Keluarga Anda Lebih Berharga dari Harta Karun

Sesudah seseorang memendam harta karun senilai 10 miliar rupiah penduduk di seluruh negeri berduyun-duyun mencarinya. Ternyata yang mereka temukan bahkan lebih berharga dari emas - mereka menemukan waktu bersama keluarga.

2,369 views   |   2 shares
  • Pernahkah Anda menemukan sesuatu yang berharga ketika pergi mendaki gunung bersama keluarga? Bagaimana dengan harta yang lebih dari emas senilai 10 miliar rupiah?

  • Jika Anda pergi mendaki gunung di Santa Fe, New Mexico, AS, Anda mungkin menemukannya. Seorang milioner AS, Forrest Fenn, memendam harta karun senilai 10 miliar rupiah dalam peti untuk mendorong orang lain pergi bersama keluarganya menikmati petualangan, dan mungkin harta karun dalam perjalanan itu.

  • Sesudah divonis dokter dengan kanker ganas sekitar tiga tahun lalu, Fenn memutuskan untuk mewariskan sebagian hartanya kepada seorang pencari harta karun yang beruntung. Fenn seorang Indiana Jones zaman modern, mempunyai hobi mengumpulkan barang antik dan benda-benda bersejarah. Dia ingin mewariskan semangat petualangannya ini kepada orang lain sesudah dia meninggal. Karena itu dia menyembunyikan sebuah peti berisi perhiasan, emas dan berlian. Pada bagian penutup buku kenangannya "The Thrill of the Chase," (Serunya Berburu) Fenn menuliskan sebuah sajak yang berisi sembilan petunjuk untuk membantu orang menemukan harta karun itu.

  • Sekarang Fenn sudah sembuh sepenuhnya dari kanker. Namun dia membiarkan harta karunnya di hutan karena dia senang melihat orang lain berburu emas. Sementara belum ada yang menemukan peti itu, banyak orang menulis kepadanya untuk memberitahu bahwa mereka menemukan sesuatu yang lebih berharga dalam perjalanan mereka.

  • "Harta yang sesungguhnya ialah membawa keluarga bersama," kata seorang yang mengajak ayahnya dalam perjalanan berburu emas ini. Meskipun para pencari harta ini tidak menemukan emas, waktu yang dilewatkan di luar bersama keluarga tidak ternilai harganya.

  • Dengan berakhirnya musim hujan, banyak kesempatan untuk bersenang-senang menikmati sinar matahari. Jika musim hujan sudah mengurung Anda di rumah, berikut ini beberapa alasan untuk mendorong Anda ke luar. Menurut statistik yang didapat oleh sebuah biro di Inggris, hanya 40% anak yang lebih suka bermain di luar daripada nonton TV sementara 72% orang tua lebih suka ke luar rumah. Inilah beberapa statistik menakutkan yang diperoleh dari penelitian yang sama.

    • Satu per tiga dari semua anak tidak tahu apa yang namanya bermain congklak.

    • Satu per empat dari semua anak tidak pernah berguling-guling dari atas bukit.

    • Satu dari tujuh orang tua merasa tidak cukup sehat untuk bermain bersama anaknya di luar.

    • Pada tahun 70an 90% anak berjalan kaki ke sekolah; sekarang tinggal 10%.

  • Advertisement
  • Membangun benteng-bentengan dan bermain petak umpet mengajarkan pemecahan persoalan dan kerja sama. Jika anak-anak Anda kehilangan semua ini gara-gara video game dan TV, sebagai orang tua Anda dapat membantu mereka dengan memberi prioritas pada kegiatan di luar rumah bersama keluarga.

  • Buatlah benteng-bentengan. Mainlah badminton. Berjalan-jalanlah. Mainlah semprot-semprotan air. Bersepedalah. Carilah harta karun. Apa pun yang Anda putuskan, lakukanlah kegiatan di luar. Walau Anda tidak menemukan 10 miliar rupiah dalam petualangan Anda di luar rumah, Anda dapat menemukan sesuatu yang bahkan lebih berharga - Kenangan yang luar biasa dan jalinan kuat dengan pasangan Anda dan anak-anak. Ini jauh lebih berharga daripada segala harta karun di dunia.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Irma Shalimar dari artikel asli "Man hides more than 1 million in treasure" karya Alysa Kleinman.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Alysa Kleinman is a journalism student at Brigham Young University and an intern at Deseret Digital Media.

Keluarga Anda Lebih Berharga dari Harta Karun

Sesudah seseorang memendam harta karun senilai 10 miliar rupiah penduduk di seluruh negeri berduyun-duyun mencarinya. Ternyata yang mereka temukan bahkan lebih berharga dari emas - mereka menemukan waktu bersama keluarga.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr