Bagaimana Menghadapi Seorang Penggertak

Melarang seorang anak untuk tidak boleh bermain dapat menyakiti hatinya, mempengaruhi rasa percaya dirinya dan menyebabkan perasaannya ditolak.

1,679 views   |   shares
  • Menggertak datang dalam berbagai bentuk.

  • Melarang seorang anak untuk tidak boleh bermain dapat menyakiti hatinya, mempengaruhi rasa percaya dirinya dan menyebabkan perasaannya ditolak. Mengeluarkan kata-kata menghina sama saja merugikan seperti misalnya diserang oleh teman sekelas. Ada beberapa cara untuk mempersiapkan serta tindakan pencegahan sebelum kejadian seperti ini terjadi:

    • Jelaskan apa artinya digertak itu agar anak dapat mengenalinya jika hal ini terjadi.

    • Bicarakan dengan kasih bahwa itu adalah kesalahan si penggertak dan bukan kesalahan anak yang digertak dan ajar dia bagaimana mengatasi rasa marah serta kesedihan yang dirasakan sebagai akibat kejadian itu.

    • Bantu anak tersebut untuk membangun rasa percaya diri. Orang yang digertak kebanyakan berpikir buruk tentang dirinya sendiri serta kurang percaya diri. Sementara itu penggertak semakin berani untuk menyakiti orang lain. Padahal di sendiri sebenarnya kurang memiliki rasa percaya diri.

    • Pujilah anak anda dengan menolong dia untuk merasa baik akan diri dia sendiri. Tampilkan sifat-sifatnya yang baik juga bakat-bakatnya. Pokoknya hal-hal yang baik tentang dia.

    • Seorang pelajar sebaiknya membela dirinya sendiri dengan bicara langsung kepada si penggertak bahwa dia tidak suka hal itu dan tidak seharusnya diperlakukan seperti itu.

    • Katakan kepada dia untuk tidak memberi apa yang diminta oleh si penggertak: uang, permen, dan sebagaiya. Penggertak akan selalu mengolok-olok jika pelajar itu terus memberi apa yang dimintanya.

    • Orang tua dapat memberitahu anaknya untuk mengacuhkan dan jika mungkin menjauhi penggertak.

    • Pelajar sebaiknya meminta teman-teman (jika ada) untuk bersatu-padu mendukung dia serta bersama-sama melawan penggertak.

    • Ajar dia untuk tidak berada sendirian.

    • Bahkan seorang anak pra-sekolah dapat menjadi korban penggertakan. Seorang pelajar muda merampas mainan dari anak yang lain memyebabkan kemarahan dan pemukulan. Gurunya berkata, “Mainan-mainan itu milik saya dan saya akan membaginya dengan setiap orang.”

    • Pastikan anak tersebut tahu ke mana harus minta tolong, baik orang tua, kakak, teman yang lebih besar, maupun pemimpin lainnya. Korban sebaiknya jelas sewaktu menggambarkan penggertakan itu, “Anak laki-laki itu memukul saya, menghina saya, atau tidak membiarkan saya bermain, dan sebagainya.”

    • Jika seorang dewasa tidak peduli akan hal ini, cari yang lain yang mau mendengar. Yakinkan kembali anak itu bahwa seseorang akan menolongnya.

    • Katakan kepadanya, “Kamu dapat datang kepada saya dengan masalah apapun.”

  • Advertisement
  • Sering kali seorang anak diganggu karena dia kelihatannya sedih, atau mudah dipermainkan. Orang tua sebaiknya mengajar anak mereka untuk memperlakukan teman sekelasnya dengan baik dan sopan. Orang tua dapat membantu mencapai tujuan ini melalui teladan mereka dalam bertata krama.

  • Diterjemahkan serta diadaptasi oleh Afat Xiao dari artikel asli "How to deal with a bully" karya Jelean Reynolds.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Jelean Reynolds is an accomplished author. She is a mother to 5 children and a grandmother to 18 beautiful grandchildren.

Bagaimana Menghadapi Seorang Penggertak

Melarang seorang anak untuk tidak boleh bermain dapat menyakiti hatinya, mempengaruhi rasa percaya dirinya dan menyebabkan perasaannya ditolak.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr