Apakah Anda secara tidak sadar telah mengabaikan diri Anda sendiri?

Pengabaian terhadap kebahagiaan diri sendiri, apakah ini sedang terjadi pada diri Anda?
Aug 09, 2017

5,041 views   |   20 shares
  • Predikat 'super mama', wanita hebat, menyimpan sebuah kisah lain. Kita kerap lupa untuk menyenangkan diri sendiri. Tenggelam dalam prioritas-prioritas pasangan, anak-anak, pekerjaan, urusan rumah tangga, dan studi. Lalai menempatkan kebahagiaan pribadi ke dalam prioritas hidup. Cobalah periksa 8 tanda-tanda berikut ini. Anda akan tersadar betapa perlunya Anda membahagiakan diri sesekali waktu.

  • 1. Anda berhenti melakukan hal-hal yang Anda cintai

  • Demi memenuhi tanggung jawab, baik dalam pekerjaan maupun studi, Anda menunda dahulu kesenangan pribadi. Hingga Anda terbangun suatu pagi, menyadari bahwa betapa Anda merindukan hobi dan kegemaran yang terlupakan itu.

  • 2. Anda semakin jauh dari sahabat-sahabat tersayang

  • Alasan demi alasan keluar dari mulut Anda. Tak ada waktu untuk berbelanja di sale yang sedang happening, berwisata kuliner, atau saling mengunjungi sahabat-sahabat Anda tersayang. Setiap undangan datang, Anda memilih untuk menolak, atas dasar ada prioritas lain yang jauh lebih penting.

  • 3. Anda jarang mengunjungi keluarga

  • Sebelum menikah, Anda begitu akrab dengan keluarga. Tiba-tiba, Anda berhenti berkunjung dan datang pada acara-acara keluarga lainnya. Anda tidak tahu kabar terbaru dari orang tua dan saudara kandung Anda. Semua karena Anda berhenti berkomunikasi intens dengan mereka.

  • 4. Anda membiarkan pasangan mengambil keputusan untuk kepentingan Anda

  • Menjalani hubungan bukan berarti Anda kehilangan hak untuk 'bersuara'. Contoh mudah, perkara makan di rumah makan, Anda membiarkan pasangan memilihkan menu untuk Anda santap, ini sungguh mencemaskan. Anda sudah bukan lagi wanita dewasa yang mandiri, jika membiarkan orang lain menyetir hidup Anda seperti ini.

  • 5. Anda selalu memilih diam

  • Di dalam benak Anda, bersikap vokal berarti memancing konflik. 'Diam itu emas' menjadi semboyan hidup Anda sekarang. Namun, tidak selalu Anda dapat berdiam diri. Anda berhak mengekspresikan pikiran dan perasaan. Ketidaksetujuan dapat Anda sampaikan, dibalut dengan cara penyampaian yang santun, tentunya.

  • 6. Anda selalu berusaha mencocokkan diri dengan pasangan

  • Bayangan Anda, perbedaan adalah akar dari ketidakharmonisan. Padahal, Anda dan pasangan sah-sah saja tidak sama persis satu sama lain. Rangkul perbedaan dengan belajar bertoleransi. Mencoba menyerasikan diri Anda dan pasangan dengan terpaksa, sungguh melelahkan dan berpotensi mengguncang diri bahkan pernikahan Anda.

  • Advertisement
  • 7. Anda tidak lagi memanjakan diri

  • Kangen dengan me-time spesial hanya untuk Anda? Memanjakan diri sendiri, bukan sebuah dosa ataupun kesalahan. Tidak melulu harus berupa paket kecantikan si salon mentereng atau retail therapy yang menguras kantung, menghadiahi diri Anda me-time yang menyenangkan akan sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan raga. Love yourself and the world will fall in love with you, too.

  • 8. Anda tak meluangkan waktu merawat diri

  • Lihatlah diri Anda di cermin. Tanyakan kepada diri Anda. Kapan terakhir kali Anda memotong rambut? Mencukur bulu-bulu kaki dan ketiak? Menikmati mandi dengan tenang? Jika hari-hari Anda dipenuhi dengan hiruk-pikuk dan pontang-panting menjalani kesibukan, Anda telah lupa bahwa merawat diri dan kecantikan Anda perlu mendapat perhatian lebih juga sekarang.

  • Terkadang, Anda tak sadar telah melupakan hal-hal yang seharusnya Anda nikmati ini. Penat dan membuat tertekan? Itu sudah pasti. Ingatlah, penghargaan terhadap diri sendiri akan membuat Anda lebih baik dalam menghargai orang lain. Anda istimewa dan berhak diistimewakan pada suatu waktu. Tidak bijak untuk mengorbankan seluruh hidup dan kebahagiaan Anda, demi menjalani hidup yang merana dan menyakitkan.

  • Apabila 8 tanda di atas telah jelas terpampang dalam hidup Anda, mulailah berubah. Luangkan waktu untuk diri Anda. Aturlah supaya me-time Anda dapat berjalan tanpa mengganggu keseimbangan rumah tangga. Pada akhirnya, mama yang bahagia akan membangun keluarga yang bahagia pula.

  • Artikel ini diterjemahkan dan diadaptasi oleh Ratih Arawinda dari artikel Familyshare berjudul "Are you forgetting yourself?" karya Camila Ignacia Gómez González

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Apakah Anda secara tidak sadar telah mengabaikan diri Anda sendiri?

Pengabaian terhadap kebahagiaan diri sendiri, apakah ini sedang terjadi pada diri Anda?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr