Kenali tanda-tanda depresi dan cegah potensi bunuh diri

Masih ada harapan. Masalah depresi bahkan yang sudah pada tingkat keinginan bunuh diri masih dapat dikenali dan dicegah.

612 views   |   8 shares
  • Beberapa waktu lalu, mungkin juga masih lekat dalam ingatan kita semua, kita dikagetkan dengan peristiwa bunuh diri yang dialami vokalis group band metal yang sangat tersohor, Chester Bennington dari Linkin Park. Tidak berapa lama setelah kejadian itu, kita dikejutkan lagi dengan apa yang terjadi di Bandung, ketika dua saudari kakak-beradik mengakhiri hidupnya secara tragis dengan melompat dari lantai 5 gedung apartemen tempat keduanya tinggal.

  • Sebagai manusia, kita semua rentan mengalami masalah kehidupan yang berpotensi menimbulkan depresi dan bahkan depresi membawa kita sampai tercetus keinginan untuk bunuh diri. Berbagai problema itu berakar pada misalnya masalah: kekecewaan, kehilangan orang yang dicintai, putus cinta bahkan bercerai, masalah ekonomi, sakit, masalah kejiwaan karena keturunan, dipecat dari pekerjaan, kurang percaya diri, korban bullying dan sebagainya. Satu hal yang masih memberi kita harapan adalah masalah depresi bahkan pada tingkat keinginan bunuh diri masih dapat dikenali dan dicegah.

  • Apa yang dapat Anda lakukan bila salah seorang yang Anda kenal atau Anda sendiri mengalaminya?

  • 1. Kenali tanda-tandanya

  • The American Association of Suicidology merumuskan tanda-tanda depresi yang menjurus pada bunuh diri dengan singkatan IS PATH WARM, yaitu:

  • I - Ideation (suicidal thoughts)

  • Gagasan atau rencana bunuh diri. Kebanyakan rencana itu gagal atau lebih dulu diketahui oleh orang lain sehingga dapat dicegah. Sebuah studi di Finlandia menunjukkan bahwa 23% dari mereka berakhir dengan bunuh diri.

  • S - Substance Abuse

  • Penggunaan satu atau lebih jenis obat psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan atau kecacatan tubuh.

  • P - Purposelessness

  • Kondisi di mana seseorang telah kehilangan tujuan dan makna hidupnya, melakukan kegiatan tanpa arah atau bahkan tidak melakukan apa-apa sama sekali.

  • A - Anxiety

  • Cemas dan khawatir setiap hal kecil yang terjadi pada dirinya dan sekitarnya. Semua ini akan membuatnya tidak bisa tidur atau berbicara sendiri untuk mengungkapkan kecemasannya.

  • Advertisement
  • T - Trapped

  • Perasaan menemui jalan buntu, tidak tahu ke mana harus pergi dan apa pun yang dilakukan tidak akan membawa hasil.

  • H - Hopelessness/Helplessness

  • Seseorang yang telah kehilangan harapan untuk mendapatkan bantuan dari siapa pun. Atau menolak bantuan yang ditawarkan orang lain karena dia tidak percaya akan berhasil. Sering berkata, 'Saya tidak mau hidup lagi', 'Tidak ada gunanya saya hidup', Saya tidak diperlukan lagi'.

  • W - Withdrawal

  • Mulai menyingkir dari pergaulan, cenderung mengurung diri dan menghindari hubungan sosial dengan teman bahkan orang-orang terdekat.

  • A - Anger

  • Tanpa sebab musabab menjadi marah dan emosi bahkan untuk hal-hal yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dirinya.

  • R - Recklessness

  • Tidak khawatir atau peduli terhadap bahaya. Kadangkala mereka memberikan barang-barang miliknya yang berharga begitu saja seakan barang tersebut tidak ada nilainya.

  • M - Mood changes

  • Terjadinya perubahan moodsecara tiba-tiba. Mendadak bisa tertawa kemudian marah lalu menangis. Semua ini terjadi dalam waktu singkat

  • 2.Bagaimana mencegahnya?

  • Bila Anda mengetahui bahwa seseorang telah berbicara tentang bunuh diri atau merencanakan bunuh diri, lakukan langkah-langkah di bawah ini:

  •  Jangan meninggalkan dia seorang diri. Mintalah bantuan teman dan sanak saudara untuk menjaganya.

  •  Pindahkan semua benda-benda tajam yang bisa digunakan untuk melukai dirinya.

  •  Jika orang tersebut sedang dalam perawatan, segera hubungi dokter untuk mendapatkan nasihat apa yang perlu dilakukan. Jika belum, segera dibawa ke ahlinya untuk mendapatkan pertolongan.

  •  Usahakan untuk menenangkannya sebisa mungkin.

  • Penyakit jiwa dan depresi harus dianggap sebagai penyakit biasa seperti halnya sakit tubuh jasmani lainnya. Jika Anda atau sanak keluarga Anda mengalami masalah ini, tidak perlu merasa malu. Sudah banyak ahli jiwa dan tersedianya obat-obatan untuk menyembuhkannya.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Kenali tanda-tanda depresi dan cegah potensi bunuh diri

Masih ada harapan. Masalah depresi bahkan yang sudah pada tingkat keinginan bunuh diri masih dapat dikenali dan dicegah.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr