Tips agar lebih mudah menyapih anak dari ASI

Menyapih adalah salah satu tahapan pengasuhan yang melibatkan emosional. Bagaimana Anda bisa melaluinya dengan lancar tanpa drama?

681 views   |   2 shares
  • Menyapih adalah salah satu kegiatan yang melibatkan emosional, bukan hanya bagi sang ibu tetapi juga bagi bayi karena kebanyakan bayi mendapatkan ketenangan dari menyusu. Di Indonesia, hak anak untuk mendapatkan ASI eksklusifdilindungi oleh Undang-undang Kesehatan pasal 128 UU No. 36 Tahun 2009, "Tiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis." Kegiatan menyapih pada umumnya bisa dilakukan pada saat berumur 2 tahun.

  • Berikut adalah tipsnya agar bisa kegiatan menyapih tidak memberatkan bagi sang ibu dan bayi:

    1. Tentukan waktu yang tepat. Pilihlah waktu yang tepat untuk menyapih ASI. Lazimnya menyapih ASI dilakukan pada saat anak berusia 2 tahun. Tetapi tidak harus pas pada saat dia berulang tahun untuk menghentikan kebiasaan menyusunya, melainkan pilihlah waktu yang tepat di kisaran waktu tersebut. Waktu yang ideal adalah yang tidak banyak perubahan di lingkungan sekitar. Jika waktu yang Anda pilih kebetulan sedang banyak sanak keluarga yang berkunjung pilihlah waktu lain karena banyak orang akan membuat anak merasa kurang nyaman untuk menyetop ASI.

    2. Mulailah bercerita jauh-jauh hari. Menceritakan tentang tidak lagi minum ASI nantinya pada jauh-jauh hari akan semakin memudahkan anak untuk memahami untuk tidak minum ASI lagi.

    3. Beri pengertian sedikit demi sedikit. Anak yang sudah beranjak 2 tahun sudah bisa diberi pengertian. Tunjukkan bahwa dia telah dewasa dan orang yang besar nantinya tidak minum ASI lagi.

    4. Tunjukkan bahwa Anda tetap sayang padanya. Menyapih dari ASI tidak berarti bahwa kasih sayang Anda pada anak berkurang. Jika Anda tunjukkan, anak akan mengerti bahwa stop dari ASI bukan berarti kasih sayang Anda juga akan terhenti.

    5. Mulailah pada siang hari dahulu. Bayi akan mudah disapih dahulu pada saat siang hari misalnya pada saat tidur siang. Alihkan perhatiannya dari ASI pada saat siang hari jika bayi tidak meminta ASI, Anda tidak perlu menyodorkan payudara Anda. Selanjutnya bila si kecil sudah terbiasa tidak minum ASI pada siang hari, mulailah untuk menghentikan pada malam hari.

    6. Berilah makanan pendamping pada siang hari sebagai pengganti ASI. Pada saat jam minum ASI biasanya bayi merasa lapar atau haus sehingga Anda bisa memberikan makanan pengganti pada saat jam tersebut. Misalnya mengganti ritual minum ASI dengan minum jus buah atau susu UHT.

    7. Ciptakan ritual lain sebelum tidur. Bayi biasa minum ASI sesaat sebelum tidur sehingga kebanyakan dia akan tertidur pada saat minum ASI. Anda bisa menciptakan ritual lain sebelum tidur untuk menggantikan kegiatan menyusunya misalnya membacakan buku cerita atau mendongeng untuk anak. Besar kemungkinan anak akan tertarik dan melupakan ritual menyusunya.

    8. Libatkan anggota keluarga lain misalnya ayah. Anda juga bisa melibatkan anggota keluarga lain misalnya ayah pada saat bayi ingin menyusu. Sehingga pikiran bayi pun teralihkan dan melupakan kalau sebelumnya dia ingin menyusu.

    9. Pastikan anak dan Anda dalam keadaan sehat. Menyapih dalam keadaan sehat lebih mudah dilakukan. Jika anak sakit, secara otomatis akan mencari ibunya untuk ketenangan dan akan lebih susah untuk menghentikan kegiatan menyusu pada saat sakit.

  • Advertisement
  • Menyapih baik untuk sang ibu jika Anda berencana hamil lagi. Namun adakalanya jika dilakukan dengan tiba-tiba, payudara bisa menjadi bengkak. Anda bisa mengompresnya dengan air hangat untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut. Selamat menyapih!

Bagikan hasil Anda kepada teman..

Nuria adalah lulusan Teknik Elektro UGM. Nuria mengawali karir sebagai praktisi bidang IT di salah satu perusahaan swasta, Menulis adalah salah satu kegemaran saya untuk mengekspresikan dan sharing tentang hal-hal yang bermanfaat.

Tips agar lebih mudah menyapih anak dari ASI

Menyapih adalah salah satu tahapan pengasuhan yang melibatkan emosional. Bagaimana Anda bisa melaluinya dengan lancar tanpa drama?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr