5 fakta yang perlu Anda tahu soal efek gelombang elektromagnetik Smartphone dalam keseharian Anda

Anda mungkin pernah mendengar hal-hal buruk mengenai pemakaian ponsel yang terlalu sering, manakah yang fakta dan manakah yang legenda?

2,351 views   |   11 shares
  • Anda mungkin pernah mendengar hal-hal buruk mengenai pemakaian ponsel yang terlalu sering, manakah yang fakta dan manakah yang legenda? Ada yang bilang memakai ponsel terlalu sering dapat mengakibatkan kanker, benarkah itu? Apa penunjang kekhawatiran ini? Dr. Martin Blank, seorang PhD. dalam bidang kimia fisika dan ilmu koloid dari Universitas Columbia dan Cambridge menulis buku tentang EMF atau radiasi elektromagnetik yang dapat memengaruhi DNA kita. Secara singkat dalam tubuh kita selalu ada sel-sel yang mati. Dalam membentuk sel baru, selalu ada kemungkinan terjadi kesalahan. Biasanya sel-sel yang tidak beres akan dibuang oleh tubuh. Namun ada kalanya sel-sel itu tetap hidup sehingga terjadilah mutasi. Mutasi seperti inilah yang bisa menyebabkan kanker. Karena adanya radiasi EMF yang dipancarkan ponsel, tubuh boleh jadi membentuk sel atau DNA baru yang salah. Di bawah ini ada 5 fakta yang hendaknya diketahui para orangtua tentang EMF:

  • 1. Penelitian yang dibiayai perusahaan

  • Bila Anda membaca penelitian yang menyatakan sesuatu adalah aman, Anda hendaknya mengetahui siapa yang melakukan penelitian itu karena kemungkinan besar penelitian itu diadakan untuk menyatakan bahwa produk tersebut adalah aman untuk dipakai umum, walau kenyataannya tidak begitu. Ini terjadi ketika masyarakat mulai mencurigai bahwa benda-benda yang terbuat dari plastik seperti botol air mengandung bahan beracun yang disebut BPA. Sesudah banyak penelitian yang memakan biaya jutaan dolar dan kita menyadari untuk membeli produk bebas BPA, ternyata produk tersebut malah mengandung bahan sejenis BPA yang lebih beracun. Jadi suatu produk dinyatakan aman untuk dipakai umum menurut penelitian perusahaan yang memproduksi barang itu. Demikian pula ponsel disebut aman menurut penelitian pembuatnya, hanya 28% risiko penyebab kanker, namun menurut penelitian sumber lain, bahayanya 68%.

  • 2. Anak-anak lebih gampang terkena pengaruh radiasi EMF

  • "Pada tahun 2009, Dr. Lennart Hardell melaporkan bahwa anak-anak yang mulai memakai ponsel sejak umur kurang dari 20 mengalami 520% risiko terkena glioma - bahkan walau baru memakainya setahun (ini dibanding 140% risiko terkena pada usia berapa pun)." Ini karena dua alasan:

  • a. "Tubuh anak-anak bekerja berlainan dengan orang dewasa," tulis Dr. Blank. "Dalam hubungan dengan diskusi kita, perbedaan paling penting ialah anak-anak tumbuh secara lebih cepat. Ini berarti anak-anak mengalami tahap pembelahan sel yang lebih cepat. Karena itu DNA anak-anak lebih cenderung mengalami kesalahan selama sintesis protein yang normal terjadi dan DNA yang rusak lebih besar kemungkinannya menyebar ke seluruh tubuh dengan lebih cepat."

  • Advertisement
  • b. Yang kedua, "Tulang di kepala anak-anak lebih tipis, sehingga kurang melindungi syaraf-syaraf otak dari kekuatan dari luar yang dialami orang dewasa. Yang lebih parah lagi, penelitian menunjukkan jumlah radiasi yang diserap anak-anak dari ponsel lebih banyak dibanding orang dewasa, karena anak-anak memilki daya konduktif listrik yang lebih tinggi dari orang dewasa."

  • 3. Radiasi EMF memengaruhi tidur

  • Setiap orangtua peduli tentang tidur - bagi dirinya sendiri dan anak-anaknya! Mereka hendaknya sadar bahwa radiasi EMF mengurangi produksi melatonin, sehingga mengakibatkan kurang tidur, cepat tua, dan mengurangi fungsi kekebalan tubuh.

  • 4. EMF mengakibatkan penembusan darah ke otak

  • Menurut studi yang diadakan ahli syaraf Dr. Allan Frey, tikus yang diberi radiasi EMF mulai menunjukkan penembusan darah ke otak seketika itu juga.

  • Mereka menyelusurinya dengan menyuntikkan zat pewarna ke tikus, yang menyebar ke semua jaringan termasuk otak sesudah terkena radiasi EMF. Pada tikus yang tidak diberi radiasi, zat pewarna itu tidak sampai ke jaringan otak.

  • Pada anak-anak jaringan otak mereka lebih mudah ditembus daripada orang dewasa, karena itu kita hendaknya berhati-hati bila membiarkan mereka bermain game dengan ponsel atau IPad, lebih baik menaruhnya pada mode pesawat terbang sehingga tidak terkena radiasi wifi.

  • 5. Ada cara-cara untuk melindungi keluarga Anda

  • Gunakanlah pelindung radiasi yang dijual untuk ponsel dan IPad. Lebih baik memakai speaker sehingga tidak perlu menempelkan ponsel ke telinga. Kirim teks dan jangan memakai ponsel yang baterainya sedang berkurang, karena ponsel itu meningkatkan sinyal secara otomatis untuk menanggulanginya. Jangan berbicara di mobil karena sinyalnya berpindah-pindah dari satu pemancar ke pemancar lainnya. Matikan dan jauhkan ponsel dari kamar tidur. Jangan menancapkan suatu alat elektronik pun dekat tempat tidur Anda. Matikan wifi pada jam tidur.

Anda suka artikel ini? Bagikan..

Irma Shalimar graduated from BYU-Idaho in 2004 majoring in English Literature and minoring in Family Science and Spanish. She met her husband because of Superman and has 2 grown-up kids. You could know her better through

Situs: https://joojoo.com

5 fakta yang perlu Anda tahu soal efek gelombang elektromagnetik Smartphone dalam keseharian Anda

Anda mungkin pernah mendengar hal-hal buruk mengenai pemakaian ponsel yang terlalu sering, manakah yang fakta dan manakah yang legenda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr