Sikap Ayah membuat kamu kesal? Mungkin ini maksud yang ada dibalik sikapnya

Ayah seringkali digambarkan sebagai sosok 'super hero', namun pada kenyataannya seringkali para ayah membuat anak-anaknya kesal. Dianggap 'gak asyik' dan tidak pengertian. Benarkah?

453 views   |   3 shares
  • Walau seringkali didaulat sebagai sosok pelindung dan pengayom keluarga terutama anak-anaknya. Tetapi tidak jarang yang dirasakan adalah sosok ayah yang mengesalkan, suka mengatur dan banyak hal lain yang membuat anak segan dan tidak menyukai ayahnya.

  • Apalagi sang Ayah kerap bekerja siang malam, kurang memiliki waktu berkualitas dengan anak dan sampai rumah sukanya hanya marah-marah. Nah, apakah benar seorang ayah itu adalah sosok yang 'gak asyik'? Apa sih arti di balik kemarahan mereka?

  • 1. Suka melarang

  • Hampir semua ayah suka melarang anaknya untuk melakukan ini dan itu. Misalnya; tidak boleh pergi nonton konser bersama teman-teman, tidak boleh pacaran sebelum lulus SMA, tidak boleh keluar malam sendiri, tidak boleh mengerjakan tugas kelompok di rumah teman dan berbagai larangan lainnya.

  • Mungkin ia tampak seperti ayah yang kaku dan 'gak asyik' karena terlalu mengekang kamu, tetapi ketahuilah bahwa ia melakukan semua itu bukan semata karena ingin membatasi kebebasan kamu. Ayah kamu tentu sangat khawatir dengan keselamatan-mu, karena baginya kamu sangat berharga.

  • 2. Sering menyuruh

  • Ayah biasanya juga sering menyuruh-nyuruh, misalnya meminta anak membantu ibu, menyuruh belajar, makan, mandi, menyuruh untuk beli sesuatu di warung dan lain sebagainya. Tidak peduli kamu sedang sibuk melakukan sesuatu, ia akan menyuruhmu dan perintahnya harus segera dituruti.

  • Ketahuilah, dia melakukannya tidak untuk kepentingannya sendiri. Sikapnya ini ditujukan untuk membentuk kedisiplinan dan kemandirian dalam dirimu.

  • 3. Banyak aturan

  • Seorang ayah juga seringkali memiliki aturan ini-itu bagi anak-anaknya. Misalnya, boleh bermain tetapi harus belajar terlebih dahulu, boleh keluar malam tetapi harus pulang sebelum jam 9 malam dan lain sebagainya.

  • Ayah membuat aturan untuk anak-anaknya, untuk mengajarkan sebuah tanggung jawab. Dengan rasa tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan, ia yakin anaknya dapat menjadi pribadi yang baik dan bijaksana

  • 4. Kadang pelit

  • Ayah juga seringkali tampil sebagai sosok yang pelit bagi anak-anaknya. Ketika anak meminta sesuatu, seorang ayah biasanya meminta anak untuk menunggu atau malah menolak keinginannya tersebut.

  • Sebenarnya bukan pelit, tapi ia hanya ingin kamu belajar bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan perlu ada usaha dan tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah.

  • 5. Bersikap dingin

  • Seringkali anak-anak lebih suka curhat dan terbuka pada ibunya dibanding dengan ayahnya. Karena ibu lebih santai dan tidak kaku, antusias dan lebih mengerti anak-anaknya. Sedangkan ayah, biasanya mereka bersikap lebih dingin dan terkesan tidak antusias, seringkali hanya mengangguk-angguk atau merespons perbincangan dengan kalimat-kalimat singkat dan padat.

  • Advertisement
  • Meskipun Ayahmu terlihat sangat kaku, tetapi ketahuilah dia sangat peduli denganmu dan mencermati setiap ucapan kamu. Mungkin responsnya tidak seperti yang kamu inginkan, tetapi kamu pasti tak tahu bahwa setiap saat dia selalu menanyakan kabar atau apa yang menjadi kebutuhanmu, lewat ibumu.

  • Ya, ia mungkin sosok yang sering membuatmu kesal karena sikapnya yang sering terlihat otoriter dan kaku. Namun ketahuilah bahwa alasan di balik sikap yang dilakukannya karena ia sangat mencintai anak-anaknya.

Luangkan waktu sejenak dan bagikan!

Ezra adalah seorang suami yang bekerja dalam bidang digital marketing di sebuah perusahaan asing. Dia menggemari olahraga, traveling, membaca, menonton film, teknologi dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Ikuti akun Twitternya di .

Sikap Ayah membuat kamu kesal? Mungkin ini maksud yang ada dibalik sikapnya

Ayah seringkali digambarkan sebagai sosok 'super hero', namun pada kenyataannya seringkali para ayah membuat anak-anaknya kesal. Dianggap 'gak asyik' dan tidak pengertian. Benarkah?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr