Makna tak terkira lewat memaafkan di bulan Ramadan

Jadikan bulan ramadan sebagai momen memaafkan kesalahan dan menyucikan hati.
Jun 06, 2017

222 views   |   2 shares
  • Bulan Ramadan adalah bulan yang selalu ditunggu bagi umat Islam. Di mana umat Islam berpuasa selama sebulan, menahan nafsu dan amarah, hingga pada hari kemenangan yang fitri, hari Lebaran. Tidak hanya menahan nafsu dan amarah, bulan ini juga merupakan momen yang tepat untuk saling memaafkan.

  • Tahukah Anda, 'memaafkan' di bulan Ramadan memiliki makna yang spesial dan membawa kebahagiaan? Setidaknya begitu menurut beberapa sahabat di bawah ini.

  • "Allah telah memaafkan kita, masa iya kita tidak bisa memaafkan sesama kita. Di bulan yang suci, sebaiknya kita lebih membuka pintu maaf sebesar-besarnya bagi mereka yang pernah menyakiti kita. Jika hati ikhlas dan tulus memaafkan orang yang pernah menyakiti kita, saya yakin itu akan mendatangkan berkah bagi kita sendiri. Saya pribadi merasakan kedamaian ketika saya dapat memaafkan orang yang pernah menyakiti saya." - Dian, 25 Tahun, Makasar.

  • "Saya percaya bahwa kekuatan dari sebuah "Maaf" itu sangat besar. Hidup ini akan terasa lebih baik dan tidak ada yang mengganjal lagi di hati kita. Memaafkan tidak hanya dapat kita lakukan hanya di bulan Ramadan saja. Memaafkan orang, mesti dapat kita lakukan kapanpun dan di mana pun kita berada. Tidak hanya memaafkan, kita juga tak boleh lupa untuk meminta maaf kalau saja kita melakukan kekhilafan, menyakiti atau menyinggung perasaan orang lain." - Herny, 32 Tahun, Jakarta.

  • "Sebagai manusia yang tidak pernah lepas dari salah dan khilaf, saling memaafkan terhadap sesama manusia diharapkan dapat membuat kita menjadi pribadi yang baru. Apalagi memasuki bulan Ramadan, momen yang penuh rahmat, bulan penuh ampunan dan saat di mana pahala dilipatgandakan dari bulan bulan lainnya." - Nita, 27 Tahun, Bekasi.

  • "Memaafkan orang yang telah menyakiti atau melukai kita terkadang sangat sangat sulit dilakukan. Perlu hati yang benar-benar lapang dan berjiwa besar untuk melakukannya. Mestinya dengan momen Ramadan ini, karena hati dan pikiran kita lebih dekat kepada sang Pencipta, maka saya kira kita juga bisa bermurah hati memaafkan orang lain. Saya juga yakin saat tersakiti, maka itu adalah ujian dari Allah untuk menguatkan iman kita." - Rina, 25 Tahun, Makasar.

  • "Dari pada menanam kebencian, lebih baik menanam kasih. Hidup akan lebih bahagia jika kita bisa selalu bersyukur dan tidak pernah mengeluh dengan apa yang terjadi dalam hidup ini." - Lukita, 36 Tahun, Jakarta.

  • Memaafkan tentu jauh lebih indah dari pada memendam kebencian. Untuk itu, jangan pernah bosan untuk saling memaafkan di dalam hidup ini. Terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah, agar pahalamu semakin berlipat-lipat ganda dan hidupmu semakin indah.

  • Advertisement
Klik pilihan berbagi di bawah ini

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Makna tak terkira lewat memaafkan di bulan Ramadan

Jadikan bulan ramadan sebagai momen memaafkan kesalahan dan menyucikan hati.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr