Bagaimana Menghadapi Pernikahan Kembali Orang Tua Anda

Kadang-kadang orang tua yang menikah kembali setelah bercerai atau kematian menjadi masalah buat anak-anak. Tetapi hal ini dapat diatasi kalau kita tahu caranya.

5,458 views   |   23 shares
  • Setelah ibu saya meninggal, ayah saya sangat berduka. Dia pernah duduk di makam ibu selama berjam-jam sekadar berbicara kepadanya. Sebagai anak, kami khawatir dia tidak pernah pulih kembali, dan karenanya, kami terkejut ketika dia memutuskan untuk menikah kembali tujuh bulan kemudian.

  • Pernikahan kembali orang tua, apakah karena perceraian atau kematian, berdampak penting kepada anak-anak. Berikut adalah beberapa saran bagaimana anak-anak dapat belajar menghadapi orang tua yang menikah kembali.

  • Lihatlah lewat perspektif orang tua

  • Ini mungkin sulit bagi anak-anak. Saya masih berduka atas kematian ibu saya sedangkan ayah nampak sudah pulih. Setelah saya memikirkan tentang itu beberapa saat, saya dapat memahami. Orang tua saya telah tinggal bersama selama 31 tahun dan mendadak segalanya diambil dari ayah. Dia kesepian dan sendirian, tanpa rekan atau teman terdekat. Dia rindu akan suatu hubungan, dan menemukannya pada isteri barunya.

  • Pahamilah bahwa itu adalah hidup orang tua Anda dan pilihannya

  • Dia tidak meminta ijin Anda, tetapi meminta dukungan Anda. Menjadi negatif mungkin tidak menghentikan suatu pernikahan, tetapi akan membangkitkan permusuhan antara Anda berdua. Penerimaan adalah bagian penting untuk melanjutkan hidup.

  • Jangan melihatnya sebagai pengganti

  • Pahamilah bahwa pasangan hidup orang tua Anda bukan pengganti ibu atau ayah Anda sesungguhnya. Dia adalah seseorang yang bersamanya orang tua Anda dapat menikmati sisa hidup mereka, dan seseorang yang dapat membantu orang tua Anda mendapatkan kebahagiaannya kembali. Pada mulanya, hal tersebut mungkin sulit untuk diterima. Saya merasa ayah saya sedang mencoba untuk mengganti ibu, tetapi sebenarnya tidak. Ibu saya adalah dan selalu akan menjadi ibu saya, tetapi ibu tiri juga baik.

  • Belajarlah untuk mengampuni dan jangan membandingkan

  • Melihat ayah bahagia dengan istri barunya adalah salah satu hal terberat yang harus dihadapi dalam pernikahannya kembali. Ibu saya sebelumnya sakit keras, dan saya tidak ingat dia begitu bahagia dengannya. Tetapi apa yang saya pelajari adalah pengampunan. Bukan salah ayah kalau ibu sakit. Saya harus mengampuninya dan isteri barunya untuk segala sesuatu yang saya kira telah mereka lakukan dan kemudian saya harus melupakan dan tidak pernah membandingkan pernikahan barunya dengan pernikahannya bersama ibu saya.

  • Ulurkan tangan persahabatan

  • Terimalah orang tua baru Anda dan lakukan sebisanya untuk membantunya merasa diterima dalam keluarga. Jangan memperlakukannya sebagai orang lain.

  • Advertisement
  • Jangan merasa cemburu atau bersalah

  • Anda tidak menghianati orang tua sejati Anda dengan mengasihi orang tua tiri. Ini adalah yang paling sulit buat saya. Pernikahan baru membawa juga keluarga baru. Seringkali saya menjadi cemburu ketika keluarga baru itu mengambil waktu ayah yang saya kira seharusnya untuk kami. Waspadalah terhadap rasa cemburu ini dan jangan membiarkannya mengendalikan pikiran Anda. Di sisi lain, jangan merasa bersalah untuk mengasihi orang tua tiri baru Anda. Ada lebih dari cukup kasih untuk keduanya.

  • Perlihatkan rasa hormat

  • Terimalah wewenang orang tua tiri baru Anda. Mereka sedang berusaha sebaik mungkin mengasihi Anda dengan mengambil peran sebagai orang tua.

  • Lihat sisi baiknya

  • Carilah kebaikan dalam orang tua tiri baru Anda. Kiat ini akan membantu Anda belajar mengasihi mereka.

  • Kompromi

  • Belajar untuk berkompromi. Kami harus belajar berbagi ayah sekarang, dan harus belajar membuatnya berhasil.

  • Beri Anda waktu

  • Jangan mengharapkan kasih segera. Kasih butuh waktu.

  • Pernikahan kembali orang tua dapat menjadi sebuah peristiwa yang penuh stres untuk siapa saja, tetapi dengan kerja sama, pernikahan kembali justru akan menjadi saat yang membahagiakan dan sebuah awal baru.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Effian Kadarusman dari artikel asli “How to deal with your parents remarriage” karya Tiffany Fletcher.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Tiffany Fletcher, author of "Mother Had a Secret: Learning to Love my Mother and her Multiple Personalities".

Situs: http://motherhadasecret.blogspot.com

Bagaimana Menghadapi Pernikahan Kembali Orang Tua Anda

Kadang-kadang orang tua yang menikah kembali setelah bercerai atau kematian menjadi masalah buat anak-anak. Tetapi hal ini dapat diatasi kalau kita tahu caranya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr