Menemukan Langkah yang Menuntun pada Hidup yang Berkelimpahan

Selama lokakarya saya sering menjelaskan kepada para peserta bahwa ada dua macam orang di bumi ini.

1,477 views   |   0 shares
  • Selama lokakarya saya sering menjelaskan kepada para peserta bahwa ada dua macam orang di bumi ini. Setiap orang yang menjadi bagian dari keluarga umat manusia dapat diberi label “korban” atau “pengendali”. Korban adalah orang yang mengeluh mengenai apa pun dalam hidup. Mereka tidak pernah puas dan berkubang dalam kesulitan. Orang-orang ini terjebak dalam pola pikir negatif, hanya itulah yang mereka lihat. Banyak yang merasa terjebak dan mulai memupuk kepercayaan tidak sehat yang membuat mereka merasa tidak pantas memperoleh hidup yang lebih baik atau masa depan yang baik. Ini tidaklah benar! Jangan terjebak dalam kemalangan dari “para korban”.

  • Menurut buku terlarisnya, Dr. Joe Vitale menjelaskan Harga mahal yang “korban” bayar. Mereka mengizinkan kepercayaan mereka yang tidak sehat mencuri harapan dan mimpi mereka.

  • Para “pengendali” memiliki gambaran positif dan gairah untuk hidup. Mereka tidak melihat tantangan sebagai kegagalan, melainkan kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Orang-orang seperti ini penuh sumber daya dan selalu mencari solusi untuk setiap masalah mereka. Mereka dipenuhi dengan harapan dan memiliki pengharapan yang luar biasa akan masa depan. Mereka juga memiki sistem kepercayaan yang memberitahu mereka bahwa apa pun mungkin jika Anda mengasihi dan percaya kepada diri Anda sendiri.

  • Seperti yang Kevin Hall sebutkan dalam bukunya yang terkenal “Aspire”, para ”pengendali” adalah penemu jalan. Singkatnya, dia menjelaskan seorang penemu jalan akan menemukan dan mengikuti jalan unik yang akan menuntun mereka ke tujuan dan makna hidup. Jadi bagaimana seseorang dapat menjadi penemu jalan dan membuat transisi dari “korban” ke “pengendali”? Belajar mengasihi dan menerima diri Anda dengan pilihan yang Anda buat. Ini dapat dicapai dengan mengikuti 10 langkah sederhana berikut.

  • Langkah 1: Pilihlah untuk tidak mendengarkan atau mengizinkan suara negatif menghalangi Anda

  • Setiap kali Anda mendengar pesan racun ini, Anda akan berhenti mengambil tindakan yang diperlukan bagi perubahan yang positif.

  • Langkah 2: Pilihlah untuk menghilangkan perilaku yang merusak dan kebiasaan buruk yang menghalangi Anda untuk maju

  • Langkah 3: Pilihlah untuk menjadi orang yang bermoral tinggi yang kata-kata dan tindakannya mencerminkan integritas dan kejujuran

  • Dengan melakukan ini, Anda meningkatkan martabat dan harga diri Anda.

  • Langkah 4: Pilihlah untuk mengampuni orang lain dan diri Anda sendiri

  • Kasih tidak akan meresap ke hati Anda jika Anda menuai rasa sakit dari dendam dan kemarahan. Menyadari bahwa setiap orang tidak sempurna dan dapat membuat kesalahan. Penting untuk mengetahui bahwa mengampuni tidak membenarkan tindakan yang melukai Anda. Itu hanya mengizinkan Anda untuk melepaskan perasaan negatif yang menyebabkan rasa sakit.

  • Advertisement
  • Langkah 5: Pilihlah untuk memerhatikan kebutuhan tubuh Anda

  • Berusahalah untuk menjaga pola makan seimbang, berolahragalah secara teratur dan tidur secukup yang tubuh Anda perlukan. Sebagaimana Ibu Teresa nyatakanSebuah perumpamaan yang hebat! Untuk menjaga tubuh sehat, Anda harus secara konsisten memerhatikan kebutuhan tubuh Anda.

  • Langkah 6: Pilihlah untuk berperan serta hanya di kegiatan yang sehat dan meningkatkan rohani Anda

  • Jika Anda memutuskan untuk terus menjalankan perilaku yang tidak sehat, pesan yang Anda kirim kepada diri Anda sendiri cukup jelas. “Saya tidak berharga dan penting.”

  • Langkah 7: Pilihlah untuk melayani orang lain dan peduli pada kebutuhan mereka

  • Terlibatlah secara aktif dalam komunitas Anda. Berikan waktu Anda secara sukarela pada badan atau organisasi sosial yang meningkatkan rohani Anda. Dalam buku terkenalnya, , Bob Burg dan John David Mann menjelaskan bahwa rahasia kesuksesan datang dari kuasa dalam memberi. Jika Anda berfokus pada kebutuhan orang lain, Anda secara otomatis menuai balasan yang tak terduga.

  • Langkah 8: Pilihlah untuk berjalan dalam rasa syukur setiap hari

  • Putuskan untuk bersyukur akan segala hal, ungkapkan perhargaan Anda untuk tindakan kebaikan dan perhatian.

  • Langkah 9: Pilihlah untuk mendirikan dan membangun hubungan pribadi dengan Yang Maha Kuasa

  • Kenali tangan Ilahi dalam kehidupan Anda. Pahami bahwa ada kuasa lebih besar dari diri Anda yang mengasihi Anda dan ingin melihat Anda berhasil dan bahagia. Pandanglah Allah sebagai Bapa penuh kasih yang mendengar dan menjawab doa. Seseorang yang siap, bersedia dan mampu menyediakan petunjuk yang Anda cari.

  • Langkah 10: Investasikan diri Anda dan cari pertolongan yang Anda perlukan

  • Izinkan diri Anda berinvestasi untuk masa depan. Bacalah buku yang memberi inspirasi, hadiri lokakarya dan carilah pembimbing rohani. Temukan seseorang yang dapat menyediakan Anda cara dan pandangan untuk mengatasi tantangan yang menghalangi Anda menjalani hidup yang berkelimpahan.

  • Diterjemahkan dan diadaptasi oleh Sandiakira L. Pagalla dari artikel asli "Discovering steps that lead to abundant living" karya Charles Machinski.

1 menit saja untuk membagikan artikel ini..

Charles Machinski is the founder of The Coaching Box, LLC. He is also a published author, distinguished speaker and self development expert. For info regarding his workshops, seminars and keynote topics, he can be contacted at Charlie@thecoachingbox.

Menemukan Langkah yang Menuntun pada Hidup yang Berkelimpahan

Selama lokakarya saya sering menjelaskan kepada para peserta bahwa ada dua macam orang di bumi ini.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr