Virus Japanese Encephalitis, apakah perlu dikhawatirkan?

Belum lama ini tersiar informasi secara viral mengenai virus JE (Japanese Encephalitis). Apakah itu? betulkan berbahaya?

451 views   |   2 shares
  • vm Virus JE atau kepanjangan dari Japanese Encephalitis adalah virus yang berbahaya yang telah tersebar di beberapa Negara di Asia. Sayangnya, informasi mengenai cara mencegah virus JE ini masih sangat kurang. Tidak banyak masyarakat yang menyadari bahaya dari virus ini. Padahal data dari WHO (World Health Organization) dan CDC (Centers for Disease Control and Prevention) menunjukkan bahwa Indonesia sudah masuk sebagai salah satu dari beberapa negara Asia lainnya yang telah menjadi daerah enemis virus JE ini.

  • Apakah virus JE ini?

  • Virus JE adalah flavivirus yang masih berhubungan virus demam berdarah, virus demam kuning dan virus West Nile. Virus ini menyebar pada manusia melalui gigitan nyamuk Culex. Kasus pertama virus JE ini didokumentasikan dan diketahui pada tahun 1871 di Jepang. Menurut data dari WHO, virus JE telah mencapai 68.000 kasus pertahun. Ada sekitar 24 negara di wilayah Asia Tenggara dan Pasifik Barat yang berisiko tinggi terkena virus ini. Hingga saat ini belum ada obat yang ditemukan untuk menyembuhkan penyakit ini. Pengobatan yang dilakukan masih difokuskan pada penganan infeksi dan gejala klinis yang parah. Serta dengan melakukan vaksin sebagai cara pencegahan.

  • Gejala dan akibatnya

  • Virus ada dalam siklus transmisi antara nyamuk, babi dan/atau burung air (siklus enzootik). Penyakit ini terutama ditemukan di daerah pedesaan dan pinggir kota, di mana manusia hidup sangat dekat hewan-hewan tersebut.

  • Virus ini menunjukkan gejala awal seperti, deman, sakit kepala, mual, muntah, dan menggigil. Jika sudah parah, maka gejala yang muncul seperti, demam tinggi dan sakit kepala yang tak kunjung hilang, leher kaku atau tegang, tidak sadarkan diri, kejang, lumpuh, koma, dan bahkan ada yang hingga menyebabkan kematian.

  • Lalu perlukah kita takut dan khawatir? Jawabannya, tidak. Sebaiknya setiap orang tua tetap tenang dan waspada serta melakukan beberapa pencegahan di bawah ini untuk menghindari dampaknya:

  • 1. Mencegah gigitan nyamuk

  • Karena penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk, maka perlu mencengah terkena gigitan nyamuk. Gunakan anti nyamuk berupa lotion atau spray yang aman bagi kulit, menggunakan pakaian tertutup saat melakukan aktivitas di luar rumah, menyemprotkan pembasmi nyamuk di ruangan beberapa jam sebelum tidur, menggunakan kelambu atau air conditioner saat tidur, dan rajin membersihkan bak mandi. Sebisa mungkin hindari melakukan kegiatan di area ladang, kebun atau sawah di mana terdapat banyak nyamuk Culex.

  • Advertisement
  • 2. Vaksinasi

  • Seperti yang sudah disinggung di atas, pencegahan juga dapat dilakukan dengan menggunakan vaksin japanese encephalitis. Vaksin ini dapat diberikan sejak usia 2 bulan hingga dewasa, sebanyak 2 kali dengan jarak pemberian vaksi antara 28 hari.

  • Dikarenakan belum adanya pengobatan yang spesifik untuk virus ini, maka penanganan yang diberikan hanya berdasarkan kejala yang diderita pasiennya saja. Seperti beristirahat, banyak minum air, memberikan obat penurun demam dan pengurang rasa nyeri. Jika pasien tidak sembuh juga, maka pasien perlu dirawat inap demi mendapatkan observasi lebih lanjut sehingga mendapat penangan yang tepat.

  • Jangan melalaikan jika mengalami gejala-gejala seperti di atas. Cegah sebelum menjangkit Anda dan keluarga dengan memeriksakan ke dokter jika sudah merasakan sakitnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu menjaga kesehatan Anda dan keluarga.

Anda suka artikel ini? Bagikan dengan teman-teman

Saya lulus dari Institut Kesenian Jakarta, dengan Jurusan Musikologi. Kebahagiaan saya adalah membangun rumah tangga harmonis bersama suami dan bersamanya membesarkan putra semata wayang kami. Menjadi guru musik dan dapat berbagi pengalaman hidup dengan menulis adalah kegemaran saya.

Virus Japanese Encephalitis, apakah perlu dikhawatirkan?

Belum lama ini tersiar informasi secara viral mengenai virus JE (Japanese Encephalitis). Apakah itu? betulkan berbahaya?
Advertisement
Beritahu kami opini Anda
 

Terima kasih telah berlangganan. Silakan nikmati artikel-artikel terbaru kami

tumblr