Ini alasan mengapa Anda harus mendahulukan suami ketimbang anak-anak

Salah satu masalah besar yang akan timbul adalah bila seorang pria merasa dinomorduakan oleh istrinya yang lebih mengutamakan anaknya.

7,297 views   |   30 shares
  • Dalam pernikahan dan keluarga, selalu saja ada masalah yang timbul. Salah satu masalah besar yang akan timbul adalah bila seorang pria merasa dinomorduakan oleh istrinya yang lebih mengutamakan anaknya. Apa saja alasannya sehingga perlu mengutamakan suami daripada anak?

  • 1. Suami sebagai pencari nafkah

  • Apapun yang memberikan hasil bagi keluarga pasti akan selalu dirawat dengan baik. Seorang suami pencari nafkah sudah seharusnya diutamakan dari siapa pun penghuni dalam rumah termasuk anak. Tidak bisa terbayangkan akibat buruk yang bisa timbul karena tidak diperlakukan dengan baik. Kesehatan terganggu, pekerjaan bisa terbengkelai dan konsentrasi buyar. Ujung-ujungnya kondisi keluarga akan ikut terpuruk.

  • 2. Happy husband - happy children

  • Suami yang setiap pulang kerja diperlakukan bak satria yang baru pulang dari medan perang, pasti akan tersenyum cerah dan berbunga-bunga. Bila suami Anda senang, maka para istri tidak perlu meluangkan waktu banyak untuk dia. Sisa waktu yang ada bisa dipakai untuk mengurus anak-anak, dengan begitu suami senang anak juga senang.

  • 3. Jangan pernah menomorduakan suami

  • Lumrah sebagai seorang ibu mencintai anak-anak yang dilahirkannya, tetapi tidak bijak bila mencintai anak melebihi kasih dan perhatian yang diberikan pada suaminya. Sering terjadi suami Anda merasa tersisih dan dilupakan yang akhirnya mengarah pada pertengkaran suami-istri karena peran istri yang tidak dijalankan dengan baik.

  • 4. Pahami 'kodrat' pria

  • Sudah kodratnya kalau cara pandang pria tidak sama dengan wanita. Mereka lebih senang cinta dalam tindakan dan bukan sekedar perasaan saja. Ketika seorang istri menempatkan anak lebih dari dirinya, mungkin bagi Anda itu hal yang biasa, tetapi tidak demikian untuk pasangan. Sulit bagi pria melihat istrinya begitu memanjakan anaknya tetapi bersikap dingin pada dirinya.

  • 5 . Memberi contoh

  • Suatu hari kelak anak-anak akan menjadi suami atau istri. Tanpa Anda sadari, mereka memerhatikan bagaimana Anda memperlakukan ayah mereka. Selain adalah kebutuhan suami untuk diperhatikan dan disayangi, pada saat yang sama Anda sedang memberi contoh pada mereka. Hindari suatu penyelesalan di kemudian hari. Wariskan kenangan-kenangan indah atas perlakuan Anda bagi ayah mereka.

  • 6. Romantika pernikahan

  • Hubungan intim suami-istri merupakan tumpahan rasa cinta dan kasih sayang antara keduanya. Bahaslah secara terbuka kebutuhan masing-masing, khususnya bagi suami agar romantika berdua makin hari makin terasa mendalam.

  • Advertisement
  • 7. Berikan ucapan dan cara pandang yang positif

  • Para istri, kendalikan kecenderungan berucap dan berpikiran negatif. Suami Anda tidak senang mendengar hal-hal itu, apalagi bila Anda sampaikan saat dia baru pulang kerja atau sedang dalam kondisi lelah. Belajarlah untuk mengungkapkan peristiwa atau kondisi yang negatif dengan cara positif melalui dialog untuk mencari solusi yang terbaik.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Ini alasan mengapa Anda harus mendahulukan suami ketimbang anak-anak

Salah satu masalah besar yang akan timbul adalah bila seorang pria merasa dinomorduakan oleh istrinya yang lebih mengutamakan anaknya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr