Pentingnya sebuah kata maaf dalam pernikahan Anda

Maaf adalah sebuah kata yang konon katanya dapat menyelesaikan sebuah masalah. Pahami dulu makna permintaan maaf Anda sebelum Anda mengucapkannya.

159 views   |   1 shares
  • Maaf, adalah sebuah kata yang pendek namun memiliki dampak yang besar. Meskipun kita sering mendengar jargon "memangnya hanya dengan minta maaf semua selesai? Penjara kosong dong", kata maaf tetaplah sebuah kata yang ampuh. Terutama dalam sebuah hubungan. Ini bukan tentang yang waras ngalah atau maaf hanya agar tidak terjadi konflik berlarut-larut, tapi apakah Anda benar-benar bermaksud untuk meminta maaf.

  • Sebuah riset yang dilakukan oleh Baylor University Texas, Amerika terhadap 455 koresponden pasangan menikah menemukan bahwa permintaan maaf menempati urutan ke-6 tentang sikap yang diharapkan oleh pasangan menikah ketika mereka sedang mengalami konflik.

  • Sebuah kata yang kelihatannya mudah diucapkan namun entah mengapa kata ini susah diucapkan ketika menikah. Merasa di pihak yang benar, merasa lebih hebat biasanya membuat seseorang enggan untuk meminta maaf. Pada kenyataannya tidak ada yang lebih hebat dalam sebuah pernikahan. Suami dan istri sama.

  • Berikut hal yang perlu Anda sadari tentang arti di balik sebuah kata maaf:

  • 1. Minta maaf bukan berarti kalah atau lemah

  • Well, bila Anda merasa dengan meminta maaf sama saja artinya Anda adalah pihak yang kalah atau lebih lemah, maka Anda salah. Ketika Anda meminta maaf kepada pasangan Anda atas kesalahan Anda, ketahuilah bahwa Anda sedang menghargai pasangan Anda. Anda menghargai perasaannya yang terluka sekalipun mungkin Anda tidak mengerti mengapa hal sesimpel itu mengganggunya. Anda juga tidak wajib untuk mengalah terus-menerus hanya karena pasangan Anda adalah tipe manusia sumbu pendek. Komunikasikan dengan benar karena bila Anda terus-menerus mengalah Anda sedang menjadi bom waktu yang dapat meledak sewaktu-waktu.

  • 2. Minta maaflah karena memang Anda bermaksud demikian

  • Jangan hanya di bibir saja. Minta maaflah karena memang Anda bermaksud demikian. Bukan hanya supaya tidak terjadi konflik berkepanjangan atau supaya istri tidak terus merajuk dan mengomel tiada henti. Anda hanya memindahkan masalah. Anda tentu tidak menginginkan pasangan Anda meminta maaf hanya di bibir saja lalu melakukan kesalahan tersebut lagi? Maka pasangan Anda pun tidak akan menyukai hal tersebut.

  • 3. Tidak harus yang salah yang meminta maaf

  • Terkadang tidak harus yang berada di posisi salah yang minta maaf. Misalkan Anda menyadari ketika Anda sedang memarahi pasangan Anda karena ia telat menjemput Anda karena keasyikan bermain game dan Anda mengucapkan kata-kata yang kasar, tidak ada salahnya meminta maaf atas hal itu. Maaf adalah sebuah kata yang ampuh.

  • Advertisement
  • 4. Hilangkan gengsi

  • Lupakan gengsi dalam pernikahan. Dapatkah Anda bayangkan bila Anda lebih mementingkan gengsi dalam pernikahan Anda? Anda pasti akan enggan untuk meminta maaf seperti contoh di atas. Apa yang terjadi justru akan membuat hubungan Anda semakin rusak.

  • 5. Mintalah maaf dari pasangan Anda

  • Anda sedang meminta maaf pada pasangan Anda, bukan sedang berargumen dengannya. Katakan "apakah kamu mau memaafkan aku?" ketimbang "aku minta maaf." Atau "aku minta maaf. Tapi habisnya kamu keterlaluan .... " ingat Anda sedang meminta maaf bukan sedang membela diri.

  • 6. Minta maaf atas apa yang Anda lakukan

  • Katakan bahwa Anda tahu apa yang Anda lakukan telah melukainya atau dia tidak suka. Lalu minta maaflah dan sebutkan hal tersebut. Misalnya "aku minta maaf sudah lupa jemput kamu karna aku keasyikan bermain game. Maukah kamu memaafkan aku?" lebih enak didengar bukan daripada "ya udah, maaf".

  • 7. Tunggu responsnya

  • Tunggu respons dan jawaban dari pasangan Anda dan hargai itu sekalipun Ia belum dapat memaafkan Anda di saat itu juga. Tunjukkan padanya bahwa Anda memang benar-benar menyesal.

  • Pernikahan haruslah mempunyai 2 ruang di dalamnya, ruang kegagalan dan ruang maaf. Ruang kegagalan untuk menyimpan setiap kegagalan yang dilakukan oleh pasangan Anda. Ketika Ia lupa hari ulang tahun pernikahan Anda, ketika Ia lebih mementingkan teman-temannya ketimbang Anda, atau setiap hal yang Ia mungkin masih gagal, selalu sediakan ruang gagal tersebut. Pasangan Anda bukanlah robot yang nyaris sempurna. Ia sama seperti Anda adalah manusia yang masih harus terus belajar. Lalu, ruang maaf harus tersedia dalam kehidupan pernikahan Anda. Maafkan pasangan Anda ketika ia gagal, ketika ia belum dapat memenuhi standar Anda, maafkan ketika ia berbuat salah.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Setelah lulus dari kuliah IT, saya menjadi guru TK selama 7 tahun. Tidak jarang selain menghadapi murid saya juga memberi masukan kepada orangtua murid dari sisi seorang guru. Membaca, menulis dan musik adalah hobi saya. Setelah menikah saya langsung dikaruniai 1 putera yang lucu, saya menjadi ibu penuh waktu dan mulai mengembangkan hobi dan talenta saya yaitu membuat kue atau memasak. Saya senang mengumpulkan berbagai resep dan mencobanya di waktu senggang (yang tidak banyak) saya.

Pentingnya sebuah kata maaf dalam pernikahan Anda

Maaf adalah sebuah kata yang konon katanya dapat menyelesaikan sebuah masalah. Pahami dulu makna permintaan maaf Anda sebelum Anda mengucapkannya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr