Yang bisa Anda lakukan ketika Anda kewalahan dengan pekerjaan yang menumpuk

Ketika Anda merasa 'terlalu sibuk', inilah pertanda Anda perlu memperbaiki cara Anda menyelesaikan setumpuk pekerjaan yang membuat Anda kewalahan.
Jun 19, 2017

198 views   |   1 shares
  • Mendekati akhir minggu dan akhir bulan, saya seperti tunggang langgang dalam bekerja. Entah itu tenggat waktu penulisan, membereskan administrasi rutin penjualan daring, ataupun melakukan kegiatan dalam tanggung jawab saya sebagai panitia sebuah event. Ya, saya memang tipe yang senang menceburkan diri ke dalam berbagai aktivitas. Belum ditambah lagi dengan dua balita super aktif yang menuntut perhatian saya. Bagaimana saya dapat melakukan semuanya?

  • Well, saya pun masih terus belajar dan belum betul-betul sempurna menjalani hari-hari padat. Namun, hari demi hari, akhirnya saya menemukan celah-celah sebagai jalan keluar dari masalah yang terus-menerus mengganggu saya. Ya, mengelola waktu dan energi untuk menyelesaikan tugas, sekilas tampak seperti membangun seribu candi dalam satu malam. Namun, jika Anda teguh dan konsisten menjalaninya, ada buah manis yang dapat Anda petik di masa mendatang.

  • Apa yang bisa dilakukan kala Anda begitu kewalahan dengan tugas-tugas ini?

  • 1. Dahulukan tugas yang sulit atau darurat

  • Saat saya berkata "terlalu sibuk", berarti saya perlu memperbaiki efisiensi kerja dan fokus saya dalam menghadapi tanggung jawab ini. Ada yang salah dengan cara saya "bertarung" dengan tantangan-tantangan kerja. Sebagai contoh, begitu tumpukan tugas menanti di depan saya, biasanya tubuh ini secara otomatis mulai bekerja, mengambil tumpukan teratas atau memilih yang paling mudah dan cepat diselesaikan. Namun, ternyata, berdiam dulu sesaat, akan memberikan waktu untuk saya bekerja lebih baik. Dalam 'diam' tersebut, saya memilah, manakah tugas yang sekiranya paling berat atau perlu diselesaikan segera (melihat tenggat waktunya). Pekerjaan yang paling menyita tenaga, sebaiknya mendapat tempat untuk dikerjakan lebih dahulu, saat Anda masih punya banyak energi.

  • 2. Carilah mitra

  • Tidak semua tugas harus Anda kerjakan dan selesaikan sendiri. Ada tugas-tugas yang dapat Anda delegasikan kepada rekan kerja ataupun pihak eksternal. Ingatlah bahwa ada tubuh dan kesehatan yang perlu Anda sayangi. Ada suami dan anak-anak yang menginginkan Anda berinteraksi dengan 'nyawa penuh'. Jika rekan kerja profesional atau pihak ketiga tidak Anda temukan, cobalah dekati sahabat-sahabat Anda. Ungkapkan keterbatasan Anda dan tawarkan mereka untuk meringankan beban Anda pada satu atau dua area kecil. Uluran tangan, sekecil apapun, dapat berdampak besar pada produktivitas Anda.

  • Advertisement
  • 3. Menjadi produktif dalam hitungan menit

  • Mari merenung. Apa yang sebenarnya membuat Anda begitu letih? Apa yang menguras energi Anda? Hal apa yang menjadi penyebab Anda selalu merasa kekurangan waktu? Kemungkinan besar, jawabannya terletak pada kegiatan-kegiatan sepele yang menghambat produktivitas Anda. Mengulik media sosial terlalu lama, bergosip di pantry, hingga larut dalam lamunan tak berujung. Sekarang, Anda perlu mencoba hal-hal kecil yang nampak sepele, namun dapat meningkatkan produktivitas Anda dalam hitungan menit. Matikan ponsel Anda satu jam lebih awal. Cek surel Anda setelah pekerjaan selesai. Manfaatkan waktu mengantre Anda untuk mengerjakan sedikit bagian dari tugas. Setiap menit berharga, gunakan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi diri Anda, meskipun hanya sebatas menghirup udara segar.

  • 4. Bekerja dengan cerdas dan teratur

  • Keteraturan dan konsistensi adalah kunci keberhasilan, pada banyak area kehidupan. Begitu pula dengan manajemen pekerjaan. Untuk freelancer seperti saya, meluangkan waktu secara kontinu setiap hari, 2-4 jam sehari untuk menulis sesuai target harian, ternyata jauh lebih efektif ketimbang mengejar target dalam beberapa hari terakhir. Kumpulkan tugas-tugas yang serupa dalam satu kelompok dan kerjakan berurutan. Realistislah ketika menyusun to-do-list­. Hindari membuat daftar yang terlalu spektakuler, hanya demi mengejar target setinggi langit. Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

  • 5. Tetaplah menjaga kesehatan

  • Ini hal yang masih kerap berlubang dalam hidup saya. Akibat terlalu bersemangat mengerjakan sesuatu, harta yang paling berharga malah terlupakan begitu saja. Tubuh yang sehat akan membawa pikiran yang sehat dan kemampuan bekerja optimal. Sesibuk apapun Anda, luangkan cukup waktu untuk tidur di malam hari, setidaknya 6-8 jam. Konsumsi makanan bergizi seimbang dan pertahankan kecukupan asupan cairan. Jika Anda berlama-lama duduk di belakang meja, lakukan peregangan untuk menghindarirasa sakit dan nyeri pada berbagai bagian tubuh, seperti punggung, pinggang, leher, dan pundak.

  • Advertisement
  • Pekerjaan tak akan ada habisnya. Pada akhirnya, kita adalah sang pemegang kendali. Andalah yang menentukan kapan memulai dan berhenti, serta kapan berhenti sejenak di tengah dan menikmati hidup.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Menulis dan mengajar adalah passion terbesarnya. Sambil mengasuh 2 balita lelaki super aktif dan menyimpan segudang ide di kepalanya, Winda gemar berbagi cerita untuk mendidik, menghibur, dan menginspirasi setiap pembaca karyanya.

Yang bisa Anda lakukan ketika Anda kewalahan dengan pekerjaan yang menumpuk

Ketika Anda merasa 'terlalu sibuk', inilah pertanda Anda perlu memperbaiki cara Anda menyelesaikan setumpuk pekerjaan yang membuat Anda kewalahan.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr