Menghadapi Perayaan Hari Kasih Sayang Setelah Perceraian

Jangan menempatkan pernikahan atau mantan pasangan sebagai tumpuan Anda. Ingatlah kebenaran mengenai apa yang membuat Anda gagal dan semua hal yang membuat Anda tidak bahagia.

877 views   |   shares
  • Jangan menempatkan pernikahan atau mantan pasangan sebagai tumpuan Anda. Ingatlah kebenaran mengenai apa yang membuat Anda gagal dan semua hal yang membuat Anda tidak bahagia.

  • Jika Anda telah bercerai lalu bagaimana Anda dapat memperhatikan teman-teman Anda sibuk membeli hadiah dan kartu ucapan untuk diberikan kepada pasangan mereka? Apa yang dapat Anda lakukan untuk membuat diri Anda merasa lebih baik dan dapat melalui perayaan Kasih Sayang setiap tanggal 14 Februari dengan lebih kuat dan dengan harapan untuk memiliki hubungan baru yang memenuhi harapan Anda? Berikut ini adalah hal-hal yang harus kita lakukan dan tidak kita lakukan untuk menghadapi Hari Kasih Sayang di saat diri Anda berada dalam pemulihan dari perceraian:

  • Lakukan

  • 1. Membuat sistem pendukung yang baik

  • Carilah seseorang yang dapat diajak bicara mengenai apa yang sedang Anda alami. Pilihlah seorang teman untuk melakukan hal-hal yang dapat membuat Anda merasa lebih baik dan melupakan masalah untuk sementara waktu. Pertimbangkan siapa teman yang lebih pengertian, tidak menghakimi dan bersedia mendukung Anda; kemudian hubungilah mereka. Jika ada seorang teman atau kerabat yang telah bercerai, tempatkan mereka pada bagian teratas dari daftar nomer telepon yang akan Anda hubungi.

  • 2. Mencari bantuan

  • Mencari bantuan dari seseorang yang profesional atau meresapi lebih dalam buku-buku sumber pengetahuan dapat memberi bantuan yang baik. Ini adalah wajib Anda lakukan apabila Anda merasa sangat tertekan, cemas atau merasa sangat bersalah. Jika Anda adalah salah seorang yang ditinggalkan dalam hubungan. Semakin banyak Anda tahu mengenai diri Anda sendiri dan inti dari permasalahan, maka semakin baik proses pemulihan Anda, pelajarilah segala sesuatu dari hubungan terdahulu, dan hindari membuat kesalahan yang sama dalam kehidupan Anda. Ini adalah sebuah pengalaman dalam pembelajaran, bukan sebuah konspirasi untuk membuat Anda menderita.

  • 3. Renungkan

  • Menilai dari pola yang sama dalam pernikahan Anda sebelumnya dan semua hubungan Anda untuk membantu memahami, mengapa, apa dan bagaimana, semua hal yang berkenaan dengan hubungan Anda. Mengapa Anda memilih mantan pasangan Anda untuk menikah? Apa yang Anda pelajari dari masa lalu yang dapat membantu Anda dengan pernikahan Anda di masa yang akan datang? Bagaimana Anda bisa menggunakan informasi ini untuk membuat perubahan positif dalam diri dan dalam hubungan Anda?

  • 4. Bertahan

  • Jika Anda baru saja berpisah dengan pasangan Anda, Anda mungkin akan merasa terpukul, perasaan ini dapat berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Selama waktu itu, jangan membuat suatu keputusan yang besar mengenai diri sendiri dan masa depan Anda – Jangan memutuskan untuk berhenti bekerja atau pindah dari tempat Anda berada saat ini.

  • Advertisement
  • 5. Beriman

  • Carilah asas-asas pembelajaran rohani jika Anda belum memilikinya. Hal ini akan dapat membantu Anda dalam proses kesedihan dan kedukaan – bahkan jika Anda sendiri yang memutuskan untuk mengakhiri pernikahan. Anda akan memperoleh cara untuk mengatasi masalah Anda dan memberi perspektif dalam pandangan yang lebih besar.

  • Jangan dilakukan

  • 1. Mencari tahu

  • Jangan berusaha mencoba untuk mendapatkan informasi tentang mantan pasangan Anda.Anda berpikir ingin mengetahuinya, namun itu hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk. Mengapa? Karena itu hanya akan mengingat pada sebuah pernikahan yang gagal – sebagai pengingat bahwa dia telah bersama dengan orang lain. Hal tersebut akan dengan sangat mudah menghubungkan Anda dengan dia ketika Anda sedang mencoba untuk menyembuhkan luka di hati Anda dan melanjutkan hidup.

  • 2. Hubungan

  • Jangan menghubungi mantan Anda – kurang lebih dalam situasi ini. Jika Anda yang meninggalkannya, mencari tahu keadaan mantan Anda tidak akan mengurangi rasa bersalah di dalam diri Anda; malah sebaliknya membuat keadaan menjadi buruk. Berjuang dengan perasaan bersalah dapat menjadi hal yang pelik dan mungkin memerlukan bantuan seorang ahli bila diperlukan, terutama jika Anda merasa hal ini menyita pikiran Anda. Lalu apabila Anda yang ditinggal pergi oleh pasangan Anda, waktu dan ruang pribadi Anda adalah hal yang sangat diperlukan untuk membantu pemulihan terhadap diri Anda. Bagaimana Anda bisa melanjutkan hidup jika Anda masih terhubung dengan mantan Anda, berharap agar rujuk kembali yang kemungkinan tidak akan dan tidak seharusnya terjadi.

  • 3. Membiarkan diri Anda untuk dihakimi

  • Jangan menghabiskan waktu Anda dengan orang-orang yang suka menghakimi atau dengan orang-orang yang berpegang teguh dengan pendapatnya. Dalam situasi ini, Anda membutuhkan bantuan, dan dukungan yang jujur dengan kasih sayang. Nasihat yang tidak diharapkan dapat merusak dan menghambat kemajuan Anda.

  • 4. Idealisasi

  • Jangan menempatkan pernikahan atau mantan pasangan Anda sebagai tumpuan. Ingatlah akan kebenaran mengenai kegagalan pernikahan Anda dan hal-hal yang membuat Anda tidak bahagia. Apabila Anda adalah pihak yang meninggalkan pasangan Anda, mengingat kenyataan akan hubungan dapat membantu Anda dengan mengatasi rasa bersalah. Jika Anda adalah pihak yang ditinggalkan, Anda mungkin merasa tidak bahagia dengan pasangan Anda, dan ingatlah bagaimana hal tersebut dapat membantu Anda untuk merasa lebih kuat dan mengurangi perasaan Anda sebagai korban.

  • Advertisement
  • 5. Tergesa-gesa

  • Jangan beralih ke dalam hubungan atau pernikahan terlalu cepat. Pulihkan luka Anda dan ciptakan hubungan yang baik dengan diri Anda sendiri terlebih dahulu; jika tidak pola merusak yang sama akan kembali terulang pada hubungan Anda yang baru dengan orang lain.

  • Selama perpisahan dan perceraian, ingatlah untuk menjalaninya dengan tabah hari demi hari. Berfokus pada hari ini saja, janganlah khawatir akan hari esok. Perasaan dan emosi Anda mengenai perpisahan ini akan menyita pikiran Anda di banyak situasi. Anda membutuhkan semua dukungan, informasi, dan sarana untuk membantu Anda melalui waktu-waktu yang sulit dan menjadi lebih kuat daripada ketika awal Anda memasuki pernikahan Anda. namun ketahuilah bahwa segala sesuatunya pasti akan selalu ada bagian awal, pertengahan, dan akhir dari kepahitan dan kepedihan yang Anda rasakan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Syane Nathalia dari artikel asli "Handling Valentine's Day after divorce" karya Sharon Rivkin.

Baca, hidupkan, bagikan!

Also known as the "last ditch effort therapist," Sharon M. Rivkin, therapist and conflict resolution/affairs expert, is the author of Breaking the Argument Cycle. Sharon has appeared on TV, radio shows nationwide. Visit her website www.sharonrivkin.com

Menghadapi Perayaan Hari Kasih Sayang Setelah Perceraian

Jangan menempatkan pernikahan atau mantan pasangan sebagai tumpuan Anda. Ingatlah kebenaran mengenai apa yang membuat Anda gagal dan semua hal yang membuat Anda tidak bahagia.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr