Dijodohkan orangtua ternyata tidak selamanya buruk loh!

Mungkin sebagian dari kita akan berpikir "Emang masih zaman ya dijodohkan orangtua gitu. Ini bukannya zaman Siti Nurbaya lagi. Jodoh kan di tangan kita bukan orangtua. Yang menjalani kehidupan pernikahan nantinya juga kan kita bukan mereka."

892 views   |   3 shares
  • Mungkin sebagian dari kita akan berpikir "Emang masih zaman ya dijodohkan orangtua gitu. Ini bukannya zaman Siti Nurbaya lagi. Jodoh kan di tangan kita bukan orangtua. Yang menjalani kehidupan pernikahan nantinya juga kan kita bukan mereka. Lagian baik bagi mereka belum berarti baik buat kita kan!".

  • Ungkapan penolakan seperti itu sering kita dengar ketika seseorang anti dengan perjodohan. Apalagi jika orang tersebut telah memiliki pilihannya sendiri maka perjodohan yang diatur orangtua dianggapnya sebagai penembakan yang harus dihentikan.

  • Masalah perjodohan memang merupakan masalah pribadi. Setiap orang berhak menentukan pilihannya sendiri, apalagi berkaitan dengan pasangan hidup untuk selamanya. Diharapkan kita tidak salah memilih jodoh bukan?

  • Terus bagaimana dengan pilihan kita. Apakah kita sangat yakin pilihan kita sudah tepat dan dapat membuat kita bahagia kelak? Bagaimana bila ternyata pilihan orangtua benar-benar jodoh terbaik yang mampu membahagiakan kita?

  • Meskipun jodoh di tangan kita, tetapi Tuhanlah penentunya. Tak menutup kemungkinan, jodoh kita datangnya dari perjodohan yang dipilih oleh orangtua kita. Itulah sebabnya buang jauh anggapan buruk tentang perjodohan karena dijodohkan orangtua tidak selamanya buruk loh. So, pilihan orangtua layak untuk dipertimbangkan ya! Berikut alasan positifnya:

  • 1. Pilihan orangtua pastilah yang terbaik

  • Semua orangtua pastinya mengharapkan yang terbaik untuk anaknya, apa pun itu. Apalagi untuk urusan pasangan hidup. Orangtua akan sedikit protektif dan selektif terhadap orang yang sedang menjalani hubungan dengan anaknya. Orangtua tidak menginginkan anaknya mendapatkan pasangan hidup yang nantinya hanya membuat penderitaan dan kekecewaan. Jadi, yakinlah bahwa dengan perjodohan, kita dipertemukan dengan seseorang yang terbaik pilihan orangtua.

  • 2. Kita tidak perlu repot-repot lagi mendapatkan persetujuan orangtua

  • Banyak pasangan yang bertahun-tahun pacaran tetapi belum juga mendapatkan restu dari orangtua. Bahkan ujung-ujungnya harus berakhir karena tak kunjung mendapatkan persetujuan orangtua. Jika dijodohkan, kita tidak perlu lagi susah payah mencocokkan pasangan kita dengan orangtua. Karena dari awal, kita telah mendapatkan lampu hijau dari mereka.

  • 3. Percayalah, cinta dapat tumbuh seiring berjalannya waktu

  • Sudah banyak pembuktian bahwa pasangan yang dijodohkan bisa saling mencintai loh. Cinta itu butuh proses dan waktu. Permasalahan jika kita tidak ikhlas membuka hati kita kepada jodoh pilihan orangtua kita. Jadi tidak perlu khawatir, cinta akan tumbuh seiring kebersamaan yang dilalui.

  • Advertisement
  • 4. Salah satu cara membahagiakan orangtua

  • Jika kita berpikiran positif, kita akan menganggap dengan menyetujui perjodohan tersebut artinya kita telah membahagiakan orangtua. Bukan mengorbankan apa yang menjadi hak kita, tetapi di sini pembuktian bahwa kita bisa juga menghormati dan menghargai keputusan orangtua.

  • 5. Langgeng sampai kakek nenek

  • Siapa yang menduga karena proses perjodohan ada pasangan yang akhirnya menikah dan mampu bertahan sampai Kakek nenek bahkan sampai maut memisahkan. Sebaliknya pasangan yang menikah dengan pilihannya sendiri akhirnya kandas di tengah-tengah pernikahan mereka.

  • 6. Mendapatkan perhatian yang spesial dari calon pasangan

  • Sudah pasti kita akan mendapatkan perlakuan khusus dari orang yang dijodohkan dengan kita. Apalagi bila ternyata dia memang menyimpan perasaan mendalam kepada kita dan sangat berharap perjodohan tersebut direalisasikan, sudah dipastikan dia akan berusaha mengambil hati kita dengan memberikan perhatian lebih.

Baca, hidupkan, bagikan!

Melisa adalah lulusan Sarjana Ekonomi UNMER. Saat ini menetap di Sulawesi Barat. Pekerjaannya adalah sebagai istri dan ibu dari kedua buah hatinya. Gemar menulis sejak masih SD, dan menurutnya menulis adalah sarana tepat untuk berbagi pengalaman.

Dijodohkan orangtua ternyata tidak selamanya buruk loh!

Mungkin sebagian dari kita akan berpikir "Emang masih zaman ya dijodohkan orangtua gitu. Ini bukannya zaman Siti Nurbaya lagi. Jodoh kan di tangan kita bukan orangtua. Yang menjalani kehidupan pernikahan nantinya juga kan kita bukan mereka."
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr