Orangtua jatuh sakit. Apa yang semestinya saya lakukan sebagai anak perempuan?

Ibunda yang mengurus kita sejak lahir hingga dewasa kini harus terbaring tak berdaya di rumah sakit. Apa yang semestinya dilakukan?

2,144 views   |   13 shares
  • Adalah hal tidak mudah, bagi siapapun, untuk menerima keadaan tatkala orangtua tercinta jatuh sakit. Berbagai macam cara pasti akan dilakukan untuk mengupayakan kesembuhannya, terlebih lagi jika Anda adalah anak perempuan satu-satunya, kesembuhan orangtua seakan-akan menjadi PR besar yang harus Anda perjuangkan apapun resikonya.

  • Mengetahui orangtua jatuh sakit emosi pertama yang muncul biasanya adalah kaget, marah, panik dan tentunya sedih. Apalagi jika Anda sudah menikah dan jauh dari keluarga di kampung halaman, maka rasa tidak tega dan kangen kepada orangtua akan semakin memuncak dan berharap bisa segera pulang untuk menemani dan merawatnya.

  • Sebagai seorang anak perasaan-perasaan semacam ini adalah normal. Namun, sebagai pribadi yang telah tumbuh dewasa, Anda perlu berpikir tenang dan menyikapi setiap kesulitan dengan penuh kesabaran.

  • Lantas, sebagai anak bagaimana sebaiknya Anda menyikapi kondisi semacam ini? Apa yang harus dilakukan sehingga kasih sayang kepada orangtua dan kepada keluarga di rumah tetap bisa Anda bagikan secara adil? Ada banyak cara bisa Anda lakukan, beberapa tips berikut semoga dapat membantu.

  • 1. Prioritaskan terlebih dahulu kewajiban sebagai istri dan juga ibu

  • Terdengar egois, tapi ini adalah tugas dan tanggung jawab terbesar Anda. Sebagai seorang istri dan juga ibu akan sangat merepotkan jika kebutuhan keluarga di rumah sampai terbengkalai karena Anda harus menjaga orangtua yang sedang sakit. Meskipun di rumah Anda memiliki asisten rumahtangga, tanggung jawab utama seorang ibu dan juga istri sebaiknya tidak diabaikan.

  • 2. Selesaikan urusan pekerjaan di kantor

  • Jika Anda seorang karyawan sebaiknya atur jadwal sedemikian rupa agar tanggung jawab merawat orangtua tidak berbenturan dengan tugas-tugas yang harus diselesaikan di tempat kerja. Sebelum menjaga dan merawat orangtua pastikan semua urusan sudah beres, jangan sampai fisik Anda berada dekat dengan orangtua, tapi pikiran melayang tidak karuan mengurusi pekerjaan-pekerjaan yang belum terselesaikan.

  • 3. Sementara waktu mintalah bantuan dari anggota keluarga terdekat untuk menemani orangtua

  • Anda sebaiknya tidak memaksakan diri untuk merawat orangtua jika nyatanya tanggung jawab utama belum Anda selesaikan. Jelaskan secara perlahan kepada orangtua Anda mengenai kondisi Anda saat ini. Jika memungkinkan, sementara waktu mintalah bantuan dari anggota keluarga terdekat untuk menemaninya, hingga Anda memiliki cukup waktu untuk menemaninya kembali

  • Advertisement
  • 4. Tunjukan emosi positif

  • Menghadapi orang yang sedang sakit butuh kesabaran. Jika Anda tidak sabar, tidak fokus, dan cenderung sensitif hal tersebut justru dapat menimbulkan persoalan baru. Dalam situasi sulit semacam ini cobalah untuk tetap tenang dan tunjukkan emosi positif, jadilah penuh percaya diri, tetap ceria dan bersemangat, sehingga orang-orang di sekitar Anda dapat terhibur.

  • 5. Doa tulus seorang anak adalah obat mujarab bagi kesembuhan orangtua

  • Sebagai orang beriman Anda tidak boleh mengabaikan kekuatan doa. Sadari, kesembuhan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, tanpa kasih karunia-Nya upaya mencari kesembuhan hanya akan menjadi pekerjaan yang sia-sia. Dalam situasi semacam ini berdoalah dengan tulus, mintalah petunjuk kepada-Nya dan pasrahkan segala hal yang akan terjadi menurut kehendak-Nya.

  • Orangtua jatuh sakit memang merepotkan, tidak hanya itu tenaga dan pikiran Anda akan terkuras habis demi mengupayakan kesembuhannya. Namun, sadari bahwa pengorbanan yang Anda lakukan demi kesembuhan orangtua tidak sebanding dengan apa yang orangtua telah berikan kepada Anda.

  • Tidak ada pencapaian paling memuasakan dibanding melihat senyum orangtua dihari tuanya. Sebagai seorang anak setiap dari Anda patut bersyukur, sebab melalui segala jerih payah dan pengorbanan orangtua, maka Anda bisa hidup hingga sekarang.

  • Kasihilah selalu orangtua Anda dan nikmati sebanyak mungkin waktu kebersamaan bersamanya. Sadari, bahwa hari itu akan segera tiba, hari dimana perpisahan akan menjadi saat-saat paling memilukan dalam kehidupan Anda. Namun, dengan upaya yang telah Anda lakukan, Anda boleh tetap merasa bahagia karena telah menunjukkan bakti Anda dengan sebaik mungkin.

Bantu kami menyebarkan

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Orangtua jatuh sakit. Apa yang semestinya saya lakukan sebagai anak perempuan?

Ibunda yang mengurus kita sejak lahir hingga dewasa kini harus terbaring tak berdaya di rumah sakit. Apa yang semestinya dilakukan?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr