Apakah makanan yang sehat itu selalu lebih mahal?

Harga makanan yang selalu menjadi patokan oleh kabanyakan orang terhadap kesehatan mereka inilah yang sebenarnya sangat memprihatinkan.

149 views   |   shares
  • Menurut penelitian the Centre for Diet and Activity Researches yang dilakukan di University of Cambridge, makanan sehat yang termasuk buah dan sayuran harganya lebih mahal daripada makanan tinggi lemak dan gula seperti halnya yang terdapat dan terkandung pada junk food.

  • Selain dari segi praktisnya mengonsumsi makanan seperti junk food, hal inilah yang seringkali membuat orang menjatuhkan pilihannya pada makanan seperti ini yang dikonsumsinya sehari-hari. Padahal anggapan bahwa harga makanan sehat jauh lebih mahal sebenarnya tidaklah sepenuhnya benar.

  • Studi yang baru dilakukan oleh YMCA justru berkata hal yang bertolak belakang dari anggapan tersebut. Para peneliti mereka mengatakan bahwa makanan ringan yang sehat tidak selalu lebih mahal bahkan dapat jauh lebih ekonomis. Makanan ringan yang termasuk pada penelitian tersebut termasuk buah-buahan, biji-bijian serta sayur-sayuran.

  • Menurut mereka ada banyak sekali alternatif makanan yang relatif lebih murah dan dapat memenuhi standar kesehatan, sehingga kita dapat mendapatkan makanan dengan kalori yang sama namun dengan biaya yang jauh lebih murah. Seperti misalnya, jus buah yang memiliki harga lebih mahal dan tidak lebih baik daripada langsung mengonsumsi buah segar yang dinilai lebih dapat membuat kita merasa kenyang lebih lama dan sayuran segar yang tentu akan jauh lebih sehat dibandingkan dengan sayuran beku atau yang berada dalam kemasan kaleng yang dijual di pasaran yang justru memiliki harga yang lebih tinggi.

  • Atas dasar penelitian inilah anggapan yang selama ini berkembang tentang bagaimana makanan sehat dinilai berharga lebih mahal menjadi sangat salah. Karena justru makanan yang selama ini dianggap mahal tersebut malah menjadi salah satu contoh bahwa makanan yang lebih mahal belum tentu menjadi makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

  • Harga makanan yang selalu menjadi patokan oleh kabanyakan orang terhadap kesehatan mereka inilah yang sebenarnya sangat memprihatinkan. Maka jangan heran jika sering kali kita melihat atau mengenal seseorang yang rela menghabiskan uangnya untuk membeli makanan yang dianggap sehat.

  • Oleh karena itu, sebagai konsumen kita diharapkan untuk menjadi pembeli yang cerdas dalam memilih produk yang benar-benar dapat menyehatkan tubuh kita akan tetapi tidak membuat kantong kita jebol dalam berbelanja. Kita juga tentunya sudah mengetahui beberapa produk dengan merek yang berbeda dan harga yang berbeda justru memiliki nilai kandungan gizi yang ternyata tidak jauh berbeda jika dibandingkan.

  • Advertisement
  • Kesimpulannya adalah makanan yang lebih mahal belum tentu menjadi makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Andreas Kurniawan lulus sarjana S1 Teknik Informatika tahun 2009 di STMIK MDP. Memulai karir sebagai IT officer di sebuah Bank selama 1 tahun sebelum akhirnya bekerja di PT. Thamrin Brothers sebagai analis sampai saat ini. Email:

Apakah makanan yang sehat itu selalu lebih mahal?

Harga makanan yang selalu menjadi patokan oleh kabanyakan orang terhadap kesehatan mereka inilah yang sebenarnya sangat memprihatinkan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr