Tidak Akan Ada yang Berguna Kecuali Anda Melakukannya: Tips untuk Membuat Rencana Tugas Sehari-Hari Berjalan

Sering kali para orang tua terjebak, memberi kesempatan kedua, bernegosiasi dengan mereka, dan sebaliknya meyerah pada rengekan dan keluhan. Jangan menuruti buah pikiran yang keliru.

820 views   |   shares
  • Menyuruh anak-anak untuk mengerjakan tugas sehari-hari memerlukan usaha. Kita perlu mengingat bahwa anak-anak adalah pribadi yang tidak sempurna dan begitu pula Anda. Ingat bahwa mereka, bagaimanapun, adalah ANAK-ANAK, yang didefinisikan belum menguasai diri atau sikap mereka. Semua hal ini adalah pekerjaan yang sedang berlangsung.

  • Mengingat akan semua hal itu, berikut adalah tips hebat dalam menerapkan tugas sehari-hari dan metode lainnya:

  • Tentukan tugas yang jelas

  • Tidak ada yang akan membuat gila anak Anda daripada Anda mengatakan, "Pergi bersihkan kamar mandi." Mereka tidak tahu apa yang Anda harapkan sampai Anda turun tangan dan dengan kasar mengatakan, "Itu belum bersih. Cerminnya masih kotor." Selama bertahun-tahun, kami memiliki kartu berukuran 3x5 cm untuk setiap tugas yang mendefinisikan dengan jelas apa yang berkaitan dengan mengerjakan tugas itu, sehingga tidak ada pertanyaan.

  • Mengatur kerangka waktu yang pasti

  • Sebuah waktu yang tidak jelas (menyuruh menyelesaikan tugas pada hari Sabtu) adalah meletakkan diri Anda untuk dikalahkan. Pilih waktu yang pasti, seperti "Daftar tugas ini harus diselesaikan jam 12.00 pada hari Sabtu," dan ada hukuman jika tidak selesai, seperti kehilangan hak-hak, atas kegiatan favorit pribadi saya, "Hukuman pekerjaan rumah." Mengepel lantai adalah hukuman pekerjaan rumah kesukaan saya karena saya benci melakukannya.

  • Milikilah sikap yang sungguh-sungguh

  • Sering kali para orang tua terjebak, memberi kesempatan kedua, bernegosiasi dengan mereka, dan sebaliknya meyerah pada rengekan dan keluhan. Jangan menuruti buah pikiran yang keliru. Pergilah ke dalam kamar Anda dan beri diri Anda ucapan peyemangat. "Saya orang dewasa yang membesarkan anak dewasa yang akan mandiri. Ini sangat penting demi perkembangan mereka. Saya bisa kuat. Ini sangat penting." Melompatlah sedikit di sekitar ruangan, rebahkan bahu Anda, dan kembalilah keluar dan jadilah tegas.

  • Tugas harus diselesaikan sebelum "Elvis meninggalkan bangunan."

  • Ini bekerja untuk anak-anak yang lebih tua yang selalu ingin pergi ke suatu tempat. Tugas-tugas harus diselesaikan sebelum mereka boleh pergi. Motivasi yang luar biasa. Untuk anak yang lebih muda, tugas-tugas harus diselesaikan sebelum mereka menonton TV. Motivasi utama.

  • Beri imbalan

  • Ini selalu menjadi titik perdebatan dengan orang tua. Kami tidak percaya jika harus membayar untuk tugas-tugas. Kita semua melakukan tugas-tugas sebagai anggota keluarga. Namun, itu bukan berarti tidak ada imbalan. Untuk anak-anak kecil, stiker benar-benar menakjubkan. Mereka menyukai stiker. Kami memiliki sekotak besar dari beraneka ragam stiker dan membiarkan mereka untuk memilih stiker mana yang mereka sukai untuk meletakkannya pada label mereka dan mana yang mereka ingin untuk kenakan ketika mereka sudah selesai.

  • Advertisement
  • Anak-anak kecil cukup mudah. Anda bisa menggunakan stiker magnet, inisial, dan wajah tersenyum. Kami akan memberi imbalan untuk hal-hal seperti sikap dan ketepatan waktu. Jika mereka bersedia melaksanakannya, atau menyelesaikan seluruhnya tepat waktu, kadang-kadang (secara acak) mereka akan mendapatkan kupon untuk es krim atau sesuatu yang serupa. Secara acak bekerja lebih baik. Ingatlah. Yang maksudnya, jangan memberi imbalan setiap saat. Sesekali, Anda bisa memberi imbalan beberapa aspek seperti kualitas atau sikap bahagia. Itu akan membantu memperbaiki kinerja secara keseluruhan.

  • Ketika anak-anak beranjak dewasa, kurangi untuk menawarkan imbalan. Anda ingin mereka memahami maksudnya, sekitar umur 10 tahun, dimana mereka mengerjakan tugas karena kita semua mengerjakan tugas-tugas. Itulah harapannya. Pada usia ini, harus tidak ada system imbalan. Anda hanya perlu menggunakan hilangnya hak istimewa atau melarang meninggalkan rumah untuk bermain, seperti yang telah disebutkan di atas. Anda ingin menghilangkan mentalitas bahwa mereka harus mendapatkan beberapa hadiah nyata untuk setiap hal yang mereka lakukan.

  • Kadang-kadang buat mereka panik dengan memposting daftar tugas sehari-hari Anda. Saya menyukai catatan, "Kamu sangat malas!" secara rutin anak-anak saya mencoba untuk melepasnya. Kadang-kadang mereka mencoba untuk bertingkah seolah-olah saya secara pribadi menghukum mereka. Terserahlah. Secara berkala, saya membuat secara luas daftar untuk dikerjakan dari segala hal yang saya lakukan dan mempostingnya. Kemudian, tanyakan jika mereka ingin untuk menukar dengan cara lain. Itu biasanya harus segera diakhiri sebelum masalah menjadi besar.

  • Gunakan kedua lengan

  • Jika Anda telah menikah, mintalah pasangan Anda untuk benar-benar mendukung Anda dalam mengerjakan tugas sehari-hari. Sering kali anak-anak Anda lebih menanggapi ayah mereka daripada kepada ibu. Jika Anda seorang ayah, bertindaklah dan awasi. Atau, Anda bisa bertukar peran untuk memimpin. Namun, jika salah satu berhati lembut – Selamat. Itu tidak akan bekerja dengan baik. Ingatlah untuk tetap membahas tujuan akhir. ("Sayangku, Apakah kamu ingin anak ini tinggal bersama kita selamanya di dalam rumah ini untuk seluruh kehidupan fana mereka?")

  • Jadilah gigih

  • Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan. Tetaplah berusaha pada hal itu. Beberapa minggu akan menjadi luarbiasa sementara yang lain akan menghebohkan. Tetaplah mengerjakannya, hal itu akan menjadi lebih baik dan lebih mudah. Namun, hal itu tidak akan pernah menjadi sempurna.

  • Advertisement
  • Saya selalu hancur ketika salah satu dari anak saya mengatakan, "Ibu tidak memberitahu aku, aku harus mengerjakan tugas ini sebelum aku bisa pergi," dengan seluruh kemarahan yang mampu dia kumpulkan. Dan, saya tertawa. "Berapa lama kamu telah tinggal di rumah ini? Kamu telah mengerjakan tugas itu selama lebih dari 14 tahun. Sekarang apakah itu kejutan besar buatmu? Tragisnya itu sangat menyedihkan!" saya tidak memberi imbalan kepada mereka. Tapi, mereka terus mencoba. Mereka gigih. Saya akan memberi mereka itu.

  • Akan tiba hari yang luar biasa tentang semua ini ketika Anda memperoleh balasan. Akhir pekan akan tiba dan mereka semua akan mengerjakan tugas-tugas mereka tanpa hambatan. Anda akan duduk kembali, tertegun, dan bertanya, "Apakah seluruh planet sejajar, atau sesuatu?" ataukah, Anda menyadari Anda telah disibukkan selama seminggu dan seluruh rumah terus bersenandung bersama tanpa mengajak Anda.

  • Lebih baik lagi, jika anak Anda pergi ke kuliah atau bekerja dan menulis salah satu dari banyaknya surat dan harapan yang dirindukan, "Ibu dan Ayah tersayang saya ingin mengucapkan 'terima kasih' untuk semua hal yang telah Anda ajarkan kepada saya. Terimakasih untuk segala hal yang telah Anda lakukan kepada saya yang saya tidak menghargainya. Anda telah melakukan hal-hal yang luar biasa dalam mengajari saya." Apakah Anda menyadarinya.

  • Kemudian, Anda akan menyadarinya – itu bekerja! Dan, itu layak.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Agung Candra Setiawan dari artikel asli "Nothing will work unless you do 8 tips to put chore plans to work" karya Merrilee Boyack.

Bagikan kepada teman-teman Anda!

Merrilee Boyack is a mom of four sons, grandma to two and an attorney, author, and professional speaker. Email at: maboyack@gmail.com. Website: MerrileeBoyack.com

Tidak Akan Ada yang Berguna Kecuali Anda Melakukannya: Tips untuk Membuat Rencana Tugas Sehari-Hari Berjalan

Sering kali para orang tua terjebak, memberi kesempatan kedua, bernegosiasi dengan mereka, dan sebaliknya meyerah pada rengekan dan keluhan. Jangan menuruti buah pikiran yang keliru.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr