Mengapa pria seringkali berbohong pada pasangannya?

Apapun alasannya, perilaku berbohong tentu tidak dibenarkan dalam sebuah hubungan. Cari tahu apa saja masalah di balik kebohongan tersebut, agar Anda dapat berusaha mengatasinya.

7,723 views   |   31 shares
  • Tahukah Anda, fakta mengejutkan di balik kebohongan para pria? Menurut David Waygan, seorang penulis dan juga pakar kencan dan hubungan cinta menyebutkan bahwa sebenarnya penyebab di balik masalah pria lebih suka memilih berbohong adalah karena wanita tidak pernah mau mendengar.

  • Setuju? Tidak? Ada situasi-situasi yang memengaruhi pria sehingga dia lebih memilih untuk berbohong. Apapun alasannya, perilaku ini tidak akan menyelesaikan masalah dan bahkan mungkin dapat memperburuk keadaan. Dengan memahami sebab-sebab pemicunya, Anda dapat menghindari perilaku berbohong dan mengatasinya dengan tepat. Secara khusus di bawah ini diuraikan penyebab kebohongan dalam hubungan suami-istri:

  • 1. Tidak didengarkan

  • Anda (wanita) seringkali tutup mata dengan kebutuhan-kebutuhan pria dan mengesampingkan serta menyepelekan hal tersebut sehingga membuat pria malas berdebat dan memilih untuk berbohong. Seperti halnya saat mereka mengatakan sangat ingin menonton pertandingan bola di televisi, Anda malah memintanya untuk membantu Anda melakukan sesuatu. "Nonton sepakbola di TV? Kan bisa diulang lagi nanti, tolong beli ini dulu. Lebih penting nanti kita tidak bisa makan." Begitu biasanya, sehingga pria merasa terganggu dan seringkali memilih untuk berbohong. Menurut Waygan, pria selalu mengatakan di awal apa yang benar-benar mereka inginkan dan siapa mereka sebenarnya. Jika Anda tidak mendengar hal tersebut, mereka akan mencoba untuk berbohong pada Anda supaya Anda bisa 'memahami' keinginan mereka tersebut.

  • 2. Mengalami depresi dan kecemasan

  • Setiap orang pasti pernah mengalami depresi dan kecemasan pada level yang berbeda satu dengan yang lainnya. Keadaan ini dapat memicu seseorang untuk berbohong dalam upaya mengatasi kondisi yang ada. Bila depresi disebabkan karena hubungan suami-istri yang memburuk, maka salah satu pasangan bisa berbohong untuk mencari orang lain yang dianggap dapat memberinya penghiburan. Apapun motifnya, berbohong justru akan memperburuk suasana.

  • 3. Kelangkaan hubungan intim

  • Pada pria, hubungan intim menyebabkan otak mengeluarkan dopamin, unsur kimia yang menyebabkan perasaan puas pada dirinya dan menimbulkan kecanduan. Bila terjadi kelangkaan hubungan intim suami-istri, salah satu pasangan, khususnya pria akan mencari penggantinya. Karena ikatan pernikahan yang masih ada, maka dia mencari jalan agar bisa melaksanakan niatnya dengan cara berbohong akan hubungan gelapnya.

  • Advertisement
  • 4. Tak terkoneksi secara emosi (emotionally disconnected)

  • Hal ini mungkin saja disebabkan pertengkaran yang berlangsung selama berminggu-minggu atau tidak adanya kata-kata manis untuk saling memuji yang menyebabkan hilangnya tawa canda di rumah. Di lain pihak, pasangan menemukan orang lain yang bisa memberinya pujian. Dengan demikian dia akan mencari berbagai cara termasuk berbohong untuk menemukan koneksi baru dengan orang lain yang memberinya perasaan diperhatikan dan dihormati.

  • 5. Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK)

  • Di saat situasi rumah tangga sedang 'panas' dan si dia yang pernah bersarang di hati melintas dalam pikirannya, ada kecenderungan untuk melupakan semua kebaikan pasangannya dan yang diingat hanyalah sisi buruknya. Pada saat yang sama, dia lupa hal-hal buruk yang dilakukan si mantan dan hanya mengingat saat-saat manisnya saja. Kondisi ini bisa menyebabkan kehancuran rumah tangga.

  • 6. Tidak merasa bahagia di rumah

  • Setiap orang memiliki faktor pemicu yang berbeda tentang bagaimana dia merasa bahagia. Bila rasa bahagia tidak terpenuhi dan perdebatan demi perdebatan tidak menemukan titik temu yang membuatnya bahagia, maka ada dua pilihan; bertahan atau lari. Kebanyakan pria memilih tetap bertahan bersama pasangannya dan pada saat yang sama mencari pelarian di luar yang memberinya rasa bahagia yang siap saji. Dia merasa keduanya dapat berjalan paralel tanpa ada pihak yang dirugikan.

  • 7. Pengalaman masa lalu

  • Di masa mudanya mungkin dia menyaksikan orangtuanya melakukan hubungan asmara dengan orang lain. Nampaknya ini memberi kesan bahwa perilaku ini boleh-boleh saja, walapun dalam hati kecilnya tahu bahwa hal ini tidak pantas dilakukan. Bisa jadi di masa mudanya ia memiliki beberapa pasangan secara bersamaan dan kebiasaan ini berlanjut setelah berumah tangga.

  • 8. Sengaja untuk tujuan perceraian

  • Karena alasan tertentu salah satu pasangan yang ingin cerai sengaja melakukan kebohongan dan perselingkuhan karena perbuatan ini menjadi alasan kuat untuk proses penceraian.

  • Apapun alasan-alasannya, berbohong kepada pasangan seharusnya tidak dilakukan. Masing-masing pasangan dapat mencegah dengan cara membuat suasana hubungan suami-istri harmonis. Masing-masing berusaha sekuat tenaga mencari tahu apa yang membuat pasangannya merasa bahagia dan memenuhi kebutuhan itu dengan senang hati tanpa paksaan.

Bagikan pada teman dan keluarga..

Falsafah hidup saya adalah "Jangan pernah menyerah, karena hidup harus maju terus"

Mengapa pria seringkali berbohong pada pasangannya?

Apapun alasannya, perilaku berbohong tentu tidak dibenarkan dalam sebuah hubungan. Cari tahu apa saja masalah di balik kebohongan tersebut, agar Anda dapat berusaha mengatasinya.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr