Saat sahabat menjadi 'racun' dalam kehidupan Anda, lakukan hal ini

Berteman sih boleh saja, apalagi membantu teman adalah hal yang baik. Tapi bagaimana jika ia malah berbalik memanfaatkan Anda?

2,104 views   |   10 shares
  • Berteman memiliki manfaat baik untuk kesehatan jiwa kita. Namun apa jadinya jika teman yang kita harapkan sebagai 'penawar' di kala stres, kini menjadi sumber masalah yang cukup memusingkan. Tidak jarang loh,dari sahabat sehidup sepenanggungan lalu lama-kelamaan seseorang dapat berubah menjadi 'racun' yang dapat merusak kehidupan Anda.

  • Mungkin awalnya, Anda berteman baik dengannya. Berbagi segala hal dengan sahabat, bukan hal yang aneh kan? Namun jika sampai ia menyeret Anda pada pertemanan yang negatif, mengajak Anda berbuat hal-hal yang tidak baik, atau tindakannya yang sering meminjam uang pada Anda? Sekali-sekali sih tidak masalah kalau memang perlu dibantu, namun terlalu sering malah mengganggu kan?

  • Nah, punya teman dengan sifat demikian dan bingung bagaimana menegurnya dengan tepat? Lakukan langkah ini:

  • Ajak berbicara 4 mata

  • Ajak ia berbicara dari hati ke hati berduaan saja. Berterus teranglah dan pilih kata-kata yang tepat agar jangan sampai ia tersinggung. Tetap bersikap tegas agar Anda tidak akan dirugikan lagi. Misalnya ia gemar berhutang namun sulit mengembalikannya, beritahu padanya bahwa tidak hanya dia, Anda pun membutuhkan dana tersebut untuk keperluan pribadi. Beri ia kesempatan untuk melunasinya dalam jangka waktu tertentu dan beri pengertian bahwa Anda tidak akan menoleransi upaya lainnya untuk meminjam uang lagi.

  • Bersikaplah tegas

  • Jangan bersikap lunak yang hanya akan merugikan diri Anda sendiri. Tunjukkan sikap yang tegas sebagai teman dan katakanlah bahwa Anda akan dengan senang hati menolongnya selama Anda mampu namun beritahu dia batas kesanggupan Anda. Jelaskan juga padanya untuk tidak merusak kepercayaan dan persahabatan kalian dengan hal-hal seperti meminjam uang atau mengajak Anda melakukan hal-hal yang berbahaya. Ingatkan ia bahwa suatu saat orang akan hilang kepercayaan dan tidak mau lagi menolong lagi di saat ia dalam keadaan terjepit.

  • Kalau perlu hindari dia

  • Apa boleh buat, jika ia memang benar-benar membawa pengaruh buruk bagi Anda dan tidak dapat diperbaiki, maka lebih baik menghindar supaya Anda tidak lagi dipersulit dengan kebiasaan buruknya. Cepat atau lambat ia akan menyadari saat satu persatu temannya menghindar dan tidak mau lagi berteman dengannya. Siapa yang mau?

  • Nasihati lewat orang lain

  • Jika ia memiliki teman lain, sahabat atau Anda mengenal orangtuanya, minta mereka untuk mencoba menyadarkan ia dari kebiasaan buruknya. Jika tidak ada yang dapat melakukannya, apa boleh buat. Anda juga harus mencobanya!

  • Advertisement
  • Bertindaklah tegas

  • Kalau perlu libatkan aparat hukum jika ia memang bersikap benar-benar merugikan dan tidak dapat dinasihati. Tindakan ini memang dapat merusak hubungan pertemanan Anda, namun daripada dirugikan terus? Belum lagi jika tindakannya ini benar-benar membawa pengaruh buruk bagi lingkungan.

  • Jangan terpengaruh

  • Biarpun dia menangis tersedu-sedu di hadapan Anda, jangan terpengaruh oleh air mata buayanya! Tegarkan hati Anda dan jangan dengan mudah memaafkan dan melupakan kesalahannya jika tidak ada niatan darinya untuk memperbaiki diri. Anda harus mengutamakan diri sendiri dan keluarga Anda, jika memang ia sudah mengganggu hidup Anda maka sebaiknya angkat kaki dari situ. Anda boleh saja menjadi teman yang mulia dan bermurah hati jika Anda memang mampu berbuat itu. Bantu ia tanpa mengharapkan imbalan, bertemanlah tanpa saling mengganggu urusan masing-masing. Jangan terpengaruh!

  • Jangan bersilat lidah

  • Anda tidak perlu panjang lebar menerangkan keadaan Anda, jika memang ia merugikan Anda maka dengan seharusnya dia mengetahui dan menyadari kesalahannya tersebut. Tahan komentar dan kritik Anda jika ada yang sekiranya akan menyakiti. Anda memang tidak perlu takut kehilangan teman seperti itu, namun sebaiknya Anda juga tidak mencari musuh.

Baca, hidupkan, bagikan!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Saat sahabat menjadi 'racun' dalam kehidupan Anda, lakukan hal ini

Berteman sih boleh saja, apalagi membantu teman adalah hal yang baik. Tapi bagaimana jika ia malah berbalik memanfaatkan Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr