Ayah mertua menjadi masalah dalam rumah tangga Anda. Bagaimana menyikapinya?

Perbedaan pola asuh seringkali membuat kita 'kaget' dan merasa tidak sejalan dengan mertua.

566 views   |   2 shares
  • Hubungan mertua dan menantu memang selalu menjadi dilema tersendiri untuk pasangan muda. Tak jarang yang akhirnya berdampak pada kualitas hubungan dengan pasangan, seperti sering terjadinya pertengkaran antara suami-istri yang disebabkan oleh hubungan yang buruk antara ibu mertua dengan menantu perempuan.

  • Namun hal ini sudah sering kita dengar ya! Sangat jarang sekali terjadi keributan antara ayah mertua dengan menantu laki-laki. Apakah karena perempuan lebih perasa sehingga mudah sekali tersinggung dan laki-laki yang terkesan cuek dan tidak mau ambil pusing, sehingga menganggap biasa perbedaan-perbedaan kecil yang terjadi? Lalu bagaimana jika ayah mertua yang justru menjadi sumber masalah dalam keluarga Anda. Apa yang harus kita lakukan sebagai menantu perempuan?

  • Berikut ini beberapa hal yang mungkin kerap menjadi masalah antara hubungan ayah mertua dengan menantu perempuan, serta beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan bersama-sama dengan pasangan.

  • Ketika ayah mertua memiliki hutang dan membebankan kepada keluarga Anda

  • Siapa yang menyangka ketika ayah mertua secara diam-diam ternyata memiliki hutang dan harus segera melunasinya. Sebagai menantu mungkin akan muncul sikap antipati ketika mendengar berita tersebut. Eits, jangan terlalu dini untuk menyalahkan ayah mertua Anda ya. Bisa saja ia berhutang untuk memenuhi kebutuhan suami Anda di masa yang lalu atau untuk mewujudkan impian suami Anda hingga bisa berhasil seperti sekarang.

  • Oleh karena itu tidak ada salahnya jika kini, sebagai menantu Anda membalas budi baik beliau dengan mengikhlaskan tabungan rumah tangga kalian untuk membantu beliau melunasi hutangnya tersebut. Bagaimanapun dia adalah orangtua Anda juga, ayah dari suami Anda.

  • Ketika ayah mertua terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangga

  • Siapapun pasti akan kesal, jika dapurnya diubek-ubek oleh orang lain. Termasuk Anda tentunya ketika ayah mertua terlalu mencampuri urusan rumah tangga Anda, urusan pengasuhan Anda, bahkan terkesan mengatur segala hal karena beliaulah yang pantas untuk lebih dihormati. Dan parahnya lagi, sikap ayah mertua lebih membuat kita merasa tidak nyaman sebagai menantu, dibandingkan dengan ibu mertua.

  • Kesal? Pasti. Tapi yang bisa kita lakukan pertama adalah mengajak pasangan berdiskusi, tanpa maksud merendahkan harga diri ayah mertua. Berbicara tentang apa yang kita rasakan dan meminta suami untuk bisa berdialog dengan ayahnya terkait dengan sikap ayah mertua selama ini. Jika masih berlanjut, Anda dapat mengusulkan kepada pasangan mengenai pilihan untuk tinggal terpisah dari keluarganya.

  • Advertisement
  • Ketika ayah mertua kerap berkata kasar

  • Perbedaan pengasuhan antara orangtua kita dengan mertua kepada suami, bisa saja membuat Anda merasa tidak nyaman saat terjadi perbedaan terlalu signifikan dalam keluarga pasangan. Hal ini tentu saja dipengaruhi dengan budaya dari masing-masing keuarga, kebiasaan, serta pola asuh sebelumnya yang kerap menjadi turun temurun sepanjang masa. Yang menjadi masalah adalah ketika memiliki ayah mertua yang kerap sekali berkata kasar, mengumpat dan berbicara dengan nada yang tinggi. Salah-salah kita sebagai menantu perempuan seringkali memasukkan omongan ke dalam hati dan hal ini dapat menjadi pemicu keributan antara kita dan pasangan.

  • Tentu ada juga kekhawatiran jika suami ternyata memiliki karakter bawaan seperti ayahnya. Belum lagi ketika sudah memiliki anak, ada kecemasan ketika anak meniru ucapan dan perkataan buruk dari kakeknya. Memanglah tidak mudah menghapus kebiasaan buruk dari orang lain, tetapi tidak ada salahnya jika kita berusaha untuk menghindari kontak terlalu sering dengan ayah mertua. Berusaha menjaga suasana hatinya agar tetap stabil dan tidak terkontaminasi dengan hal-hal negatif, sehingga mengurangi emosinya.

  • Dengan tiga kondisi di atas, diharapkan kita sebagai menantu perempuan tetap dapat bersikap menghormati dan memahami kondisi beliau yang berada pada masa kehilangan power sebagai seorang pemimpin keluarga, karena faktor usia. Jadi tidak ada salahnya jika kita selalu memberikan perhatian kepada ayah mertua, membuatkan hidangan kesukaannya dan membuat suasana hatinya merasa dihormati dan tidak diabaikan.

Klik pilihan berbagi di bawah ini

Profil Penulis Irni, lulusan Sarjana Psikologi UBAYA. Saat ini menetap di Jepang mendampingi suami bersama dua buah hatinya. Aktif menulis di berbagai media dan buku Pengembangan Diri. Baginya menulis adalah media berbagi pada sesama.

Situs: http://www.irniis.com

Ayah mertua menjadi masalah dalam rumah tangga Anda. Bagaimana menyikapinya?

Perbedaan pola asuh seringkali membuat kita 'kaget' dan merasa tidak sejalan dengan mertua.
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr