Eiits! Pahami dulu logika 'diskon plus' sebelum Anda memutuskan membeli suatu produk

Agar tidak menyesal dan merasa 'tertipu', jadilah pembeli kritis dengan memahami makna di balik 'diskon plus'.

576 views   |   3 shares
  • Berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan memang menyenangkan, apalagi jika terpampang tulisan Big Sale! Tidak jarang kita seketika tergoda untuk membeli sesuatu yang bahkan belum tentu dibutuhkan.

  • Nah, sebelum isi dompet menipis ada baiknya Anda berhati-hati ketika melihat label diskon yang terpampang. Pahami terlebih dahulu apa yang sebetulnya dimaksud diskon tersebut dan pertimbangkan baik-baik agar Anda tidak menyesal setelahnya.

  • Ya, kita sering melihat diskon-diskon yang menggiurkan. Apalagi jika ada tulisan "Diskon 50% + 20%", maka kita seringkali secara mudah akan langsung mengasumsikannya sebagai diskon 70%. Inilah yang perlu kita cermati, apakah betul diskon yang diberikan oleh pihak pengelola pusat perbelanjaan sebesar itu?

  • Kenyataannya konsep diskon plus sangat berbeda dengan apa yang kebanyakan orang bayangkan. Sebagai contoh sebuah sepatu bermerek diberi harga Rp 500.000, maka dengan diskon plus 50% + 20% harga akhir yang seharusnya adalah Rp 150.000,-. Di sinilah letak atau taktik dagang yang ingin diterapkan oleh pihak pengelola pusat perbelanjaan. Coba hitung kembali, maka nominal akhir dari diskon yang diberikan ternyata sangat jauh berbeda. Pertama-tama yang perlu dilakukan adalah menghitung harga awal mula barang, yaitu 50% dari 500.000 = Rp 250.000,-. Setelah itu hitung lagi 20% dari 250.00 = 50.000. Melalui metode hitung seperti ini baru bisa diketahui bahwa harga sesungguhnya Anda akan bayar dari sepatu tersebut (setelah dipotong diskon) adalah Rp 200.000,-

  • Dari contoh di atas terlihat ada selisih harga Rp 50.000,-. Memang kelihatannya tidak seberapa, tapi bayangkan jika dalam satu hari ada puluhan orang melakukan pembelian pada produk yang sama. Bisa dibayangkan berapa keuntungan yang diperoleh oleh pihak pengelola pusat perbelanjaan.

  • Cara cepat menghitung diskon plus

  • Setelah mengetahui bahwa diskon plus hanyalah strategi pemasaran, maka sekarang kita bisa lebih berhati-hati saat akan berbelanja. Sebetulnya untuk mengetahui berapa nilai diskon plus tidak perlu repot-repot melakukan penghitungan seperti contoh di atas. Berikut ini ada cara mudah untuk menentukan berapa nilai sesungguhnya dari diskon plus:

  • 1. Diskon A (30%) + diskon B (20%) = Diskon sebenarnya 44%

  • 2. Diskon A (30%) + diskon B (30%) = Diskon sebenarnya 51%

  • 3. Diskon A (30%) + diskon B (40%) = Diskon sebenarnya 58%

  • 4. Diskon A (30%) + diskon B (50%) = Diskon sebenarnya 65%

  • 5. Diskon A (40%) + diskon B (20%) = Diskon sebenarnya 52%

  • Advertisement
  • 6. Diskon A (40%) + diskon B (30%) = Diskon sebenarnya 58%

  • 7. Diskon A (40%) + diskon B (40%) = Diskon sebenarnya 64%

  • 8. Diskon A (40%) + diskon B (50%) = Diskon sebenarnya 70%

  • 9. Diskon A (50%) + diskon B (20%) = Diskon sebenarnya 60%

  • 10. Diskon A (50%) + diskon B (30%) = Diskon sebenarnya 65%

  • 11. Diskon A (50%) + diskon B (40%) = Diskon sebenarnya 70%

  • 12. Diskon A (50%) + diskon B (50%) = Diskon sebenarnya 75%

  • Tidak ada unsur penipuan dari diterapkannya diskon plus, masyarakat sebagai konsumen hanya diharapkan mampu berpikir kritis saat berhadapan dengan metode pemasaran semacam ini. Akhir kata, jika Anda merasa artikel ini sangat bermanfaat, mohon bagikan info ini kepada keluarga, saudara dan sahabat Anda.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Eiits! Pahami dulu logika 'diskon plus' sebelum Anda memutuskan membeli suatu produk

Agar tidak menyesal dan merasa 'tertipu', jadilah pembeli kritis dengan memahami makna di balik 'diskon plus'.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr