7 alasan mengapa menerapkan pendidikan Montessori untuk anak dinilai lebih baik

Montessori menawarkan kelebihan-kelebihan yang mampu meningkatkan potensi anak dengan jauh lebih baik dari metode konvensional.

513 views   |   6 shares
  • Memilih sekolah yang cocok untuk anak, bukan perkara mudah. Metode pengajaran menjadi salah satu highlight yang biasa diulik oleh calon orang tua murid. Untuk pendidikan anak usia dini, metode pengajaran yang tepat sasaran dan ramah anak, menjadi metode yang sangat dicari. Besar harapan, anak dapat menyerap ilmu, berkembang baik sesuai milestones, dan menikmati proses pembelajaran.

  • Metode yang sangat diminati saat ini, salah satunya adalah metode Montessori. Digagas oleh seorang tokoh pendidikan bernama Maria Montessori asal Italia, metode ini ternyata sudah ada sejak lebih dari seabad yang lalu! Pada dasarnya, metode Montessori menitikberatkan pada anak sebagai sumber pembelajaran, bukan hanya pelaku pembelajaran. Umumnya, anak akan dimasukkan ke dalam kelas dengan pengelompokkan usia yang rentangnya lebih luas, misalnya anak-anak 3-6 tahun disatukan dalam satu kelas. Tentu ini berbeda dengan metode konvensional, yang umumnya mengelompokkan berdasarkan perbedaan usia dalam rentang selisih 1 tahun saja.

  • Metode Montessori memiliki aneka kelebihan. Inilah 7 alasan sekaligus kekuatan Montessori sebagai metode pendidikan yang patut Anda berikan untuk anak tercinta.

  • 1. Anak belajar secara aktif

  • Metode Montessori mengedepankan hands-on method dalam pembelajaran. Anak terjun langsung dan mengalami secara pribadi, apa yang akan ia pelajari, bukan sekadar membayangkan. Pengalaman langsung inilah yang akan memberikan anak bentuk ilmu yang nyata dan menjadikannya lebih memahami secara komprehensif.

  • 2. Suasana pembelajaran tidak kaku

  • Hubungan antara para pelaku pembelajaran, baik guru maupun murid, tidak dibatasi dinding-dinding kaku seperti metode konvensional. Guru bertindak sebagai fasilitator, memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi. Para murid pun dapat bertindak sebagai mentor untuk murid lainnya. Bimbingan teman sebaya yang terjadi, selain membangun keterampilan sosial, juga membantu anak mendapatkan ilmu dari perspektifnya sebagai anak-anak. Peran guru sebagai sosok teladan dan orang dewasa, lebih untuk mengarahkan dan memastikan anak-anak berada dalam koridor aturan-aturan, demi keamanan, keselamatan, dan kenyamanannya.

  • Advertisement
  • 3. Anak sebagai sentra pembelajaran

  • Proses pembelajaran yang dilakukan dalam metode Montessori akan berpusat kepada anak. Materi akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan tahapan usianya. Anak diberikan kebebasan untuk belajar dengan cara dan kecepatannya sendiri. Dengan demikian, anak menjadi nyaman, karena ia belajar karena ia memang bisa, ia memerlukannya, dan ia mampu melakukannya.

  • 4. Kemandirian anak mudah terbentuk

  • Berkaitan dengan peran aktif anak sebagai pelaku sekaligus pusat pembelajaran, anak memahami makna independen secara nyata. Contohnya, penataan kelas dibuat sesuai dengan kondisi fisik anak supaya ia dapat melakukan kegiatannya sendiri. Anak juga yang menentukan bagaimana ia mengerjakan tugas, berapa lama ia mampu menyelesaikannya, sehingga terbangun rasa percaya diri dalam dirinya.

  • 5. Mudahnya mencetuskan kreativitas sekaligus keteraturan

  • Kebebasan yang diberikan kepada murid Montessori, diimbangi dengan aturan-aturan yang mudah dipahami oleh anak. Bebas, bukan berarti dapat bertindak seenaknya. Anak akan memahami pentingnya kreativitas yang didukung dengan keteraturan, untuk menghasilkan karya indah dan bertanggung jawab.

  • 6. Efektif membangun kemampuan dan keterampilan anak

  • Sebuah studi yang dilaksanakan oleh Angeline Lillard, seorang profesor psikologi asal Amerika Serikat. Profesor Lillard meneliti 112 anak yang ditempatkan pada dua jenis sekolah, yaitu sekolah konvensional dan sekolah Montessori. Pada kelompok usia prasekolah, murid-murid yang belajar dengan metode Montessori menunjukkan kemampuan akademik (calistung) yang lebih baik dari sekolah konvensional. Bagi anak-anak dengan kemampuan akademik setara, murid Montessori unggul dalam keterampilan sosial dan pemecahan masalah. Pada kelompok usia praremaja, murid Montessori tak kalah terampil dari siswa sekolah konvensional. Bahkan, mereka mampu menghasilkan karya tulisan yang lebih baik dengan isi mendalam dibandingkan siswa sekolah konvensional. Dari penelitian ini, dapat terlihat jelas, pendekatan yang lebih 'ramah' untuk memberdayakan anak-anak mengantarkan hasil yang lebih solid pada murid-murid Montessori.

  • 7. Menumbuhkan rasa cinta akan belajar

  • Advertisement
  • Fleksibel, merangkul perbedaan, dan memberi kesempatan untuk terus berubah. Tiga hal yang terbuka lebar dalam metode Montessori ini membuat semua proses belajar begitu menyenangkan untuk dijalani. Menetapkan target yang terlalu "mencekik" anak tentu tidak mendapat tempat dalam metode ini. Anak belajar sesuai apa yang ia mampu lakukan. Dampaknya luar biasa, anak mencintai proses belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan dan mendapatkan pengalaman berharga darinya.

  • Banyak lembaga pendidikan yang mengusung metode Montessori sebagai pembelajaran. Sebaiknya, Anda mencermati setiap komponen pendidikan dalam sekolah pilihan Anda. Tujuannya, Anda mendapatkan manfaat optimal dari metode Montessori dalam pendidikan formal anak.

  • Metode Montessori ini pun tidak mutlak hanya diberlakukan di sekolah. Anda dapat menciptakan 'Rumah Montessori' pada tempat tinggal Anda dan menerapkan prinsip Montessori dalam pendidikan informal di rumah Anda. Akhir kata, Montessori menjadi way of life yang sangat berfaedah bagi perkembangan anak, sekaligus memberikan perspektif mencerahkan dalam dunia pengasuhan Anda.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

7 alasan mengapa menerapkan pendidikan Montessori untuk anak dinilai lebih baik

Montessori menawarkan kelebihan-kelebihan yang mampu meningkatkan potensi anak dengan jauh lebih baik dari metode konvensional.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr