Tips menyapih anak tanpa drama dan paksaan

Jangan memaksa anak berhenti menyusu ketika usianya masih membutuhkan asupan ASI yang cukup.

1,493 views   |   6 shares
  • Menyapih adalah suatu proses yang harus dilalui oleh seorang bayi dan ibu menyusui saat waktunya dirasa cukup saat buah hatinya mulai beranjak besar. Dr. Utami Roesli, dari RS. St. Corolus, sebagaimana dikutip dari detikhealth, mengatakan bahwa "Rata-rata saat ini anak sudah bisa disapih di usia 4 tahun 2 bulan. Kalau anak sudah siap, tidur tidak perlu lagi didekap, maka artinya ia sudah siap untuk disapih."

  • Sebetulnya menyapih bukan bertujuan untuk menjauhkan anak dari kasih ibu, tetapi menyapih berguna untuk mengajarkan kepada anak tentang kemandirian. Sebab ketika anak sedang tidur bersama ibunya dan kemudian menyusu, seringkali mereka bukan benar-benar menyusui namun mencari kenikmatan lewat sentuhan ibu. Nah kalau sudah begini, seringkali ibu jadi tidak tega untuk menjauhkan anak dari dirinya.

  • Proses menyapih anak memang menyisakan cerita suka maupun duka. Namun sebaiknya proses tersebut tidak pernah dipaksakan. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum memutuskan untuk menyapih anak, intinya ibu dan anak harus sudah benar-benar siap agar proses penyapihan dapat berjalan dengan lancar.

  • Berikut beberapa tips menyapih anak sebagaimana dikutip dari beberapa sumber:

  • 1. Pahami dampak positif dan negatifnya

  • Proses menyapih anak pasti menyisakan suka maupun duka. Sukanya, ketika berhasil menyapih ibu akan merasakan perasaan puas karena telah melewati proses yang tidak mudah. Dukanya, saat proses menyapih kondisi tubuh ibu akan ikut menyesuaikan. Perubahan fisik yang sangat nyata adalah dada membengkak dan rasa nyeri akibat ASI yang masih terus diproduksi. Selain itu tidak jarang anak mengalami sakit selama proses penyapihan dan hal ini membuat ibu kerap merasa sedih dan khawatir.

  • 2. Jangan memaksa anak jika belum siap

  • Pastikan anak sudah cukup umur untuk disapih, jangan memaksa anak berhenti menyusu ketika usianya masih membutuhkan asupan asi yang cukup. Menyapih dini atau dengan kata lain mempersingkat pemberian asi kepada anak sangat berisiko tidak hanya terhadap pertumbuhan anak, tetapi juga terhadap hubungan emosional antara anak dengan ibunya.

  • 3. Libatkan suami Anda

  • Rasa aman cenderung dicari oleh anak dengan ingin selalu dekat dengan ibunya. Oleh karena itu, libatkan suami Anda supaya anak juga merasakan perasaan nyaman ketika berada dekat dengan ayahnya sehingga proses menyapih tidak akan sulit dilakukan.

  • Advertisement
  • 4. Bangun komunikasi yang intens dengan anak

  • Jelaskan kepada anak bahwa dirinya sudah semakin besar dan kini sudah waktunya untuk berhenti menyusu. Metode ini membutuhkan kesabaran dan pendekatan persuasif. Bangun komunikasi yang erat supaya anak-anak mampu memahaminya.

  • 5. Lakukan secara bertahap

  • Menyapih anak bukan perkara sulit tapi juga tidak mudah. Untuk itu, coba lakukan proses penyapihan secara bertahap, contoh: Jika dalam satu hari anak rutin menyusu selama 3 kali (pagi, siang dan sore), maka kali ini coba berikan asi hanya di malam hari saja sebelum tidur. Anda juga bisa meminta bantuan kepada sanak saudara terdekat untuk membantu menyapih si kecil dengan mengizinkannya tinggal bersama mereka selama beberapa hari.

  • Menyapih anak adalah sebuah keharusan ketika anak sudah cukup umur. Oleh karena itu, nikmati momen kebersamaan bersama si kecil agar suatu hari nanti Anda tidak merindukan kesempatan berharga ini. Harapan saya semoga proses penyapihan Anda berjalan lancar, penuh kasih dan tidak membuat anak merasa ditelantarkan.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Tips menyapih anak tanpa drama dan paksaan

Jangan memaksa anak berhenti menyusu ketika usianya masih membutuhkan asupan ASI yang cukup.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr