Karakter calon besan ternyata tidak sesuai yang Anda harapkan. Bagaimanakah sebaiknya bersikap?

Menjaga hubungan antara keluarga besar tidaklah mudah. Namun demi sopan santun dan tata krama, lakukan hal ini.

513 views   |   shares
  • Menjaga hubungan antara keluarga besar tidaklah mudah. Namun demi sopan santun dan tatakrama yang menjadi bagian dari budaya ketimuran, seringkali Anda mendapatkan diri banyak mengalah. Mungkin sepenggal kasus di bawah ini tidak asing bagi Anda.

  • -"Ayo Bu, sudah hampir terlambat kita. Nanti besan kita terlalu lama menunggu," kata Pak Amin saat melihat istrinya terlalu lama mematut diri di depan cermin._

  • "Biar saja Pak, aku sebetulnya ogah pergi ke rumah mereka," sahut Bu Amin dengan agak cemberut.

  • "Lho, jangan begitu Bu. Nanti kita nggak enak dengan Ardy, menantu kita," jawab Pak Amin seraya berusaha membujuk istrinya.

  • "Iya, iya, aku tahu. Makanya aku mau pergi juga hanya demi Ardy dan Nani," sahut Bu Amin masih dengan wajah acuh tak acuh.

  • "Orangtua Ardy tidak seburuk itu 'kan bu," kata Pak Amin lagi mencoba menenangkan perasaan istrinya.

  • "Hmmm, sudahlah jangan berusaha membela mereka. Aku tidak suka dengan kesombongan mereka. Pamer di mana-mana, suka berbicara yang merendahkan orang lain dan sering tidak memandang sedang berbicara dengan siapa." ujar Bu Amin lagi-lagi dengan raut muka cemberut.

  • "Ya sudah. Kita berangkat sekarang, tapi jangan lama-lama di sana!" tutur Bu Amin lagi.

  • Cerita di atas menggambarkan ganjalan antara kedua keluarga yang berbesanan. Kejadian seperti ini seringkali terjadi, karena hubungan antara besan memang tidak mudah dan dapat menimbulkan ketegangan dalam kedua keluarga. Apa yang harus Anda lakukan untuk menghindari semua ini?

  • Toleransi

  • Sudah sepatutnya Anda memelihara toleransi terhadap besan. Janganlah memasukkan ke dalam hati segala yang Anda lihat dan pikirkan, kemungkinan mereka tidak bermaksud buruk seperti bayangan Anda. Berlapanglah dada dan jangan memasukkan dalam hati semua tingkah pola mereka. Ingatlah pada anak mantu Anda, dan bayangkan bagaimana orangtua yang membesarkannya sehingga menjadi anak yang bertanggung jawab terhadap hidup Anak Anda kini.

  • Kasih sayang

  • Anda menyayangi anak Anda dan tidak berharap ada keretakan dalam rumah tangga mereka gara-gara ketidak cocokan Anda dan besan kan? Karena itu hindari bentrokan, demi anak-anak Anda. Jika merasakan suatu ganjalan, cepat-cepatlah menyingkirkannya dengan selalu mengingat pada anak-anak.

  • Sopan santun

  • Sebagai orang dewasa, Anda tentu ingin menjaga sopan santun dan tata krama dalam keluarga besar Anda. Jika ada sesuatu yang menyinggung hati dan perasaan Anda, lupakanlah itu dan anggap saja ia sebagai manusia yang juga mempunyai kelemahan dan kekhilafan. Jika Anda sendiri berbuat salah, tentu Anda ingin dimaafkan juga kan? Janganlah selalu mengungkit-ungkit dan memperbesar masalah, hingga menyimpan rasa kesal dalam hati setiap melihat besan Anda.

  • Advertisement
  • Pupuk perasaan positif

  • Bila Anda melihat suatu kebaikan dari pihak besan, betapa pun kecilnya, fokuslah pada kebaikan itu. Pupuklah perasaan positif terhadap mereka dan singkirkan perasaan negatif. Dengan demikian, Anda akan mampu benar-benar menyukai mereka dan tidak memperbesar kesalahan kecil mereka. Jika Anda melihat kasih mereka terhadap anak Anda, pupuklah rasa terima kasih dan syukur Anda sehingga Anda pun akan menunjukkan perasaan serupa terhadap menantu Anda.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

Karakter calon besan ternyata tidak sesuai yang Anda harapkan. Bagaimanakah sebaiknya bersikap?

Menjaga hubungan antara keluarga besar tidaklah mudah. Namun demi sopan santun dan tata krama, lakukan hal ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr