3 Arahan yang Baik untuk Putri Kita Ketika Mulai Berkencan

Hari ini adalah hari yang indah. Dengan kehadiran seorang gadis kecil dan segala pemikiran akan mimpi-mimpi yang mungkin dia miliki di kehidupannya, Anda pasti akan merasa emosional dan terharu.

8,113 views   |   shares
  • Hari ini adalah hari yang indah. Dengan kehadiran seorang gadis kecil dan segala pemikiran akan mimpi-mimpi yang mungkin dia miliki di kehidupannya, Anda pasti akan merasa emosional dan terharu. Banyak orang tua dengan aspirasi untuk putri mereka yang kemudian dapat berubah menjadi suatu ketakutan yang besar. Orang tua akan merasa khawatir bila putri mereka menyalahgunakan tubuh mereka yang dapat 'menciptakan' kehidupan sebelum mereka menikah. Bagaimana kita dapat meyakinkan putri kita agar mereka dapat menunggu untuk memiliki hubungan intim dengan lawan jenis sebelum mereka menikah?

  • Hal ini merupakan topik yang sulit bagi orang tua untuk mengajarkan putri mereka, namun ada beberapa cara di mana orangtua dapat mendorong putri mereka untuk bersabar menunggu.

  • 1. Komunikasi

  • Gadis remaja adalah sosok yang senang untuk diajak berbicara. Sebagai orang tua Anda dapat mengambil keuntungan dari kesempatan ini dengan mengajak mereka untuk berbicara. Hal ini tidaklah perlu menjadi masalah besar yang harus berjam-jam lamanya untuk membahas topik ini di setiap waktunya. Namun, Anda harus menjadi konsisten. Mulailah pada usia muda (sekitar usia 11-12 tahun) dan ajarkan prinsip-prinsip yang benar dari hubungan yang tepat dengan lawan jenis. Lanjutkan untuk terus berdiskusi mengenai topik ini seiring dengan pertambahan usia putri Anda. Ajarkan kepadanya tentang pentingnya menunggu sampai dia menikah untuk memiliki hubungan intim dengan pasangannya kelak. Jika putri Anda telah beranjak dewasa, hal ini belumlah terlambat. Katakan kepada putri Anda bahwa Anda mengasihinya. Anda menginginkan yang terbaik untuknya, jadi jelaskan bagaimana perasaan Anda tanpa harus menyerangnya secara pribadi. Berikan tantangan kepadanya untuk menjaga dirinya tetap murni. Ingatkan dia betapa berharga dirinya, dan bagaimana membantu menghormati diri mereka akan menjaga rasa harga diri mereka. Komunikasi adalah penting.

  • 2. Memberikan teladan yang baik

  • Kebanyakan orang mengetahui tentang seseorang telah mengambil jalan yang salah dan telah hidup dengan konsekuensi akan pilihannya tersebut. Dalam keluarga saya sendiri, ada beberapa contoh remaja putri yang telah memilih untuk menunggu sampai menikah, ada pula dari mereka yang melanggarnya. Ajarkan kepada putri Anda dalam berbagai tingkat kebahagiaan dan kepuasaan dalam kehidupan dari semua wanita ini. Wanita yang manakah yang benar-benar merasa bahagia? Dan wanita manakah yang tidak bahagia karena pilihan yang telah mereka ambil?

  • Advertisement
  • Saya bertanya kepada putri saya sendiri (yang adalah anak bungsu dari 4 bersaudara) bagaimana dia yakin untuk menjaga dirinya tetap murni sampai dia menikah. Dia mengejutkan saya dengan mengatakan bahwa medialah yang membuatnya percaya. Dia telah menyaksikan sebuah film yang menunjukkan bagaimana anak laki-laki akan mengambil keuntungan dari anak perempuan; menjanjikan bahwa dunia ini hanya milik mereka berdua; dan kemudian mengamati konsekuensi dari pilihan mereka. Dari pengalaman di sekolah menengah pertama, dia melihat bagaimana anak laki-laki memperlakukan anak perempuan dengan tidak baik setelah mereka memberikan apa yang anak laki-laki minta untuk mereka lakukan. Hal tersebut sudah cukup untuk meyakinkan putri saya agar tidak terlibat dengan tindakan-tindakan tidak senonoh dengan anak laki-laki. Anda dapat menemukan contoh-contoh dan teladan dari film atau sebuah tayangan yang dapat Anda saksikan bersama putri Anda. Dengan melihat secara visual contoh dari cerita-cerita remaja putri lainnya, Anda dapat mengajarkan putri Anda untuk mengingat hal-hal yang penting bagi diri mereka.

  • 3. Tetap menjaga aturan berkencan secara konsisten

  • Seiring dengan pertumbuhan putri Anda, berkencan dengan lawan jenis pasti akan selalu menjadi topik diskusi yang menarik untuk dibicarakan. Pertahankan aturan-aturan Anda akan berkencan sembari membantu putri Anda untuk memahami bahwa usia yang tepat untuk mulai berkencan adalah ketika menginjak usia 16 tahun. Dan juga disarankan agar para remaja pergi berkencan secara berkelompok. Pergi berdua hanya dengan pasangan bukanlah suatu hal yang disarankan untuk remaja hingga paling tidak berusia 18 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa pemuda yang mulai berkencan di bawah usia 16 tahun, terutama ketika berkencan hanya berdua dengan pasangannya, akan lebih memungkinkan bagi mereka untuk menemukan dirinya berada di dalam situasi yang tidak dapat mereka kendalikan. Tidak hanya godaan yang besar, namun tingkat kematangan untuk hubungan antara pria dan wanita dalam berkencan akan jauh lebih baik pada usia yang lebih dewasa. Dalam jajak pendapat yang sebagian besar dilakukan oleh remaja muda, mereka sepakat menyatakan bahwa kencan di bawah usia 16 tahun adalah sia-sia karena dalam tingkat kematangan yang belum tersedia pada kedua belah pihak. Usia ideal untuk mulai berkencan adalah pada usia 16 tahun atau lebih.

  • Peraturan keluarga harus didiskusikan untuk menetapkan batas aturan jam malam. Orang tua harus bertemu dengan teman kencan putri mereka dan memberitahu dengan jelas apa yang mereka harapkan dari teman kencan putri mereka. Jika Anda telah memulai berbicara mengenai hal ini semenjak putri Anda menginjak usia 11 tahun, maka pengalaman kencan pertama putri Anda ini tidak akan terlalu menyakitkan. Rasa kepercayaan telah dibangun untuk memulai kencan pertama putri Anda. Menetapkan standar sejak dini memungkinkan putri Anda untuk belajar perilaku yang sesuai yang akan membantu di kemudian hari sebagai seorang dewasa muda.

  • Advertisement
  • Waktu untuk bersosialisasi dan berkencan seharusnya menjadi sesuatu yang menarik dan membahagiakan. Diajarkan melalui ahklak yang murni dan prinsip-prinsip serta menunjukkan teladan yang baik, maka remaja putri di keluarga kita akan belajar untuk menghargai waktu untuk menunggu sampai mereka menemukan pasangan yang tepat yang mereka cintai dan kebahagiaan akan dinikmati.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "3 ways to empower your daughter when dating" karya Valerie Steimle.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Valerie Steimle is the mother of nine children who lives happily on the Gulf Coast of Alabama. She is the author of five books, all about strengthening the family, including "Thoughts from the Heart." Email: valeriesteimle@yahoo.com

3 Arahan yang Baik untuk Putri Kita Ketika Mulai Berkencan

Hari ini adalah hari yang indah. Dengan kehadiran seorang gadis kecil dan segala pemikiran akan mimpi-mimpi yang mungkin dia miliki di kehidupannya, Anda pasti akan merasa emosional dan terharu.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr