Tidak puas dengan pasangan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan Anda. Apa yang harus dilakukan?

Jangan pernah melihat di mana pasangan Anda perlu berubah, tetapi lihatlah ke mana Anda harus berubah?

3,291 views   |   17 shares
  • Seandainya saya menikahi seseorang dan kemudian bertemu sosok lain yang lebih tampan, cantik atau lucu, apa yang harus saya lakukan? Bagaimana jika pasangan saat ini ternyata tidak bisa memenuhi kebutuhan saya? Jangan-jangan nanti saya dapat merasa tidak puas!

  • Sebelum memasuki tahap hubungan yang lebih serius, banyak pasangan yang juga memiliki kekhawatiran serupa. " Bagaimana jika pasangan saya nanti tidak mampu memenuhi kebutuhan saya? Saya membutuhkan suasana romantis serta kasih sayang dan pasangan saya tidak peduli dengan hal tersebut. Padahal saya membutuhkan seseorang yang mampu memberikan hal ini kepada saya."

  • Kira-kira apakah keinginan semacam ini berlebihan? Salahkah jika saya mengharapkan hal tersebut? Apakah aneh jika masing-masing pribadi mengharapkan bahwa pasangan hidup atau calon pasangan hidupnya harus selalu dan rajin memenuhi kebutuhan hidupnya?

  • Di dalam buku berjudul The Meaning of Marriage, Timothy Keller, mengatakan "Baik pria maupun wanita saat melihat pernikahan bukan sebagai cara menciptakan karakter dan komunitas, tapi sebagai cara untuk mencapai tujuan hidup pribadi. Mereka semua mencari pasangan yang akan memenuhi hasrat emosional, seksual dan spiritual mereka. Keinginan semacam ini menciptakan idealisme ekstrim yang pada gilirannya menyebabkan rasa pesimisme mendalam, bahwa menemukan seseorang yang tepat untuk dinikahi adalah sesuatu yang mustahil. Inilah alasan mengapa begitu banyak orang menunda untuk menikah. Mereka melihat banyak calon potensial yang tidak cukup baik."

  • Ketika kita memiliki harapan bahwa suami atau istri harus selalu memenuhi kebutuhan kita, maka kita telah memposisikan diri untuk kecewa. Sebab tidak ada seorang pun manusia yang dapat memuaskan manusia lain. Berharap bahwa pasangan hidup selalu mampu memenuhi kebutuhan kita adalah sebuah permintaan yang terlalu berlebihan kepada orang lain.

  • Harapan-harapan adalah pembunuh

  • Jika Anda menikah dan memiliki segudang harapan kepada pasangan, lalu ternyata ia tidak mampu memenuhi harapan-harapan tersebut maka Anda akan putus asa dan tidak bahagia. Harapan-harapan semacam ini adalah bahaya dan akan selalu mengecewakan. Namun semua hal tersebut dapat diatasi ketika Anda memiliki kesadaran-kesadaran di bawah ini:

  • 1. Pasangan hidup saya hanyalah manusia biasa, ia akan mengalami kegagalan dalam banyak hal.

  • Advertisement
  • 2. Saya sadar pasangan hidup saya tidak akan memenuhi keinginan saya.

  • 3. Bahwa pasangan saya tidak akan selalu berusaha untuk menyenangkan hati saya.

  • 4. Bahwa pasangan saya mungkin tidak selalu mengerti dan memahami keinginan saya.

  • 5. Bahwa pasangan saya mungkin tidak selalu menghargai apa yang saya harapkan.

  • 6. Bahwa pasangan saya mungkin tidak bisa mencintai seperti apa yang saya inginkan.

  • Jika pasangan Anda ternyata benar-benar dapat mewujudkan apa yang Anda harapkan, mencintai dan melayani Anda dengan sepenuh hati, maka bersyukurlah karena tidak setiap orang beruntung seperti itu.

  • Masalah demi masalah muncul karena kita terlalu mengharapkan banyak hal namun kemudian harapan-harapan tersebut tidak terpenuhi. Berikut ini beberapa harapan yang mungkin bisa Anda terapkan untuk diri sendiri:

  • 1. Saya harus bisa melayani pasangan dan mengabdikan hidup saya untuknya.

  • 2. Saya harus berusaha sebaik mungkin untuk menyenangkan pasangan saya.

  • 3. Saya harus mencoba dan berusaha untuk mendengarkan dan memahami pasangan saya.

  • 4. Saya harus berusaha untuk mengabdikan sepenuhnya hidup saya untuk kebahagiaan pasangan dan juga seluruh anggota keluarga.

  • 5. Saya harus berusaha memenuhi keinginannya sebaik mungkin.

  • 6. Saya harus berusaha untuk mencintai pasangan saya dengan sepenuh hati.

  • Saran

  • Sadari bahwa tidak ada seorangpun manusia yang sempurna hidup di dunia ini. Jangan pernah melihat di mana pasangan Anda perlu berubah, tetapi lihatlah ke mana Anda harus berubah? Jangan terlalu banyak berharap kepada pasangan Anda. Jika memiliki harapan-harapan untuk meningkatkan kualitas hubungan Anda, tujukan hal-hal tersebut untuk diri Anda sendiri.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Tidak puas dengan pasangan yang tidak dapat memenuhi kebutuhan Anda. Apa yang harus dilakukan?

Jangan pernah melihat di mana pasangan Anda perlu berubah, tetapi lihatlah ke mana Anda harus berubah?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr