Kompak berkoordinasi dengan suami dalam menyiapkan keperluan mudik. Apa saja tips pentingnya?

Bahu membahu demi perjalanan mudik yang lancar dan bebas drama. Apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan oleh Anda bersama suami?

161 views   |   shares
  • Hari Raya sudah di depan mata. Anda mungkin termasuk ke dalam keluarga yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Pendeknya, Anda sekeluarga akan mudik pada Lebaran ini. Perjalanan mudik tak jarang menempuh jarak yang panjang. Belum lagi, waktu perjalanan yang berlipat karena kepadatan lalu lintas yang meningkat drastis jelang Hari Raya.

  • Untuk perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan, Anda wajib berkoordinasi dengan pasangan. Terlebih jika Anda mudik bersama anak-anak, tanpa bantuan pengasuh yang meringankan beban Anda di perjalanan. Apa saja yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan?

  • 1. Keluargaku atau keluargamu?

  • Sebuah perdebatan rutin, meskipun klise, adalah memilih keluarga besar siapa yang akan dikunjungi terlebih dahulu di Hari Raya. Tidak sedikit orang-orang di sekitar saya yang rela menempuh perjalanan antar pulau demi merayakan Lebaran di kampung halaman di hari nan suci ini. Ada baiknya, untuk menghindari pertikaian yang tersulut atau menghadapi orang tua yang ngambek karena merasa dinomorduakan, berdiskusilah dahulu dengan pasangan. Pertimbangkan banyak hal sebelum mengambil keputusan. Apakah dana Anda mencukupi? Siapkah Anda melakukan perjalanan mudik dengan membawa bayi dan balita? Susunlah siapa saja yang akan Anda kunjungi. Jikalau ada yang tak sempat ditemui, hubungi mereka dan atur alternatif waktu lain untuk berkunjung, misalnya di musim liburan atau Idul Adha nanti.

  • 2. Mari mengatur kocek

  • Aspek keuangan selalu jadi area sensitif, tak terkecuali di masa mudik Lebaran. Euforia mendapatkan rezeki tambahan dalam bentuk Tunjangan Hari Raya (THR) perlu disikapi dengan bijaksana. Buatlah anggaran Lebaran jauh-jauh hari, misalnya 6 bulan sebelumnya. Bicarakan dengan pasangan, apa saja yang dapat dipersiapkan sebelum bulan Ramadan, sehingga tidak mengganggu arus kas bulanan. Anda yang tidak berpenghasilan, dapat berbisnis di bulan Ramadan untuk menambah uang saku untuk mudik. Sepakati bersama dan saling mengingatkan saat menggunakan uang, supaya Lebaran keluarga pun bebas dari masalah finansial.

  • Advertisement
  • 3. Kompak mengasuh anak

  • Melakukan perjalanan panjang tak pelak menghadirkan tantangan tersendiri menyangkut urusan mengasuh anak. Tidak bijak rasanya jika melimpahkan semua beban ke pundak Mama. Papa juga harus berandil nyata dalam melakukan pengasuhan. Sediakan semua perlengkapan anak, mulai dari kebutuhan sehari-hari (pakaian, makanan, minuman, dan pendukung rutinitas harian) hingga perlengkapan yang menyangkut kesehatan, keamanan, dan keselamatan. Ketahui bagaimana menangani kondisi darurat pada anak. Dampingi anak beraktivitas dan perkenalkan betapa mudik adalah tradisi menyenangkan yang akan membawa segudang cerita.

  • 4. Berbagi dukungan dan menyalurkan energi

  • Selama mudik, Anda dan suami perlu membagi tugas secara jelas. Namun, pahami juga satu sama lain, jika Anda perlu saling mengisi pada kondisi-kondisi tak terduga. Jagalah kesehatan dan kebugaran masing-masing. Apabila beban dirasa terlalu berat untuk ditanggung berdua, jangan ragu untuk mendelegasikan kepada pihak ketiga (dengan catatan, perhitungkan biaya yang dikeluarkan jika memakai jasa berbayar). Jangan ragu untuk mencari informasi, mulai dari yang berkaitan dengan rute perjalanan, sampai tips mengepak pakaian dan ide bermain anak di perjalanan. Tak ada salahnya Anda bergantian meringankan beban, misalnya bertukar peran menyetir kendaraan atau memijat pundak suami saat terjebak kemacetan yang melelahkan.

  • Kunci dari kekompakan adalah komunikasi yang efektif. Selalu utarakan secara jujur dan bernada dengan positif. Ingatlah pula untuk menjadi pendengar yang baik. Pahami posisi masing-masing, menempatkan diri Anda di situasi suami dan sebaliknya. Bersikap realistis dan menempatkan ekspektasi yang tidak berlebihan juga akan mendatangkan banyak kemudahan dalam perjalanan mudik Anda.

  • Hal-hal yang tidak serapi dan semulus bayangan Anda sangat mungkin terjadi dalam perjalanan keluarga. Namun, di balik ketidakteraturan, siapa sangka ada sisi menyenangkan di baliknya. Terimalah "penyimpangan" rencana dengan lapang dada. Bukalah pikiran Anda untuk menemukan solusi kreatif ketimbang bermuram durja atau ngambek tak berkesudahan dalam perjalanan penuh cerita ini.

  • Advertisement
  • Selamat menikmati perjalanan mudik tak terlupakan tahun ini!

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Kompak berkoordinasi dengan suami dalam menyiapkan keperluan mudik. Apa saja tips pentingnya?

Bahu membahu demi perjalanan mudik yang lancar dan bebas drama. Apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan oleh Anda bersama suami?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr