Terpaksa ber-Hari Raya jauh dari keluarga? Jangan sedih, Anda masih bisa melakukan 5 hal ini

Merayakan Lebaran di perantauan, bukan menjadi hal yang patut diratapi. 5 hal ini dapat menjadikan Idul Fitri Anda tetap berarti, meski jauh dari keluarga tersayang.

1,041 views   |   1 shares
  • Momen yang begitu ditunggu saat Idul Fitri tiba adalah berkumpul dan bercengkrama hangat dengan keluarga besar. Tawa canda dan haru biru saat semua anggota keluarga, baik tua maupun muda larut dalam silaturahmi penuh kerinduan. Namun, tidak semua orang dapat menikmati keberuntungan semacam ini. Ada di antara kita, mungkin Anda dan keluarga kecil Anda yang mengalami hal ini : merayakan Hari Raya nun jauh dari sanak saudara dan keluarga besar.

  • Entah karena alasan pekerjaan, studi yang tidak dapat ditinggalkan, atau kondisi yang tidak memungkinkan untuk kembali dari perantauan, situasi semacam ini memang berat untuk dilalui. Akan tetapi, tak perlu lama bersedih hati, inilah 5 hal yang dapat Anda lakukan ketika harus ber-Lebaran tanpa keluarga besar.

  • 1. Bergabung dengan komunitas

  • Anda tak sendiri, meskipun jauh terpisah dari sanak keluarga. Ada "keluarga" baru di perantauan yang sama-sama merayakan Lebaran dengan kondisi yang serupa dengan Anda. Bergabunglah dengan komunitas di sekitar tempat tinggal Anda. Jika Anda tinggal di luar negeri, pihak kedutaan (KBRI) dan masyarakat Indonesia di negara tersebut biasanya akan menggelar shalat Ied serta perayaan Idul Fitri bersama-sama. Selain itu, para imigran Muslim juga menggelar perayaan serupa di berbagai sudut daerah. Saat terpisah jauh seperti ini, ada banyak hal yang membuka mata Anda. Salah satunya, bersyukur dan menghargai kasih sayang keluarga yang tercurah tanpa syarat, ikatan yang tak lekang meski raga tak berjumpa.

  • 2. Lanjutkan tradisi Lebaran

  • Supaya suasana Hari Raya tetap kental terasa, lanjutkan tradisi yang biasa Anda lakukan di kampung halaman. Sajikan menu Lebaran favorit keluarga. Anda dapat menanyakan resep ketupat dan opor ayam favorit pada Mama tercinta. Atau, cukup mengulik resep di dunia maya yang banyak dibagikan. Buatlah amplop spesial berisi "salam tempel" untuk dibagikan kepada anak-anak. Lakukan sungkem untuk memohon maaf lahir dan batin. Selenggarakan open house atau menggelar halalbihalal seusai Lebaran, untuk menjalin silaturahmi dengan teman dan kolega di Hari Raya, tak terbatas untuk umat Muslim belaka. Tradisi-tradisi ini akan menyalakan semangat kekeluargaan yang membuat Hari Raya begitu hangat dan dinanti.

  • Advertisement
  • 3. Berkomunikasi jarak jauh

  • Jarak bukanlah penghalang untuk terus menjalin silaturahmi. Berbagai metode komunikasi tersedia untuk membuat Anda tetap terhubung dengan sanak keluarga yang terpisah nun jauh di sana. Mulai dari kartu Lebaran sederhana, hingga video call yang dilakukan secara conference yang menyatukan banyak anggota keluarga yang tak mampu bertemu muka secara langsung. Perhatikan zona waktu yang berlaku, apabila ada perbedaan signifikan. Aturlah sedemikian rupa, supaya ketika Anda menghubungi, keluarga sedang berkumpul untuk menambah keseruan mengobrol denga mereka.

  • 4. Berbagi dengan yang kurang beruntung

  • Seringkalli kita meratapi kondisi yang tidak sejalan dengan ekspektasi. Padahal, di luar sana banyak orang yang hidupnya tak seberuntung Anda sekarang. Di hari yang fitri, berbagi akan menambah keindahan hari suci ini. Besarkan hati Anda dengan memberikan sebagian dari rezeki kepada mereka yang membutuhkan. Pakaian bekas, sejumlah uang, makanan, ataupun aneka donasi lainnya. Besar kecil tak jadi soal. Amal perbuatan ini adalah sebuah prestasi besar yang memberi arti, bahwa ibadah tak selalu berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Hubungan dengan sesama manusia juga penting Anda jaga selama hidup di dunia.

  • 5. Perdalam makna ibadah di hari kemenangan

  • Setelah satu bulan berpuasa, bukanlah serta merta Anda bebas melakukan apa saja. Selepas Ramadan, diharapkan keimanan telah mencapai sebuah tingkatan baru. Ibadah menjadi lebih berkualitas dan mendalam maknanya. Anda mengetahui pasti apa saja yang menjadikan diri seorang umat yang lebih baik. Melaksanakan ibadah wajib dan sunah, memelihara hubungan baik dengan Tuhan maupun sesama manusia. Jika ada kesempatan, Anda dapat menelusuri bagaimana orang-orang lain, baik di masa kini maupun masa lalu, menjalankan ibadah sebagai Muslim dengan segala kondisi dan keterbatasan. Bukalah cakrawala dengan menambah ilmu dan pengetahuan tentang Islam dari berbagai aspek.

  • Idul Fitri adalah hari kemenangan, hari penuh hikmah yang akan mengantarkan Anda menjadi seorang umat yang selalu berusaha menjadi yang terbaik. Terimalah segala kondisi dan situasi, karena di balik keterbatasan, tersembunyi kenikmatan yang patut disyukuri.

  • Advertisement
Anda suka artikel ini? Bagikan..

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Terpaksa ber-Hari Raya jauh dari keluarga? Jangan sedih, Anda masih bisa melakukan 5 hal ini

Merayakan Lebaran di perantauan, bukan menjadi hal yang patut diratapi. 5 hal ini dapat menjadikan Idul Fitri Anda tetap berarti, meski jauh dari keluarga tersayang.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr