Tips mempersiapkan perjalanan mudik darat bersama balita Anda

Jangan pernah memaksakan diri untuk berangkat jika ternyata anak sedang sakit. Selain dapat memperburuk kondisi kesehatannya, perjalanan Anda pasti akan terganggu dengan si kecil yang rewel.

97 views   |   shares
  • Berencana menghabiskan lebaran di kampung halaman? Tentu Anda memerlukan persiapan matang untuk melakukan perjalanan jauh. Apalagi jika Anda berencana membawa seluruh anggota keluarga termasuk balita dalam perjalanan Anda. Kemacetan, kondisi jalanan rusak hingga jalur mudik yang mungkin rawan, harus jadi pertimbangan saat membawa serta si kecil dalam berkendara.

  • Nah, ada beberapa hal perlu Anda perhatikan agar perjalanan mudik dapat berjalan dengan lancar dan si kecil tetap nyaman selama dalam perjalanan.

  • 1. Pastikan kondisi kesehatan si kecil baik

  • Perjalanan panjang ke kampung halaman membutuhkan kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, seluruh rombongan harus dalam kondisi sehat termasuk si kecil. Jangan pernah memaksakan diri untuk berangkat jika ternyata anak sedang sakit. Karena selain dapat memperburuk kondisi kesehatannya, perjalanan Anda juga dapat dipastikan terganggu akibat anak yang rewel menangis selama perjalanan.

  • 2. Persiapkan segala kebutuhan si kecil

  • Selama dalam perjalanan hal-hal tidak terduga bisa terjadi kapan saja, termasuk si kecil yang tiba-tiba muntah karena mabuk darat. Untuk mengatasi hal ini, persiapkan dengan baik segala kebutuhannya seperti membawa secukupnya saja barang-barang yang sekiranya tidak mudah dijumpai selama dalam perjalanan seperti: Popok sekali pakai, kotak P3K, minyak kayu putih, minyak telon, bubur bayi, susu formula, botol minum, tisu basah, tisu kering, air hangat, handuk, perlengkapan mandi, kereta dorong, gendongan, selimut, kantong plastik dan sebagainya.

  • 3. Pilih kendaraan yang akan ditumpangi

  • Akan lebih baik jika mudik menggunakan kendaraan roda 4 ketimbang roda 2. Meski lebih irit, sebaiknya Anda tidak melakukan perjalanan dengan kendaraan roda dua membawa balita. Perhatikan pula kendaraan yang akan ditumpangi sudah dilengkapi dengan fasilitas pendingin ruangan yang berfungsi normal. Jika terpaksa, sebaiknya memilih mudik menggunakan kereta atau bus daripada sepeda motor. Pilih perjalanan pada malam hari saat waktunya si kecil terlelap, sehingga mengurangi kemungkinan rewel dalam perjalanan.

  • 4. Bawa mainan secukupnya

  • Jangan lupa membawa mainan kegemaran si kecil. Bawa secukupnya saja permainan-permainan yang tidak memakan tempat, karena berguna untuk mengatasi rasa bosan ketika perjalanan menuju ke kampung halaman membutuhkan waktu selama berjam-jam.

  • 5. Jangan berkendara melebihi kapasitas

  • Agar perjalanan dapat berlangsung dengan nyaman, usahakan berkendara tidak melebihi kapasitas kendaraan. Akan lebih baik jika masih tersedia cukup ruang kosong di mana si kecil bisa leluasa bergerak. Berkendara dengan tidak melebihi kapasitas juga membuat kendaraan tidak bekerja terlalu keras, sehingga meminimalisir terjadinya kecelakaan.

  • Advertisement
  • 6. Bawa camilan favorit secukupnya

  • Meskipun Anda bisa membelinya selama dalam perjalanan, tetapi akan lebih baik jika membawanya sebelum berangkat. Lebih baik lagi jika Anda memasaknya sendiri karena selain lebih sehat, Anda juga menghindarkan anak dari kemungkinan terserang masalah-masalah pencernaan selama perjalanan. Anda bisa sekaligus membuat camilan sebagai oleh-oleh untuk saudara di kampung.

  • Poin-poin di atas telah sering saya praktekan bersama suami sejak putri kamu usia 3 bulan dan selama itu kami jarang mendapati putri kami rewel selama dalam perjalan. Sekedar diketahui, perjalanan mudik kami menempuk jarak sekitar 185 km dari Jember ke Malang, membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 5 jam dengan kendaraan roda 4.

  • Mungkin di antara Anda ada yang memiliki tips-tips tambahan, saya akan sangat senang jika Anda bersedia membagikannya di dalam komentar di bawah. Akhir kata, selamat melakukan perjalanan dan semoga sampai di tempat tujuan tanpa kurang suatu apapun, salam!

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya adalah seorang karyawan di salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia. Saya juga saat ini sedang menempuh kuliah untuk mengejar gelar sarjana saya. Untuk mengisi waktu luang saya memanfaatkannya dengan menulis dan membaca.

Tips mempersiapkan perjalanan mudik darat bersama balita Anda

Jangan pernah memaksakan diri untuk berangkat jika ternyata anak sedang sakit. Selain dapat memperburuk kondisi kesehatannya, perjalanan Anda pasti akan terganggu dengan si kecil yang rewel.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr