. Perasaan-perasaan semacam ini adalah normal. Akan tetapi, tetaplah terus berjuang, jangan mudah putus asa, jangan khawatir akan kehidupan selama Anda mau berserah diri kepada Tuhan. Percayalah dengan sepenuh hati, bahwa Tuhan maha pemurah. Ia pasti akan membukakan pintu-pintu rejeki ketika Anda dan pasangan bersedia berjuang dan merawat anak-anak dengan sepenuh hati.

  • Advertisement
  • 7. Jaga kesehatan kandungan Anda

  • Konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan terkait kehamilan Anda. Periksakan kehamilan Anda secara rutin untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan. Sadari bahwa stres karena kehamilan tidak direncanakan dapat memengaruhi kondisi janin di dalam kandungan. Bawalah setiap keluh kesah Anda dalam doa, mintalah kepada Tuhan supaya apa yang telah terjadi bukan sebagai sebuah kesalahan, tapi rencana indah yang suatu saat akan terbukti pada waktunya.

  • 8. Tetap berikan kasih sayang kepada sang kakak

  • Jelaskan dengan perlahan kepada anak Anda bahwa ia sebentar lagi akan menjadi seorang kakak. Berikan kasih sayang tulus kepadanya dan libatkan dia untuk menyambut kehadiran sang adik. Jika kehamilan terjadi terpaut cukup dekat, berikan asi yang sudah menjadi kebutuhannya. Rawatlah anak Anda dengan sepenuh hati dan berbahagialah menyambut kehadiran sang buah hati baru dalam rasa syukur serta sukacita.

  • 9. Jangan menjadi individualis

  • Jangan mengatasi setiap persoalan seorang diri, libatkan pasangan dan anggota keluarga yang lain untuk membantu menyelesaikannya. Ketika Anda dan pasangan serta anggota keluarga bisa saling bekerjasama, maka kekhawatiran yang selama ini Anda rasakan tidak akan pernah terjadi.

  • 10. Perbaiki kondisi keuangan Anda

  • Persiapkan dan susun kembali rencana keuangan Anda. Jika memungkinkan jangan ragu untuk meminta suami agar mencari pekerjaan tambahan. Berhati-hatilah dengan hutang, hiduplah dengan sederhana tapi tetap bersahaja.

  • Program kehamilan saat ini memang bisa ditunda, pasangan menikah bisa mengikuti program KB yang digalakkan oleh pemerintah untuk membatasi jumlah kepemilikan anak. Namun, jika kehamilan terjadi tanpa rencana, semua bukanlah kesalahan Anda maupun pasangan. Setiap peristiwa dalam kehidupan ini sudah ada yang menetapkan, kita sebagai manusia cukup melakukan bagian kita dengan sebaik mungkin dan serahkan sisanya kepada yang Empunya pemiliki kehidupan.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Panik karena kembali berbadan dua di tengah kondisi yang tidak memungkinkan? Tenang dulu!

Rawatlah anak Anda dengan sepenuh hati dan berbahagialah menyambut kehadiran sang buah hati baru dalam rasa syukur serta sukacita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr