Pentingnya Waktu Pribadi

Waktu pribadi adalah hak pikiran kita yang tidak seharusnya diabaikan. Seperti kita menjaga agar tubuh kita tidak jatuh sakit dengan beristirahat cukup,kita pun harus melakukan hal yang sama terhadap pikiran kita.

1,755 views   |   7 shares
  • Ada anggapan yang sedikit tidak tepat bahwa ketika seseorang sudah menikah maka dia tidak lagi berhak untuk memiliki waktu bagi dirinya sendiri, bahwa semua waktunya adalah milik bersama, dia dan pasangannya dan anak-anak jika sudah ada. Memang benar setelah menikah kita tidak lagi bisa menjadi sebebas sebelum kita menikah. Tetapi itu bukan berarti kita sama sekali tidak berhak untuk memiliki waktu pribadi. Saya melihat fenomena itu terjadi pada beberapa teman saya, terutama mereka yang sudah memiliki anak. Menurut mereka adalah mustahil untuk memiliki waktu pribadi dimana mereka bisa melakukan apa yang ingin mereka lakukan untuk diri mereka sendiri. Padahal jika mereka tahu, apa yang mereka sebut mustahil itu sesungguhnya adalah hal yang cukup penting , yang bisa menjadi salah satu cara menjaga keharmonisan rumah tangga. Pikiran yang lelah akan membuat seseorang menjadi mudah marah, mudah tertekan, dengan kata lain emosinya tidak stabil, dan jika berkepanjangan hal itu tidaklah baik untuk keharmonisan rumah tangga.

  • Ibarat mesin, jika digunakan terus menerus tanpa istirahat akan menjadi aus, dan pada akhirnya rusak. Meskipun bisa diperbaiki, tetapi mesin itu tidak akan berfungsi semaksimal ketika sebelum menjadi rusak. Begitu juga dengan badan dan pikiran kita. Badan kita mendapatkan haknya untuk beristirahat ketika kita tidur, tetapi bagaimana dengan pikiran kita? Tidakkah pikiran kita juga berhak mendapatkan istirahat setelah seharian bekerja sama kerasnya dengan badan kita? Seorang kenalan saya pernah bercerita bahwa dengan 3 orang anak yang masih kecil maka setiap hari sejak pagi dia bangun sampai malam dia berbaring tidur, hampir bisa dikatakan tidak ada jeda sama sekali untuk melakukan sesuatu bagi dirinya sendiri. Bahkan ketika dia bersiap tidur pun, pikiran dia masih bekerja, memikirkan apa yang akan dia siapkan untuk sarapan keluarganya besok pagi, tentang anak-anaknya, tentang suaminya, dan tentang ribuan hal lain. Itu dia lakukan selama 7 hari dalam seminggu. Dan entah mengapa saya tidak heran ketika suatu hari dia mengeluh kepada saya bahwa dia merasa sangat lelah dan terbebani, dan bagaimana sekarang daya ingatnya berkurang jauh.

  • Waktu pribadi adalah saat dimana pikiran kita beristirahat. Ibarat ponsel, itu adalah saat kita mengisi kembali baterei pikiran kita. Mungkin memang mustahil bagi para ibu rumah tangga, terutama yang masih memiliki balita, untuk mempunyai sehari penuh sebagai waktu pribadinya. Tetapi saya yakin beberapa menit dalam sehari tentu bisa diusahakan. Tidaklah harus melakukan hal yang membutuhkan banyak waktu untuk mengisi waktu pribadi Anda. Itu bisa saja adalah momen-momen sederhana yang bahkan bisa Anda dapatkan setiap harinya. Sebagai contoh, memiliki 10-15 menit setiap pagi sebelum memulai semua rutinitas Anda. Yang Anda butuhkan hanya bangun lebih pagi, lalu milikilah 10-15 menit waktu pribadi Anda. Lakukan hal yang ingin anda lakukan untuk diri Anda sendiri. Dengan kata lain manjakan diri Anda selama waktu singkat itu. Mustahil? Iya kalau hal yang ingin Anda lakukan adalah hal yang rumit. Tapi sangat tidak mustahil jika itu hanyalah duduk dengan segelas coklat hangat, atau minuman lain kesukaan Anda di dapur yang tenang, dan memiliki saat teduh Anda sendiri. Memiliki saat dimana Anda bisa menata pikiran Anda. Memiliki momen dimana Anda bisa melihat hal-hal baik dalam diri dan kehidupan Anda dan mensyukuri apa yang Anda miliki. Saya yakin itu akan membuat pikiran Anda lebih segar , dan Anda pun akan menjalani hari Anda dengan lebih bersemangat.

  • Advertisement
  • Bisa juga Anda mengambil waktu pribadi Anda di malam hari. Ketika semua sudah beres, anak-anak Anda sudah terlelap. Seorang teman saya membagikan pada saya bahwa momen pribadinya adalah malam hari ketika semua penghuni rumah sudah terlelap, maka dia akan menggunakan 20-30 menit sebelum dia sendiri terlelap untuk merajut. Bagi dia, ketika merajut tanpa memikirkan apa pun, baik itu tentang anak-anaknya, kecemasan atau masalah, hanya merajut saja, adalah momen dimana dia mengistirahatkan dan mengisi kembali tenaga pikirannya. Mungkin bagi beberapa orang, bermain musik adalah saat yang paling pas untuk menenangkan pikiran. Maka jika Anda memiliki alat musik di rumah, luangkan 10-15 menit sehari untuk sekedar bermain musik. Ada juga yang merasa bahwa saat yang paling membuat rileks adalah membuat kue. Lakukanlah ! Beberapa teman saya meluangkan 15-20 menit waktu mereka di pagi hari untuk jalan pagi keliling komplek rumah mereka. Bagi mereka , menghirup udara pagi sungguh menyegarkan pikiran. Saya pribadi lebih suka menikmati musik sebagai hal yang saya lakukan untuk momen pribadi saya. Bagi saya, mendengar musik kesukaan saya tanpa memikirkan apa pun, hanya menikmati musik, adalah saat terbaik untuk mengistirahatkan pikiran saya. Itu saat dimana saya menyegarkan pikiran saya, mempersiapkannya untuk hari saya.

  • Setiap dari kita memiliki kriteria yang berbeda tentang hal yang ingin dilakukan di waktu pribadi kita. Tidak masalah. Yang terpenting adalah untuk selalu ingat meluangkan waktu melakukan hal itu. Waktu pribadi adalah hak pikiran kita yang tidak seharusnya diabaikan. Seperti kita menjaga agar tubuh kita tidak jatuh sakit dengan beristirahat cukup, kita pun harus melakukan hal yang sama terhadap pikiran kita. Tidaklah baik untuk terus berlari, terkadang kita perlu istirahat, mengambil nafas dan kembali berlari, bahkan lebih kencang dari sebelumnya. Waktu pribadi adalah saat dimana kita berhenti sejenak, mengambil nafas, agar kita siap untuk “berlari” kembali menjalani kehidupan kita.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

It is my sincere desire and hope that my writing will positively influence readers, and help them be better and happier.

Pentingnya Waktu Pribadi

Waktu pribadi adalah hak pikiran kita yang tidak seharusnya diabaikan. Seperti kita menjaga agar tubuh kita tidak jatuh sakit dengan beristirahat cukup,kita pun harus melakukan hal yang sama terhadap pikiran kita.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr