Alasan mengapa anak-anak Anda sebaiknya tidak melewatkan vaksinasi MR

Mari sukseskan pemberian vaksinasi MR demi masa depan bangsa yang lebih sehat.

1,226 views   |   3 shares
  • Kesehatan adalah harta yang paling berharga. Karenanya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit jauh lebih penting daripada mengobati. Beginilah pola pikir yang seharusnya tertanam dalam setiap benar orangtua yang menyayangi anak.

  • Cara efektif untuk mencegah penyakit menjangkiti Anda sekeluarga adalah melalui vaksinasi. Ini bertujuan memberikan masukan kepada sistem kekebalan tubuh kita untuk membangun pertahanan terhadap berbagai penyakit berbahaya dan mengancam jiwa, tanpa perlu membuat kita terkena penyakit tersebut sebelumnya.

  • Indonesia yang beriklim tropis, sederet penyakit mudah sekali berkembang dan menular. Hal ini menimbulkan kecemasan tersendiri. Apalagi, belum semua vaksin penyakit-penyakit ini bisa diperoleh dengan harga murah atau disubsidi pemerintah. Untunglah, perlahan namun pasti pemerintah mulai mengupayakan pengadaan vaksin-vaksin baru yang selama ini harus dibeli dengan harga mahal di fasilitas kesehatan tertentu.

  • Tahun ini pemerintah memperkenalkan vaksin MR sebagai program vaksinasi nasional. Vaksin ini ditujukan untuk mencegah dua penyakit, yaitu campak (measles) dan campak Jerman (rubella). Sebelumnya telah beredar vaksin serupa yaitu MMR yang selain mengatasi campak dan campak Jerman, juga mencegah penyakit gondongan (mumps). Namun, sejak tahun 2013, vaksin MMR menjadi sangat langka dan sangat sulit didapatkan di Indonesia. Sebagai alternatif, dibuatlah vaksin MR untuk melengkapi vaksin campak yang telah menjadi salah satu vaksin dasar subsidi pemerintah.

  • Mengapa ada penambahan vaksin rubella ini dalam vaksin dasar? Alasan utama adalah betapa berbahayanya rubella bagi perkembangan bayi dan anak. Meskipun rubella adalah penyakit yang akan hilang dan sembuh dengan sendirinya, ibu hamil yang terjangkit rubella berisiko tinggi melahirkan anak yang mengalami kecacatan Congenital Rubella Syndrome. Sindrom ini mengakibatkan anak mengalami kebocoran jantung, gangguan pendengaran, keterlambatan motorik, dan mikrosefali. Salah satu kisah anak penderita sindrom ini adalah Ubii, putri dari Grace Melia yang terinfeksi virus rubella di masa kehamilannya. Grace kemudian menjadi pionir dan pendiri komunitas Rumah Ramah Rubella untuk menggalakkan kewaspadaan dan kesadaran akan pentingnya pencegahan terhadap penyakit rubella ini.

  • Advertisement
  • Program vaksinasi MR nasional ini akan dimulai tahun 2017, khusus di Pulau Jawa terlebih dahulu dan disusul daerah pada tahun 2018 mendatang. Vaksin ini akan diberikan mulai dari bayi usia 9 bulan hingga remaja usia 15 tahun. Pembagiannya dimulai di bulan Agustus dan September 2017. Vaksinasi ini akan diberikan melalui lembaga-lembaga pendidikan formal dan fasilitas-fasilitas kesehatan, tanpa dipungut biaya alias gratis!

  • Nah, beberapa informasi terkait vaksinasi MR berikut ini mungkin dapat memperkuat alasan Anda untuk tidak melewatkannya bagi si buah hati.

  • 1. Vaksin MR aman dan halal

  • Sempat beredar isu bahwa vaksin MR memiliki potensi efek samping autisme pada anak. Kemudian, keraguan akan aspek kehalalan pun turut menyeruak. Dikutip dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin MR ini diproduksi di dalam negeri dan telah melalui proses sedemikian rupa yang memenuhi standar yang berlaku, termasuk uji keamanan yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tahun 2016 pun telah mengeluarkan fatwa untuk memperbolehkan vaksin dan malah mewajibkannya jika menyangkut keselamatan jiwa.

  • 2. Mengapa tidak memasukkan vaksin gondongan dalam program vaksin nasional?

  • Sementara ini, campak dan rubella menjadi prioritas utama dalam program vaksinasi karena tingkat bahaya yang jauh lebih fatal bagi kesehatan ketimbang gondongan. Selain itu, biaya pembuatan vaksin gondongan masih tergolong lebih tinggi, sehingga ada prioritas untuk merancang vaksin MR bersubsidi ini terlebih dahulu. Namun, apabila Anda memiliki dana lebih, tidak ada salahnya mencari vaksin MMR sebagai pelengkap vaksin MR, terutama jika Anda sekeluarga memiliki rencana untuk berwisata atau pergi ke luar daerah maupun luar negeri.

  • 3. Apa yang harus dipersiapkan untuk vaksinasi MR nasional?

  • Pastikan anak-anak Anda telah terdaftar sebagai peserta vaksinasi, baik di sekolah maupun fasilitas kesehatan. Pendataan akan dilakukan terlebih dahulu dan berikanlah informasi selengkap mungkin, termasuk riwayat kesehatan anak jika mengidap penyakit tertentu. Nantinya, tenaga kesehatan akan menentukan apakah anak dapat mengikuti vaksinasi saat itu apabila dalam kondisi tidak fit. Di hari vaksinasi, pastikan anak telah makan sebelumnya. Bersiaplah pula akan kemungkinan terjadinya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti demam ringan, rasa sakit atau bengkak di lokasi penyuntikan, dan rewel. Apabila anak mengalami demam tinggi, kejang, dan pembengkakan serius pasca-vaksinasi, segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

  • Advertisement
  • Pemerintah menargetkan program vaksinasi MR nasional ini mampu menjangkau setidaknya 95 persen target vaksinasi. Harapannya, akan terbentuk kekebalan komunitas (herd community) yang turut melindungi orang-orang dewasa lain, terutama para ibu hamil, dari serangan penyakit campak dan rubella.

  • Pemerintah pun sedang merancang dua vaksin lainnya untuk diluncurkan dalam program nasional, yaitu Japanese encephalitis(JE) dan pnemokokus. Mari bersama kita sukseskan upaya peningkatan kesehatan negara demi masa depan yang lebih baik, termasuk masa depan anak-anak kita tersayang.

Bantu kami menyebarkan

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Alasan mengapa anak-anak Anda sebaiknya tidak melewatkan vaksinasi MR

Mari sukseskan pemberian vaksinasi MR demi masa depan bangsa yang lebih sehat.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr